Tersangka Suap Dana PEN Eks Dirjen Kemendagri Ardian Noervianto Punya Harta Rp 7,3 M

Kompas.com - 28/01/2022, 10:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Ardian Noervianto diumumkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka suap.

Adrian diumumkan tersangka terkait pengajuan pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Daerah Tahun 2021 untuk Kabupaten Kolaka Timur bersama Bupati nonaktif Andi Merya Nur dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Laode Muhammad Syukur.

KPK menduga Ardian menerima uang Rp 1,5 miliar dari Kabupaten Kolaka Timur setelah mencairkan pinjaman dana PEN.

Berapa Harta Kekayaannya?

Berdasarkan data yang diakses Kompas.com dalam situs elhkpn.kpk.go.id KPK, Ardian Noervianto memberikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) pada 18 Maret 2021atau laporan periodik tahun 2020.

Baca juga: Eks Dirjen Kemendagri Diberi Wewenang Kelola Peminjaman Dana PEN, tapi Minta Upah 3 Persen

Dalam LHKPN-nya, Ardian memiliki tiga lahan dan bangunan yang terletak di Jakarta Pusat dan Bekasi senilai Rp 6.450.000.000.

Eks Dirjen Kemendagri ini juga tercatat memiliki kendaraan berupa dua mobil senilai Rp 575.000.000 dan harta bergerak lainnya sebesar Rp 130.000.000.

Ia juga tercatat memiliki kas dan setara kas sebesar Rp 244.329.523. Sehingga total harta kekayaannya mencapai Rp 7.399.329.523.

Dalam kasus ini, Ardian memiliki tugas di antaranya melaksanakan salah satu bentuk investasi langsung pemerintah yaitu pinjaman PEN tahun 2021 dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah.

Investasi itu dilakukan melalui PT Sarana Multi Infrastruktur berupa pinjaman program dan atau kegiatan sesuai kebutuhan daerah.

Baca juga: Bisa Atur Pinjaman Dana PEN, Eks Dirjen Kemendagri Diduga Tak Hanya Terima Uang dari Kolaka Timur

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.