Politikus PKS: Yang Dibutuhkan Luar Jawa Bukan Istana, tapi Infrastruktur Layak-Ekonomi Tumbuh

Kompas.com - 21/01/2022, 17:00 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) Suryadi Jaya Purnama menilai, alasan pemerintah memindahkan ibu kota negara ke Kalimantan Timur untuk pemerataan ekonomi salah kaprah.

Suryadi berpandangan, yang dibutuhkan daerah-daerah di Pulau Jawa adalah infrastruktur yang layak dan perekonomian yang tumbuh, bukan sekadar istana yang akan dibangun di ibu kota negara.

"Identifikasi masalah yang dibuat oleh pemerintah, bahwa kita punya ketimpangan infrastruktur, ketimpangan ekonomi Jawa dan luar Jawa sehingga solusinya pindah istana, ini yang kita lihat salah kaparah," kata Suryadi dalam sebuah acara diskusi, Jumat (21/1/2022).

"Yang dibutuhkan oleh di luar Jawa itu bukan istana, yang dibutuhkan adalah infrastruktur yang layak, infrastruktur yang memadai, ekonomi yang tumbuh," imbuh dia.

Baca juga: IKN Nusantara Dipimpin Kepala Otorita Tanpa DPRD, Pakar: Pendekatan Proyek

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan, jika pemerintah ingin memeratakan ekonomi, maka semestinya kegiatan ekonomi yang terpusat di Jakarta-lah yang disebar ke daerah-daerah lain.

Suryadi berpendapat, pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur bukan solusi atas pemerataan ekonomi, sebab hanya daerah itulah yang akan mendapatkan berkah dari hadirnya ibu kota baru.

Sementara, daerah-daerah lainnya justru dapat semakin tergerus karena pemerintah fokus dalam membangun ibu kota baru.

"Di APBN yang harusnya disebar ke-33 provinsi yang lain nanti akan tersedot untuk membangun instana dan perangkat-perangkat pemerintahan di ibu kota baru yang nilainya lebih dari Rp 466 triliun," ujar Suryadi.

Deputi IV Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Juri Ardiantoro sempat menyebutkan, rencana pembangunan ibu kota negara (IKN) baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur menjadi salah satu upaya pemerataan ekonomi.

Baca juga: Pemerintah Klaim Lakukan Kajian Mendalam Terkait Penyusunan Naskah Akademik RUU IKN

Pemerintah ingin wilayah-wilayah di luar Pulau Jawa mampu mengejar ketertinggalan pembangunan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.