Pandeglang Rawan Gempa dan Tsunami, Mensos Risma Bakal Bangun Lumbung Sosial

Kompas.com - 17/01/2022, 16:24 WIB
Penulis Mutia Fauzia
|
Editor Krisiandi

PANDEGLANG, KOMPAS.com - Menteri Sosial Tri Rismaharini menyatakan bakal membangun lumbung sosial sebagai langkah mitigasi untuk memenuhi kebutuhan pangan di wilayah rawan gempa dan tsunami di Pandeglang, Banten.

Risma mengaku, pihaknya telah berkoordinasi dengan Bupati Pandeglang Irna Narulita terkait pembangunan lumbung sosial tersebut.

"Kalau menghitung semua kebutuhan, misal satu desa ada berapa titik (yang dibutuhkan), Bu Bupati akan menyiapkan berapa dan Kemensos (Kementerian Sosial) berapa. Sehingga ketika dibutuhkan bisa sewaktu-waktu diturunkan," kata Risma ketika ditemui usai meninjau dampak gempa di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin (17/1/2022).

Baca juga: Gempa Besar Guncang Jakarta, Ancaman Megathrust Selat Sunda Jadi Nyata

Risma mengaku telah mendapatkan informasi mengenai risiko gempa dan tsunami di kawasan Sumur, Pandeglang.

Ia mengatakan, selain melakukan langkah mitigasi atau mengurangi risiko dampak bencana dengan membangun lumbung pagi, juga perlu membangun tempat-tempat pengungsian yang mudah diakses warga.

"Tadi saya bilang ke Bupati bagaimana memitigasi warga, kan Pak Camat meyampaikan ada pengungsian tapi (jaraknya) 18 kilometer. Itu kan nggak mungkin," kata Risma.

Dalam kesempatan tersebut, Risma juga menyerahkan bantuan senilai Rp 914,75 juta untuk penanganan korban gempa.

Total nilai bantuan tersebut terdiri atas paket logisitik bencana, 2 unit genset, paket sembako 500 paket, dan paket permainan anak.

Untuk diketahui, Kecamatan Sumur, Pandeglang adalah pusat dari gempa bermagnitudo 6,6 yang terjadi pada Jumat (14/1/2022) lalu.

Baca juga: Sekolah Pandeglang Rusak karena Gempa, KBM Dilakukan di Tenda Darurat

Diberitakan Kompas.com, hingga hari ini pukul 09.00 WIB, BPBD Banten mencatat ada 2.531 rumah rusak, terdiri dari rusak ringan 1.618, rusak sedang 518, rusak berat 395 unit.

Selain rumah, sejumlah bangunan umum juga rusak. Tercatat ada 51 sekolah, 16 puskesmas, 20 sarana ibadah, 4 kantor pemerintah, 3 tempat usaha mengalami kerusakan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.