Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Indonesia Kembali Lakukan Misi Diplomatik di Afghanistan

Kompas.com - 14/02/2022, 16:37 WIB
Ardito Ramadhan,
Dani Prabowo

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia kembali melakukan misi diplomatik di Kabul, Afghanistan, setelah sebelumnya sempat dipindahkan sementara ke Islamabad, Pakistan, saat negara tersebut jatuh ke kelompok Taliban.

"Misi diplomatik Indonesia yang pada saat evakuasi WNI karena alasan teknis untuk sementara beroperasi dari Islamabad saat ini sudah berada di Kabul," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam rapat dengan Komisi I DPR, Senin (14/2/2022).

Ia menuturkan, misi diplomatik di Afghanistan kembali dilakukan agar mempermudah pemberian bantuan kemanusiaan dan bantuan lainnya dari Indonesia kepada masyarakat Afghanistan.

Adanya misi diplomatik di Afghanistan, lanjut Retno, juga sejalan dengan peran yang ingin dimainkan Indonesia dalam membantu rakyat Afghanistan dan membantu terciptanya perdamaian.

Baca juga: Terkait Ketegangan Rusia-Ukraina, Kemlu Pastikan Kondisi WNI Aman

Retno pun menegaskan, kembalinya misi ke Kabul tidak terkait dengan pengakuan Pemerintah Indonesia terhadap kelompok Taliban.

"Sampai saat ini, belum terdapat satu pun negara yang mengakui pemerintahan Taliban, namun hampir semua negara menjalin komunikasi dengan Taliban," ujar Retno.

Ia mengatakan, komunikasi itu dibangun demi mewujudkan terbentuknya pemerintahan yang inklusif, adanya penghormatan terhadap hak-hak perempuan, serta komitmen untuk tidak menjadikan Afghanistan sebagai tempat latihan kegiatan terorisme.

Retno menambahkan, warga negara Indonesia yang bekerja di badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga telah kembali ke Afghanistan.

Pada Agustus 2021, Retno mengungkapkan, operasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kabul untuk sementara dilakukan dari Islamabad setelah pemerintahan Afghanistan jatuh ke tangan Taliban.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com. Download sekarang



Terkini Lainnya
Pemerintah Targetkan Aturan AI Terbit Tahun Ini, Apa Saja yang Diatur?
Pemerintah Targetkan Aturan AI Terbit Tahun Ini, Apa Saja yang Diatur?
Nasional
Indonesia Diproyeksi Sumbang 40 Persen Pertumbuhan Ekonomi Digital di ASEAN Tahun 2030
Indonesia Diproyeksi Sumbang 40 Persen Pertumbuhan Ekonomi Digital di ASEAN Tahun 2030
Nasional
Wamenkes Benjamin Sebut Sudah Ada 326 SPPG yang Kantongi SLHS
Wamenkes Benjamin Sebut Sudah Ada 326 SPPG yang Kantongi SLHS
Nasional
Kementerian ESDM Dapet Nilai 2,74 Versi IndoStrategi, Ini Alasannya
Kementerian ESDM Dapet Nilai 2,74 Versi IndoStrategi, Ini Alasannya
Nasional
Prabowo Larang Pejabatnya Kirim Karangan Bunga Ultah, Lebih Baik Uangnya Buat Rakyat
Prabowo Larang Pejabatnya Kirim Karangan Bunga Ultah, Lebih Baik Uangnya Buat Rakyat
Nasional
Eks Kajari Jakbar Iwan Ginting Dicopot Buntut Kasus Robot Trading Fahrenheit
Eks Kajari Jakbar Iwan Ginting Dicopot Buntut Kasus Robot Trading Fahrenheit
Nasional
Ini Skor untuk 7 Program Prabowo Versi IndoStrategi, MBG Peringkat Berapa?
Ini Skor untuk 7 Program Prabowo Versi IndoStrategi, MBG Peringkat Berapa?
Nasional
Legislator PKS Dukung Putusan MK soal Penangkapan Jaksa Tanpa Izin Jaksa Agung
Legislator PKS Dukung Putusan MK soal Penangkapan Jaksa Tanpa Izin Jaksa Agung
Nasional
SPBU Swasta Putuskan Beli BBM dari Pertamina atau Tidak Malam Ini
SPBU Swasta Putuskan Beli BBM dari Pertamina atau Tidak Malam Ini
Nasional
Pemerintah Kucurkan Rp 30 Triliun buat BLT, Menko Airlangga: Hasil Efisiensi Anggaran
Pemerintah Kucurkan Rp 30 Triliun buat BLT, Menko Airlangga: Hasil Efisiensi Anggaran
Nasional
Ini 10 Kementerian Terbaik Versi IndoStrategi, Siapa Teratas?
Ini 10 Kementerian Terbaik Versi IndoStrategi, Siapa Teratas?
Nasional
Prabowo Ulang Tahun, MUI: Kita Doakan Semoga Sehat Selalu Bisa Laksanakan Tugas
Prabowo Ulang Tahun, MUI: Kita Doakan Semoga Sehat Selalu Bisa Laksanakan Tugas
Nasional
Gus Yahya: Pengasuh Al Khoziny Nabung Bertahun-tahun Bangun Gedung
Gus Yahya: Pengasuh Al Khoziny Nabung Bertahun-tahun Bangun Gedung
Nasional
Riset IndoStrategi: Cek Kesehatan Gratis Dapat Ranking 1, MBG Peringkat 7
Riset IndoStrategi: Cek Kesehatan Gratis Dapat Ranking 1, MBG Peringkat 7
Nasional
Panja Haji Komisi VIII Didorong Segera Dibentuk, Bahas Biaya Haji 2026
Panja Haji Komisi VIII Didorong Segera Dibentuk, Bahas Biaya Haji 2026
Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau