Waspada Cuaca Ekstrem di 27 Provinsi Ini hingga 22 Januari 2022

Kompas.com - 19/01/2022, 06:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di 27 provinsi di Indonesia hingga 22 Januari 2022 mendatang.

“Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, BMKG mengidentifikasi adanya potensi peningkatan curah hujan dalam periode sepekan ke depan di sebagian besar wilayah Indonesia,” tulis BMKG dalam situs resminya, dikutip pada Selasa (18/1/2022) malam.

Menurut BMKG, kondisi ini dipicu oleh meningkatnya aktivitas dinamika atmosfer berupa menyeruaknya massa udara dingin dari Asia menuju wilayah Indonesia.

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan Sepanjang Hari

Selain itu, aktifnya fenomena gelombang atmosfer seperti gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial di beberapa wilayah.

Pola tekanan rendah juga memicu terbentuknya pumpunan dan belokan angin yang diperkuat juga dengan adanya pengaruh labilitas udara dalam skala lokal

Potensi hujan lebat dan angin kencang kemungkinan bakal terjadi.

Kota-kota di wilayah Jabodetabek pun kemungkinan bakal mengalami peningkatan curah hujan selama 3 hari ke depan.

Baca juga: Akibat Hujan Deras Hari Ini, Ada 8 Titik Banjir di Jakarta Pusat

Potensi hujan sedang-lebat diprediksi melanda provinsi-provinsi berikut:

1.Sumatra Barat

2.Bengkulu

3. Kep. Bangka Belitung

4. Sumatra Selatan

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.