Kompas.com - 10/02/2022, 16:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menetapkan 16 tersangka dalam dua kasus pengungkapan jaringan peredaran gelap narkotika.

Direktur Tipidnarkoba Brigjen Krisno Halomoan Siregar mengatakan, dari total tersangka yang diamankan, sebanyak 10 orang sudah ditangkap dan 6 lainnya masuk daftar pencarian orang (DPO).

Pengungkapan pertama merupakan jaringan narkoba peredaran gelap jenis sabu di wilayah Madura dan Sumatra. Dalam kasus itu, 5 tersangka ditangkap dan 3 lainnya masuk DPO.

Ketiga orang DPO bernama Arman Tores (AT) dan Abdul Basit (AB) dari Madura, serta Asrul dari Tanjung Balai Asahan.

“Masing-masing AT sebagai yang paling tinggi paling top, ini sementara analisa kami demikian. Lalu AB juga di Madura. Lalu As penyuplai,” dalam Youtube Div Humas Polri, Kamis (10/2/2022).

Krisno menjelaskan timnya bersama Direktorat Bea Cukai mendapatkan informasi terkait transaksi narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada 3 Desember 2021. Adapun transaksi itu dikendalikan sindikat jaringan dari Madura.

Kemudian, tim berhasil menangkap tersangka inisial MJ dan B di Kelurahan Keduwaringin Kabupaten Bekasi dengan barang bukti 10 kg sabu.

Baca juga: Tes Urine Positif, Bripka IA Mengaku Pakai Narkoba 2 Minggu Lalu

Selanjutnya, tanggal 20 Desember tim kembali menangkap 3 tersangka, yakni AR, SB, dan N di Jalan Raya Lemahabang, Kabupaten Bekasi dengan barang bukti 7 kg sabu.

“Dilakukan Pengembangan kami berhasil juga menangkap 2 orang di Kantor Pemasaran Grand Cikarang City Kabupaten Bekasi tersangka inisial MK dan AG sebagai penerima dari sabu yang 7 kg tersebut,” lanjutnya.

Dari hasil interogasi MK dan AG, diketahui bahwa keduanya di bawah kendali H. Polisi pun menangkap H di daerah Sampang Madura pada 30 Desember 2021.

Kemudian, polisi kembali memonitor DPO AT berupaya mengirim sabu ke daerah Jawa Timur, khususnya Madura melalui Tanjung Balai Asahan.

AT mengirimkan uang kepada kurir inisial A untuk dibelikan mobil Nissan Juke. Polisi kemudian mengamankan A dan menggeledah kendaraan di Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni Lampung.

“Ternyata di sisi kiri kanan pintu disembunyikan 16 bungkus total semua 8 kg sabu,” ujar dia.

Baca juga: 2 Bandar Narkoba di Bali Ditangkap, Diduga Pasok Sabu dari Kawasan Golden Triangle

Dari penangkapan ini disita 25 kg sabu, 1 unit mobil Toyota Avanza, 1 unit mobil Suzuki Pickup, 1 unit Daihatsu Xenia, dan 1 unit mobil Nissan Juke.

Pengungkapan kedua, merupakan peredaran gelap narkoba jaringan Surabaya, Kalimantan, dan Jakarta. Dari kasus ini polisi juga menangkap 5 tersangka dan 3 DPO di akhir bulan Januari 2022.

Kasus ini merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya. Adapun lima tersangka yakni WC alias S, YADN, W, AD, dan HS. Sedangkan ketiga DPO yakni O, T, dan TL.

Menurutnya, dalam kasus ini diamankan sebanyak 17.032 butir ekstasi, 458 gram sabu, dan 17 gram ganja, dan 20 butir papan happy five.

Kemudian turut diamankan juga satu tabungan milik tersangka berjumlah RP 375.000.000 dari haisl penjualan narkoba, uang tunai hasil penjualan sabu senilai RP 153.000.000, 4 UNIT kendaraan roda empat, dan satu surat perjanjian pembelian rumah, dan 4 buku tabungan BCA.

“Pengendali sebenarnya adalah seorang perempuan inisal TL. Kami sudah identifikasi dan kami sudah bekerja untuk itu,” imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hak Penyandang Disabilitas di Indonesia

Hak Penyandang Disabilitas di Indonesia

Nasional
Hak Penyandang Disabilitas dalam Pemilu

Hak Penyandang Disabilitas dalam Pemilu

Nasional
Zulhas: Kalau Ketum Parpol Enggak Berani Jadi Capres, Demokrasi Kita Bagaimana?

Zulhas: Kalau Ketum Parpol Enggak Berani Jadi Capres, Demokrasi Kita Bagaimana?

Nasional
Namanya Disebut dalan Kasus Mahasiswa Titipan Unila, Zulhas Enggan Komentar

Namanya Disebut dalan Kasus Mahasiswa Titipan Unila, Zulhas Enggan Komentar

Nasional
Tanggal 3 Desember Hari Memperingati Apa?

Tanggal 3 Desember Hari Memperingati Apa?

Nasional
PPP Sebut Kriteria Capres dari KIB Semakin Mengerucut

PPP Sebut Kriteria Capres dari KIB Semakin Mengerucut

Nasional
Soal Kriteria Capres Ideal Versi Jokowi, Zulkifli Hasan: Itu Airlangga dan Mardiono Kerutan Semua Wajahnya

Soal Kriteria Capres Ideal Versi Jokowi, Zulkifli Hasan: Itu Airlangga dan Mardiono Kerutan Semua Wajahnya

Nasional
Airlangga Lempar Kode, Partai yang Akan Gabung KIB Sewarna Bola Piala Dunia dan Baju Jokowi

Airlangga Lempar Kode, Partai yang Akan Gabung KIB Sewarna Bola Piala Dunia dan Baju Jokowi

Nasional
Bharada E Mengaku Diperintah Putri Candrawathi Hilangkan Sidik Jari Sambo di Barang Brigadir J

Bharada E Mengaku Diperintah Putri Candrawathi Hilangkan Sidik Jari Sambo di Barang Brigadir J

Nasional
Ferdy Sambo ke Bharada E: Skenarionya Ibu Dilecehkan Yosua, Kamu Tembak, Yosua yang Mati

Ferdy Sambo ke Bharada E: Skenarionya Ibu Dilecehkan Yosua, Kamu Tembak, Yosua yang Mati

Nasional
Ganjar: Gara-gara Presiden, Beredar Semua Orang Wajahnya Berkerut dan Pakai Rambut Putih

Ganjar: Gara-gara Presiden, Beredar Semua Orang Wajahnya Berkerut dan Pakai Rambut Putih

Nasional
Bawaslu Akui Keterbatasan Tindak Hoaks karena UU Pemilu

Bawaslu Akui Keterbatasan Tindak Hoaks karena UU Pemilu

Nasional
Keliling Papua, Ma'ruf Amin: Saya Ingin Garuk yang Gatal

Keliling Papua, Ma'ruf Amin: Saya Ingin Garuk yang Gatal

Nasional
Kumpul Bareng Ketum KIB, Zulhas: Biar Kecil Kita Bisa Menang

Kumpul Bareng Ketum KIB, Zulhas: Biar Kecil Kita Bisa Menang

Nasional
Pengamat Nilai Reformasi Peradilan Militer Belum Berjalan

Pengamat Nilai Reformasi Peradilan Militer Belum Berjalan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.