Kompas.com - 02/02/2022, 19:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, pihaknya bersama kementerian/lembaga terkait terus berupaya cepat dalam menindaklanjuti temuan penyimpangan karantina yang dilakukan oknum tertentu.

Hal tersebut disampaikan Wiku menanggapi Presiden Joko Widodo yang gusar dengan dugaan permainan di karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

"Satgas dan kementerian/lembaga terkait terus memonitor dan berupaya cepat tanggap dalam menindaklanjuti penemuan dalam penyimpangan karantina oleh oknum-oknum tertentu, termasuk adanya temuan titik blindspot setelah dilakukan evaluasi bersama Polri dan pihak bandara," kata Wiku dalam konferensi pers secara virtual melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (2/2/2022).

Baca juga: Kapolri Bentuk Tim Khusus Usut Adanya Dugaan Permainan Karantina

Wiku mengatakan, pihaknya telah menambah titik-titik pengawasan dan mengimplementasikan sistem digital seperti Presisi serta integrasi di pintu masuk negara sampai proses karantina demi meminimalisasi kecurangan.

Ia juga mengatakan, hasil temuan lainnya menunjukkan masih diperlukan kesadaran tinggi dari pihak pengawas dan masyarakat untuk mematuhi peraturan karantina.

"Saya juga mengimbau secara khusus bagi masyarakat agar tidak memanfaatkan celah untuk melakukan kecurangan, dan patuh para aturan karantina yang ada," ujarnya.

Wiku menekankan, aturan karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri dibuat dengan penuh pertimbangan kesehatan dan keselamatan seluruh elemen masyarakat.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo mengatakan, dirinya masih mendengar adanya permainan dalam pelaksanaan karantina bagi para pelaku perjalanan internasional (PPLN).

Jokowi juga mengaku mendapatkan komplain mengenai hal itu dari sejumlah warga asing.

Baca juga: Jokowi: Saya Minta Kapolri Usut Tuntas soal Permainan Karantina

"Saya minta disiplin dalam melakukan pengetatan di pintu-pintu masuk dan pelaksanaan proses karantina yang benar dari luar negeri," ujarnya saat membuka rapat terbatas evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara virtual dari Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Senin (31/1/2022) sebagaimana dilansir dari unggahan di laman resmi setkab.go.id, Selasa (1/2/2022).

"Saya masih mendengar dan ini saya minta Kapolri untuk mengusut tuntas permainan yang ada di karantina. Sudah, karena saya sudah mendengar dari beberapa orang asing komplain ke saya mengenai ini," tegasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.