Bahas Ibu Kota Baru di Tengah Pandemi Dikritik, Ketua Pansus: Masa Tidak Pikir Masa Depan?

Kompas.com - 18/01/2022, 20:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) Ahmad Doli Kurnia mengatakan, pembahasan pemindahan ibu kota negara dinilai sebagai pembicaraan visi masa depan bangsa.

Dia pun mempertanyakan jika ada pihak yang memprotes pembahasan tu.

"Oke, sekarang kita pandemi, tapi ketika kita mengalami hari ini, masa kita tidak bisa memikirkan masa depan," kata Doli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (18/1/2022).

Hal tersebut disampaikan Doli ketika ditanya soal kritikan yang menilai pembahasan pemindahan IKN tak elok dilakukan lantaran masih masa pandemi Covid-19.

Baca juga: Butuh Biaya Rp 501 Triliun, Bagaimana Skema Pendanaan Pembangunan Ibu Kota Nusantara?

Menyikapi hal tersebut, Doli mengungkapkan bahwa pemindahan ibu kota bukan hal yang baru dilakukan.

Politikus Partai Golkar itu berpandangan, pemindahan ibu kota sudah lama diharapkan.

"Pak Soekarno pernah punya cita-cita IKN pindah ke Palangkaraya. Pak Harto juga pernah bicara pemindahan IKN. Jadi, ketika bicara pemerataan pembangunan, ini harus dilakukan," ucap Doli.

Setelah itu, ia mencontohkan bahwa di Amerika, setiap kota memiliki karakteristik.

Baca juga: Asal-usul Lahirnya Nusantara hingga Dianggap Jawa-sentris untuk Nama Ibu Kota Baru

Ia menyebut, dibandingkan dengan Amerika, Indonesia selama ini hanya memiliki karakteristik Jakarta dan Bali.

Padahal, kata dia, daerah lain di Indonesia masih sangat banyak.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.