Kompas.com - 09/02/2022, 14:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Kuasa Hukum korban dugaan penipuan aplikasi Binomo, Finsensius Mendrofa mengatakan, kliennya akan dipanggil Bareskrim Polri untuk pengambilan keterangan pada Kamis (10/2/2022).

Pelapor atau korban yang dipanggil untuk dimintai keterangan yakni Koordinator Korban Binomo, Maru Nazara.

“Besok korban ke Bareskrim jam 11 siang menghadap penyidik,” kata Finsensius kepada wartawan, Rabu (8/2/2022).

Adapun sebanyak 8 orang mengaku menjadi korban aplikasi Binomo melaporkan dugaan penipuan ke Bareskrim Polri pada 3 Februari 2022.

Baca juga: Bappebti Blokir 1.222 Platform Trading Ilegal, Ada Binomo, Olymptrade, dan SmartX

Menurutnya, besok tim Bareskrim baru akan memeriksa Maru Nazara. Namun, 7 korban lainnya juga akan ikut menemani ke Barekskrim.

“Apabila penyidik mau memeriksa mereka, maka kita sudah siap,” imbuh dia.

Finsensius juga mengapresiasi Bareskrim Polri yang cepat menanggapi kasus Binomo.

Ia menyampaikan, pihaknya juga akan membawa sejumlah alat bukti guna mempercepat proses penyelidikan.

“Supaya semua terbongkar dan ditangkapi pelaku trading ilegal Binomo ini,” ujarnya.

Diketahui, laporan kasus itu masuk dengan nomor polisi STTL/29/II/2022/BARESKRIM.

Baca juga: Binomo hingga Octa FX Ilegal, Satgas Waspada Investasi Minta Masyarakat yang Dirugikan Lapor ke Polisi

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, kasus dugaan penipuan terkait aplikasi Binomo masih dalam proses penyelidikan.

“Jadi masih didalami prosesnya, masih proses penyelidikan,” kata Ramadhan kepada wartawan, Selasa (8/2/2022).

Adapun proses penyelidikan merupakan upaya penyelidik untuk mencari tahu serta menemukan peristiwa yang diduga memiliki unsur pidana. Ini dilakukan untuk menentukan apakah perlu atau tidaknya dilakukan penyidikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.