Komnas KIPI Sebut 2 Anak Meninggal di Jombang dan Bone Tak Terkait Vaksinasi Covid-19

Kompas.com - 02/01/2022, 11:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI) Hindra Irawan Satari menegaskan pihaknya telah melakukan audit dan investigasi terkait kematian dua anak di Jombang, Jawa Timur, dan Bone, Sulawesi Selatan usai divaksinasi Covid-19. 

Audit, kata Hindra dilakukan bersama omda KIPI dan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat pada 30 Desember 2021.

Hasil dari audit dan investigasi itu, kata dia, kedua kasus tersebut diklaim tidak terkait dengan vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Vaksinasi Anak di Jombang Ditarget Rampung Januari supaya Bisa Laksanakan PTM Penuh

"Kasus Kematian di Kabupaten Jombang disimpulkan unclassifiable atau tidak cukup data. Sementara kasus kematian di Kabupaten Bone disimpulkan koinsiden dengan penyakit jantung bawaan” ucap Hindra dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/1/2022).

Dalam kesempatan itu, Hindra juga memastikan hingga kini belum ada kasus meninggal yang disebabkan vaksinasi Covid-19.

Hindra menjelaskan, berdasarkan data Komnas KIPI hingga 30 November 2021, ada sebanyak 363 KIPI serius yang dilaporkan di seluruh provinsi di Indonesia.

Baca juga: Kejar Target Vaksinasi Covid-19 Daerah, Pemerintah Keluarkan 4 Terobosan Berikut

Ia menegaskan, sebagai lembaga yang kredibel dan independen, Komnas KIPI bertugas untuk melakukan kajian klausal.

"Laporan yang akurat, lengkap serta cepat dapat membantu untuk menegakkan diagnosis," tambah dia.

Sementara, Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi menambahkan, antisipasi terjadinya KIPI merupakan salah satu fokus perhatian pemerintah.

Oleh karenanya, Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Komnas KIPI di tingkat Nasional dan Komda KIPI terus memantau dan memberikan edukasi kepada masyarakat.

Baca juga: Komnas KIPI Catat Belum Ada yang Meninggal Akibat Vaksinasi Covid-19

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.