Kompas.com - 25/01/2022, 17:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin menilai Indonesia berpacu dengan waktu dalam hal sertifikasi halal.

Menurutnya, ada 2 pekerjaan besar yang mesti rampung pada 2024 terkait produk-produk halal ini.

"Yaitu kewajiban tersertifikasi halalnya bagi seluruh produk makanan dan minuman, sekaligus visi Indonesia sebagai pusat industri produk halal dunia," ujar Ma'ruf dalam acara peringatan hari ulang tahun ke-33 Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), Selasa (25/1/2022).

"Pemerintah akan terus mendorong adanya lembaga-lembaga pemeriksa halal (LPH) baru sebagai penguatan jaminan produk halal sekaligus sebagai percepatan pengembangan industri halal," jelasnya.

Baca juga: Resmikan LPH Halal di Bangkalan, Wapres Maruf Amin Optimistis Jatim Jadi KIH Terbesar di Indonesia

Eks Ketua Umum MUI itu menambahkan, saat ini kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi produk halal semakin meningkat.

Bahkan, yang menilai bahwa mengkonsumsi produk halal telah menjadi bagian dari gaya hidup saat ini.

Pemerintah, kata Ma'ruf, bakal terus meningkatkan kapasitas dan kualitas industri produk halal agar semakin memberi nilai tambah bagi perekonomian Indonesia.

Baca juga: Wapres Maruf Amin Sayangkan Bahan Baku Produk Halal Masih Impor

Terlebih, menurutnya jaminan kehalalan produk menjadi salah satu syarat mendasar agar produk Indonesia dapat menembus pasar halal global.

"Dalam industri halal, berbagai kebijakan untuk pengembangan UMKM telah dijalankan sebagai salah satu fokus pemerintah, termasuk melalui fasilitas sertifikasi halal," ujar Ma'ruf.

"Peran penting LPH dalam proses sertifikasi halal tidak dapat ditampik. LPH yang tersebar di selurh daerah menjadi penting untuk mendorong dan memudahkan para pelaku usaha memperoleh sertifikasi halal bagi produknya, termasuk untuk melayani UMKM yang jumlahnya mencapai lebih dari 64 juta," ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.