Kompas.com - 29/01/2022, 17:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau proses pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim), Sabtu (29/1/2022).

Sigit mengatakan, kunjungannya bersama pihak dari sejumlah kementerian terkait dan Forkopimda Kaltim serta pejabat utama Mabes Polri itu untuk memastikan perkembangan pembangunan IKN berjalan sesuai tahapan yang direncanakan.

"Tentunya kami ingin tahu secara langsung kondisi di lapangan terkait dengan penjadwalan yang ada, apakah di dalam pelaksanaannya masih ada kendala atau tidak," kata Sigit dalam sebuah siaran pers, Sabtu.

Baca juga: Sinyal-sinyal Jokowi dan PDI-P ke Ahok soal Kepala Otorita IKN

Sigit menambahkan, kunjungannya juga untuk melihat dan mendengar serta memberikan arahan guna mengantisipasi segala bentuk gangguan ataupun permasalahan yang dapat mengganggu progres pembangunan tersebut.

Sigit melanjutkan, saat ini Undang-undang (UU) IKN telah ditetapkan. Untuk itu, dia meminta semua stakeholder memastikan perkembangan pembangunan IKN segera dilaksanakan dan semuanya bisa berjalan dengan aman dan lancar.

Sigit menyampaikan, dari kunjungan ini diketahui ada sedikit permasalahan dalam pembangunan IKN. Namun, semua permasalahan diselesaikan melalui jalur musyawarah maupun proses yang sudah disiapkan.

"Sehingga secara umum untuk progres pembangunan IKN tak ada kendala yang berarti," ucapnya.

Sigit mengatakan, pembangunan IKN ke depan bukan hanya sekedar membangun ibu kota baru, tetapi bagaimana pemerintah menyiapkan kebutuhan untuk seluruh masyarakat. Ia menjelaskan, dengan adanya pembangunan ibu kota baru dengan nama Nusantara itu, pemerataan pembangunan dan ekonomi akan terjadi dan kemudian beban yang selama ini terjadi di Jakarta bisa terbagi.

Baca juga: Marak Spekulan Tanah di IKN, Pemerintah Siapkan PP Pertanahan

"Kita lihat ibu kota yang dibangun memiliki konsep smart forest dan itu sejalan dengan apa yang menjadi kesepakatan internasional di mana yang menjadi rencana pembangunan ibu kota nanti memiliki visi ramah lingkungan dan menjadi harapan, bisa menjadi kebanggaan kita semua," ujar Sigit.

"Kita lihat di beberapa negara dengan memindahkan ibu kotanya sehingga menjadi ibu kota terbaik di dunia dan kita harap IKN menjawab tantangan itu. Selain itu terjadi pemerataan pembangunan, ekonomi, menjadi kota ramah lingkungan dan dikenal dunia," tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.