Mustakim
Jurnalis

Produser Program Talk Show Satu Meja The Forum di Kompas TV
Satu Meja The Forum tayang setiap Rabu pukul 20.30 WIB LIVE di Kompas TV

Akhirnya, Gelombang Ketiga Datang Juga...

Kompas.com - 02/02/2022, 11:34 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

VIRUS Corona kembali menggila. Indonesia kini menghadapi gelombang ketiga. Libur Natal dan Tahun Baru dituding menjadi penyebabnya.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyatakan, Indonesia saat ini sudah memasuki gelombang ketiga pandemi.

Hal ini ditandai dengan melonjaknya angka kasus Covid-19 dan ‘positivity rate’ yang tinggi, yakni di atas 20 persen.

Angka ini melampaui standar yang dipatok Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni 5 persen.

Jumlah kasus Covid-19 di Indonesia mengalami peningkatan secara signifikan dalam beberapa pekan.

Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dianggap menjadi penyebab kembali meruyaknya orang yang terpapar virus corona.

Kondisi ini diperparah dengan munculnya Omicron, varian baru virus ini yang pertama kali terdeteksi ada di negeri ini pada 15 Desember 2021.

Peningkatan kasus mulai terlihat pada pertengahan Januari 2022. Medio 17-23 Januari, ada 14.729 kasus positif baru.

Kemudian pada periode 24-30 Januari, ada kenaikan 56.807 kasus baru dalam sepekan. Selama sepekan kasus Covid-19 konsisten naik.

Mulai dari 2.927 kasus baru pada 24 Januari, lalu terus meningkat hingga 30 Januari dengan 12.422 kasus baru dalam sehari.

Pada Selasa (1/2/2022), kasus Covid-19 di Indonesia kembali bertambah 16.021. Dengan penambahan ini total kasus Covid di Indonesia sudah mencapai 4.369.391.

Kasus kematian juga merangkak naik. Selama 17-23 Januari, sebanyak 50 pasien Covid-19 di Indonesia dinyatakan meninggal dunia.

Lalu pada 24-30 Januari, kasus kematian meningkat menjadi 83 orang dalam sepekan.

Sementara pada Selasa (1/2/2022), pasien Covid-19 yang meninggal bertambah 28 orang. Sehingga total menjadi pasien Covid-19 yang meninggal mencapai 144.348 orang.

Kementerian Kesehatan pernah menyatakan, puncak kasus Covid-19 di Indonesia akan terjadi pada awal hingga pertengahan Februari 2022.

Lonjakan kasus ini diprediksi bisa mencapai 60.000 kasus dalam sehari. Prediksi jumlah kasus baru itu lebih tinggi dari rekor penambahan kasus harian yang terjadi pada 15 Juli 2021, dengan 56.757 kasus baru akibat penyebaran varian Delta.

Mengabaikan peringatan

Epidemiolog dan sejumlah kalangan sebenarnya sudah mengingatkan pemerintah terkait ancaman gelombang ketiga pandemi ini.

Peringatan ini dilontarkan saat pemerintah membatalkan rencana Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 secara nasional saat libur Nataru.

Libur Nataru dikhawatirkan akan menciptakan klaster baru. Pasalnya, tak ada pembatasan yang signifikan terkait kerumunan dan mobilitas orang.

Kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang mewajbkan agar sekolah menggelar pendidikan tatap muka (PTM) atau dilakukan secara offline juga disesalkan.

Kebijakan ini dilakukan saat angka kasus pasien Covid-19 varian Omicron naik signifikan.

Selain Nataru, PTM dikhawatirkan akan mempercepat penyebaran dan penularan Omicron.

Menurut WHO dan sejumlah ahli, varian baru Covid-19 ini lebih cepat menular dibanding varian Delta.

Mutasi terbaru virus corona ini juga dapat menginfeksi orang yang sudah menerima vaksin dua kali.

Pemerintah mengaku siap

Meski ada lonjakan kasus Covid-19, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membantah bahwa saat ini Indonesia sudah memasuki gelombang ketiga pandemi.

Pasalnya, kenaikan kasus baru terjadi dua pekan. Meski demikian, potensi gelombang ketiga pandemi bisa saja terjadi jika melihat peningkatan kasus Covid-19 saat ini.

Menurut Kemenkes, kasus harian Covid-19 berpotensi terus mengalami kenaikan hingga mencapai puncaknya pada akhir Februari 2022.

Mengutip penjelasan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, puncak kasus harian Covid-19 berpotensi bisa tiga hingga kali lebih besar dari puncak kasus harian saat penularan varian Delta.

