Kompas.com - 03/02/2022, 17:17 WIB
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyatakan saat ini masih memantau perkembangan kondisi Ukraina dan Rusia yang tengah memanas.

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kemenlu Judha Nugraha mengatakan, pihaknya tengah membangun rencana kontigensi untuk mengantisipasi bila terjadi peningkatan ketegangan di antara kedua negara.

Hal ini berkaitan dengan nasib 131 WNI yang saat ini diketahui berada di Ukraina.

"KBRI di Kiev dan beberapa perwakilan di wilayah Ukraina tengah membangun rencana kontigensi untuk mengantisipasi bila ada eskalasi di kemudian hari," ujar Judha dalam press briefing yang diadakan secara virtual, Kamis (5/1/2022).

Ia pun menjelaskan dari 131 WNI yang saat ini berada di Ukraina, sebanyak 78 orang di antaranya berada di Kiev. Sementara sisanya tersebar di beberapa wilayah lain di Ukraina.

Baca juga: Inggris dan Rusia Sepakat Menuju Resolusi Damai dalam Konflik Ukraina

Judha mengatakan, berdasarkan laporan KBRI di Kiev, kondisi saat ini terpantau normal.

Namun demikian, pihak KBRI di Kiev telah mengeluarkan imbauan kepada para WNI yang ada di sana untuk melakukan lapor diri secara online melalui laman peduliwni.kemlu.go.id.

"Sehingga data KBRI paling update, selain itu juga tetap waspada dan kami selalu berkomunikasi dengan KBRI dan KBRI sudah membangun WA group (grup Whatsapp) untuk 131 WNI tersebut untuk memastikan jalur komunikasi antara KBRI dengan WNI di sana selalu terjalin," jelas Judha.

Langkah-langkah kontigensi yang dipersiapkan meliputi penetapan beberapa status, mulai dari darurat 1-3 di mana masing-masing status terdapat parameter untuk mengambil langkah baik oleh KBRI maupun oleh pemerintah pusat.

"Ini sesuai dengan Permenlu Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perlindungan WNI di Luar Negeri, setiap perwakilan Indonesia wajib memiliki rencana kontigensi untuk perlindungan WNI baik di dalam kondisi aman maupun tidak aman seperti yang saat ini di Ukraina," ujar Judha.

Baca juga: Citra Satelit Ungkap Pasukan Rusia Makin Banyak di Dekat Ukraina

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes DKI Sebut Penjenamaan Rumah Sehat untuk RSUD Pakai Anggaran Tiap RS

Dinkes DKI Sebut Penjenamaan Rumah Sehat untuk RSUD Pakai Anggaran Tiap RS

Nasional
Aria Bima Sebut BUMN Punya Andil Korelatif terhadap Pengembangan Daerah di Aceh

Aria Bima Sebut BUMN Punya Andil Korelatif terhadap Pengembangan Daerah di Aceh

Nasional
Setelah Bharada E dan Brigadir RR, Siapa Tersangka Selanjutnya di Kasus Kematian Brigadir J?

Setelah Bharada E dan Brigadir RR, Siapa Tersangka Selanjutnya di Kasus Kematian Brigadir J?

Nasional
Bharada E Disebut Menangis dan Menyesal Tembak Brigadir J

Bharada E Disebut Menangis dan Menyesal Tembak Brigadir J

Nasional
Komnas HAM Ungkap Pengakuan Brigadir RR Sembunyi di Balik Kulkas Saat Baku Tembak di Rumah Irjen Sambo

Komnas HAM Ungkap Pengakuan Brigadir RR Sembunyi di Balik Kulkas Saat Baku Tembak di Rumah Irjen Sambo

Nasional
Kementerian ATR/BPN Berupaya Selesaikan Konflik Agraria di LPRA

Kementerian ATR/BPN Berupaya Selesaikan Konflik Agraria di LPRA

Nasional
Pengacara Bharada E: Pistol Brigadir J Dipakai Pelaku Lain Tembak Jari Korban

Pengacara Bharada E: Pistol Brigadir J Dipakai Pelaku Lain Tembak Jari Korban

Nasional
Pengacara Bharada E Sebut Pistol Brigadir J Dipakai Tembak Dinding TKP

Pengacara Bharada E Sebut Pistol Brigadir J Dipakai Tembak Dinding TKP

Nasional
'Puzzle' yang Tersisa dari Kematian Brigadir J, Siapa Sang Dalang Pembunuhan Berencana?

"Puzzle" yang Tersisa dari Kematian Brigadir J, Siapa Sang Dalang Pembunuhan Berencana?

Nasional
Baru Diresmikan, Jokowi Izinkan jika Nama Pelabuhan Pontianak Diganti

Baru Diresmikan, Jokowi Izinkan jika Nama Pelabuhan Pontianak Diganti

Nasional
Jokowi soal Bakal Ada Tersangka Baru Kasus Brigadir J: Jangan Ragu-ragu, Ungkap Kebenaran

Jokowi soal Bakal Ada Tersangka Baru Kasus Brigadir J: Jangan Ragu-ragu, Ungkap Kebenaran

Nasional
4 Petugas LPSK Tiba di Rumah Istri Ferdy Sambo untuk Proses Asesmen

4 Petugas LPSK Tiba di Rumah Istri Ferdy Sambo untuk Proses Asesmen

Nasional
KPU Berharap Mendagri Perintahkan Kepala Daerah Beri Hibah untuk Kantor KPU

KPU Berharap Mendagri Perintahkan Kepala Daerah Beri Hibah untuk Kantor KPU

Nasional
Resmikan Terminal Kijing, Jokowi: Pelabuhan Terbesar di Kalimantan

Resmikan Terminal Kijing, Jokowi: Pelabuhan Terbesar di Kalimantan

Nasional
Mahfud Sebut Tersangka Baru Kasus Pembunuhan Brigadir J Akan Diumumkan Hari Ini

Mahfud Sebut Tersangka Baru Kasus Pembunuhan Brigadir J Akan Diumumkan Hari Ini

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.