Kompas.com - 20/01/2022, 08:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Sosial Tri Rismaharini mengungkapkan, terdapat anggaran Kementerian Sosial senilai Rp 2.787.926.053.983 yang belum terealisasikan pada tahun 2021 lalu.

Risma menyebutkan, mayoritas dana tersebut merupakan dana bantuan sosial (bansos) yang masih tertahan di bank Himpunan Bank Negara (Himbara).

"Anggaran total itu Rp 108 triliun, realisasinya Rp 105 triliun sekian, ini sebagian besar belum terealisasi 2,7 triliun itu adalah bansos," kata Risma dalam rapat dengan Komisi VIII DPR, Rabu (19/1/2022).

Baca juga: Soal Rp 450 M Dana Bansos yang Belum Cair, Pemprov Bali Bantah Pernyataan Menteri Risma, Ini Penjelasannya

Menurut Risma, berdasarkan komunikasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan, dana bansos tersebut tertahan karena pihak bank belum menyerahkan kartu bansos ke penerima bansos.

"Kami tahu kartu-kartu itu sudah ada di bank tapi belum diserhakan ke penerima," ujar mantan wali kota Surabaya itu.

Tertahannya penyaluran bansos membuat angka realisasi bansos di beberapa daerah masih kecil, misalnya di Bali yang baru sekitar 84 persen maupun di Jawa Tengah yang masih di kisaran antara 80 dan 90 persen.

Untuk itu, ia mengajak anggota Komisi VIII DPR untuk ikut menyalurkan bansos tersebut di daerah pemilihan masing-masing.

Baca juga: Mensos Ungkap Masalah Pencairan Dana Bansos di Bank

Risma berharap, cara tersebut dapat meningkatkan realisasi anggaran Kemensos tahun 2021 menjadi 100 persen pada Februari 2022 mendatang.

"Nanti kita siapkan jadwalnya untuk kita bersama-sama turun, tapi di dapil karena supaya bisa menyebar, karena kalau hanya satu lokasi misalkan kita kunjungan, itu yang selesai di situ," kata Risma.

Dalam materi paparan Risma disebutkan pula bahwa Kemensos menganggarkan belanja bansos pada 2021 sebesar Rp 103,2 triliun dengan angka realisasi sebesar 97,56 persen atau Rp 100,7 triliun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.