Sehingga jika tahun lalu puncak kasus harian saat penularan varian Delta sebanyak 56.000, maka ada potensi varian Omicron terjadi tiga hingga empat kali lipat.

Pemerintah mengklaim sudah menyiapkan diri menghadapi gelombang ketiga pandemi.

Fasilitas kesehatan (faskes) dan alat kesehatan (alkes) telah dipersiapkan dengan matang guna menghadapi potensi lonjakan kasus Covid-19.

Selain itu, pemerintah juga terus meningkatkan testing dan tracing sebagai bentuk upaya deteksi dini dalam mencegah meluasnya pandemi.

Peringatan sudah dilontarkan. Kritik dan masukan juga sudah disampaikan. Kecemasan dan kekhawatiran akhirnya menjadi kenyataan.

Kini negeri ini kembali diselimuti pandemi. Tiap hari ada peningkatan kasus dengan angka yang cukup tinggi.

Kabar kematian juga mulai kerap datang. Benarkah pemerintah telah siap dengan gelombang ketiga pandemi ini?

Akankah kita akan kembali menghadapi kondisi seperti saat gelombang kedua pandemi terjadi?

Saksikan pembahasannya dalam talkshow Satu Meja The Forum, Rabu (2/1/2022), yang disiarkan langsung di Kompas TV mulai pukul 20.30 WIB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggal 30 September Hari Memperingati Apa?

Tanggal 30 September Hari Memperingati Apa?

Nasional
Ketua DPP Sebut Ganjar Tidak Pernah Lepas dari PDI-P

Ketua DPP Sebut Ganjar Tidak Pernah Lepas dari PDI-P

Nasional
Nasdem Umumkan Calon Presiden dan Paket Koalisi pada November

Nasdem Umumkan Calon Presiden dan Paket Koalisi pada November

Nasional
Viral Video Kamar Mewah Disebut Ruang Tahanan Ferdy Sambo, Polri Sebut Itu Hoaks

Viral Video Kamar Mewah Disebut Ruang Tahanan Ferdy Sambo, Polri Sebut Itu Hoaks

Nasional
Kuasa Hukum Akan Minta Jaksa Tak Tahan Putri Candrawathi

Kuasa Hukum Akan Minta Jaksa Tak Tahan Putri Candrawathi

Nasional
PKS Komunikasi dengan Golkar, PPP Bocorkan Syarat Gabung KIB

PKS Komunikasi dengan Golkar, PPP Bocorkan Syarat Gabung KIB

Nasional
PPP Tak Resisten Jika PKS Mau Bergabung ke KIB

PPP Tak Resisten Jika PKS Mau Bergabung ke KIB

Nasional
Kementerian KP Resmikan Integrated Maritime Intelligent Platform untuk Sukseskan Ekonomi Biru

Kementerian KP Resmikan Integrated Maritime Intelligent Platform untuk Sukseskan Ekonomi Biru

Nasional
Johanis Tanak, Wakil Ketua KPK Baru Berharta Rp 8,9 Miliar

Johanis Tanak, Wakil Ketua KPK Baru Berharta Rp 8,9 Miliar

Nasional
PKS Komunikasi dengan Golkar, PAN Yakin Arahnya ke KIB

PKS Komunikasi dengan Golkar, PAN Yakin Arahnya ke KIB

Nasional
Johanis Tanak Lolos 'Fit and Proper Test', Firli Bahuri: Selamat Bergabung dalam Barisan KPK

Johanis Tanak Lolos "Fit and Proper Test", Firli Bahuri: Selamat Bergabung dalam Barisan KPK

Nasional
Jadi Pengacara Sambo dan Istri, Febri Diansyah Lakukan Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J di Magelang

Jadi Pengacara Sambo dan Istri, Febri Diansyah Lakukan Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J di Magelang

Nasional
UPDATE 28 September: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 72,93 Persen, Ketiga 27,03 Persen

UPDATE 28 September: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 72,93 Persen, Ketiga 27,03 Persen

Nasional
Kejagung Perkirakan Penyusunan Surat Dakwaan Ferdy Sambo dkk Selesai Seminggu

Kejagung Perkirakan Penyusunan Surat Dakwaan Ferdy Sambo dkk Selesai Seminggu

Nasional
Janji Objektif Bela Putri Candrawathi, Febri Diansyah: Tidak Menyalahkan yang Benar dan Membenarkan yang Salah

Janji Objektif Bela Putri Candrawathi, Febri Diansyah: Tidak Menyalahkan yang Benar dan Membenarkan yang Salah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.