Langkah Politik Ridwan Kamil Deklarasi Capres Dinilai Tak Merugikan, Pengamat: Jika Gagal, Bisa Maju Pilkada Dua Periode

Kompas.com - 31/01/2022, 12:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai langkah politik Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang menyatakan diri siap maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 sebagai calon presiden (capres) tidak merugikan.

Jikalau gagal nyapres, Ridwan Kamil pun disebut langkah politiknya tetap lancar di jalur Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat (Jabar).

"Kalaupun Ridwan Kamil gagal sebagai capres maupun cawapres, dia sudah bisa menabung elektabilitas untuk bisa maju kembali di Pilkada November," kata Hendri saat dihubungi Kompas.com, Senin (31/1/2022).

Pria yang akrab disapa Hensat ini menjelaskan, Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil justru dapat naik elektabilitasnya ke depan.

Baca juga: Saat Ridwan Kamil Mulai Pede Deklarasi dan Peluang Mendapat Kendaraan Politik Menuju 2024

Pasalnya, nama Ridwan Kamil lebih populer daripada periode sebelumnya. Hal ini karena namanya sudah berpengalaman maju sebagai calon presiden, jika kelak gagal dalam Pilpres.

Kesempatan populer itu, kata Hensat, harus diambil Ridwan sebagai langkah untuk maju dalam Pilkada 2024 yang bakal digelar November di tahun yang sama.

"Kalau dia gagal di Pilpres atau dia gagal sebagai salah satu kontestan Pilpres, namanya sudah lebih populer dari sebelumnya. Dan dia bisa maju lagi di Pilkada (Jabar), karena baru satu periode kan," terang Hensat.

Perlu diketahui, Ridwan Kamil masih dapat menjabat sebagai gubernur Jabar, jika ia maju kembali dalam Pilkada 2024 dan memenangkan kontestasi tersebut. Artinya, Ridwan dapat kembali memimpin Jawa Barat, dua periode.

Baca juga: Ridwan Kamil: Jika Ada Kesempatan Maju sebagai Capres 2024, Bismillah


Kendati demikian, Hensat tak memungkiri jika langkah politik Ridwan Kamil deklarasi capres tentu menimbulkan efek lainnya.

Ia menilai, bakal ada sejumlah masyarakat di Jawa Barat yang merasa kehilangan atau ditinggalkan Ridwan Kamil.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Istri Ferdy Sambo Masih Enggan Berikan Keterangan Kepada LPSK

Istri Ferdy Sambo Masih Enggan Berikan Keterangan Kepada LPSK

Nasional
TNI AD Harap Anggota NII yang Masih Aktif Kembali ke Pangkuan NKRI

TNI AD Harap Anggota NII yang Masih Aktif Kembali ke Pangkuan NKRI

Nasional
Cak Imin Minta Pemerintah Optimalkan Faskes untuk Atasi Kasus DBD yang Meningkat

Cak Imin Minta Pemerintah Optimalkan Faskes untuk Atasi Kasus DBD yang Meningkat

Nasional
Airlangga: Politik Primordial Tak Lagi Penting, Lebih Penting Kebersamaan

Airlangga: Politik Primordial Tak Lagi Penting, Lebih Penting Kebersamaan

Nasional
Perjalanan Panjang Kasus Kematian Brigadir J hingga Ferdy Sambo Jadi Tersangka Pembunuhan

Perjalanan Panjang Kasus Kematian Brigadir J hingga Ferdy Sambo Jadi Tersangka Pembunuhan

Nasional
KemenPPPA: Penyusunan Aturan Turunan UU TPKS Perlu Perhatikan Wilayah 3T

KemenPPPA: Penyusunan Aturan Turunan UU TPKS Perlu Perhatikan Wilayah 3T

Nasional
Temui Fraksi PKB, Dewan Pers Soroti Soal Pasal Penghinaan Presiden dalam RKUHP

Temui Fraksi PKB, Dewan Pers Soroti Soal Pasal Penghinaan Presiden dalam RKUHP

Nasional
LPSK: Perlindungan untuk Bharada E Segera Diputuskan

LPSK: Perlindungan untuk Bharada E Segera Diputuskan

Nasional
LPSK Sebut Istri Ferdy Sambo Malu dan Menangis Saat Dimintai Keterangan

LPSK Sebut Istri Ferdy Sambo Malu dan Menangis Saat Dimintai Keterangan

Nasional
Bareskrim Bongkar Percetakan Uang Palsu di Bandung, 2 Orang Diringkus saat Beraksi

Bareskrim Bongkar Percetakan Uang Palsu di Bandung, 2 Orang Diringkus saat Beraksi

Nasional
5 Juta Bidang Tanah Milik NU Belum Punya Kejelasan, Kementerian ATR/BPN Janji Akan Bantu

5 Juta Bidang Tanah Milik NU Belum Punya Kejelasan, Kementerian ATR/BPN Janji Akan Bantu

Nasional
Ketua Komisi I Nilai Konflik Rusia-Ukraina Sensitif dan Politis bagi Presidensi G20 Indonesia

Ketua Komisi I Nilai Konflik Rusia-Ukraina Sensitif dan Politis bagi Presidensi G20 Indonesia

Nasional
Kementerian ATR/BPN dan Kementerian LHK Kerja Sama Percepat Redistribusi TORA dan Pelepasan Kawasan Hutan

Kementerian ATR/BPN dan Kementerian LHK Kerja Sama Percepat Redistribusi TORA dan Pelepasan Kawasan Hutan

Nasional
Penetapan Ferdy Sambo Sebagai Tersangka Tak Ganggu Proses Penyelidikan Komnas HAM

Penetapan Ferdy Sambo Sebagai Tersangka Tak Ganggu Proses Penyelidikan Komnas HAM

Nasional
Wapres Kunker ke Kalsel, Buka Pameran 'One Pesantren One Product' hingga Tinjau Posyandu

Wapres Kunker ke Kalsel, Buka Pameran "One Pesantren One Product" hingga Tinjau Posyandu

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.