Kompas.com - 03/01/2022, 14:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, ada 21 juta orang yang memenuhi kriteria untuk mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau booster vaksin.

Ia menjelaskan, vaksinasi dosis ketiga diberikan pada jarak waktu di atas 6 bulan setelah disuntik vaksin dosis kedua.

"Vaksinasi booster ini akan diberikan dengan jangka waktu di atas 6 bulan sesudah dosis kedua. Kita identifikasi ada sekitar 21 juta sasaran di bulan Januari yang sudah masuk ke kategori ini," kata Budi dalam konferensi pers secara virtual melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (3/1/2021).

Baca juga: Presiden Jokowi Putuskan Vaksinasi Booster Dimulai 12 Januari 2022

Budi juga mengatakan, kabupaten/kota yang akan melaksanakan vaksinasi booster harus memenuhi dua kriteria yaitu cakupan vaksinasi dosis pertama 70 persen dan 60 persen untuk dosis kedua.

Saat ini, kata dia, ada 244 kabupaten/kota yang sudah memenuhi kriteria tersebut.

"Dan (vaksinasi booster) diberikan ke golongan dewasa di atas 18 tahun sesuai dengan rekomendasi WHO," ujar dia.

Terkait jenis vaksin Covid-19 yang digunakan dalam vaksinasi booster, Budi mengatakan, akan ditentukan apakah setelah mendapatkan rekomendasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Ada yang homologus atau jenisnya sama, ada yang heterologus jenis vaksinnya berbeda. Mudah-mudahan nanti akan bisa segera diputus kan tanggal 10 sesudah keluar rekomendasi dari ITAGI dan BPOM," ucap Budi.

Baca juga: Kemenkes: Lansia dan PBI BPJS Kesehatan Bisa Dapat Vaksin Booster Gratis

Dalam kesempatan yang sama, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ada tiga opsi yang disiapkan untuk pelaksanaan vaksinasi booster yaitu, program pemerintah, penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan, dan berbayar (mandiri).

Ia mengatakan, saat ini, pemerintah tengah merampungkan ketentuan terkait vaksinasi dosis ketiga.

"Dan pelaksanaannya tergantung dari kebutuhan terhadap vaksin tersebut," kata Airlangga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.