Kompas.com - 27/01/2022, 12:31 WIB
|
Editor Krisiandi

TANGERANG, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengajak seluruh pihak untuk mendorong pelaku usaha mikro dan kecil di Indonesia agar dapat naik kelas menjadi pelaku usaha menengah dan besar.

Ma'ruf mengatakan, jangan sampai pelaku usaha mikro dan kecil mengalami stunting sehingga selalu kerdil dan tak tumbuh besar.

"Salah satu upaya yang perlu terus kita dorong adalah meningkatkan jumlah pelaku usaha mikro dan kecil menjadi menengah dan besar," kata Ma'ruf saat menghadiri acara pencanangan Global Halal Hub di Tangerang, Banten, Kamis (27/1/2022).

Baca juga: Wapres Sayangkan Masih Banyak Pihak Identikkan Islam dengan Kekerasan

"Jangan UMKM kita itu terkena penyakit stunting, tidak besar-besar, kerdil terus," imbuh dia.

Ma'ruf menuturkan, dalam kunjungan kerjanya ke Banten pekan lalu, ia menghadiri pameran UMKM Banten yang telah berhasil mengekspor produk.

Ia menyebutkan, produk-produk seperti jahe merah, gula aren, dan melinjo sukses dijual ke Australia, Republik Ceko, Arab Saudi, dan beberapa negara lainnya.

Namun, ia menyayangkan, UMKM yang berhasil mengekspor produknya itu hanyalah potret kecil dari UMKM Indonesia yang sebenarnya sangat besar dan tersebar di seluruh Indonesia.

"Sayangnya kontribusi UMKM dalam ekspor non migas belum mampu menandingi usaha besar, perbandingan kontribusi keduanya masih cukup jauh, sekitar 16 persen dan 84 persen," kata Ma'ruf.

Padahal, menurut Ma'ruf, UMKM merupakan pilar terpenting  dalam perekonomian Indonesia di mana kontribusi UMKM terhadap produk domestik bruto mencapai Rp 9.580 triliun.

Baca juga: Wapres: Gunakan Narasi Kerukunan dalam Siarkan Agama, Bukan Konflik

Ma'ruf mengatakan, UMKM juga mampu menyerap lapangan kerja sebesar 96,9 persen serta menghimpun 64,4 persen dari total investasi.

Ia menuturkan, di antara 64 juta pelaku usaha di Indonesia, jumlah pelaku usaha mikro pun masih mendominasi sekitar 98,6 persen sedangkan usaha kecil hanya 1,2 persen.

"Data-data ini perlu kita cermati dengan optimisme dan semangat yang tinggi terutama untuj terus bersinergi dan berpartisipasi nyata guna mendukung semakin banyaknya UMKM naik kelas dan masuk ke pasar global," kata Ma'ruf.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.