Kompas.com - 28/12/2021, 21:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Epidemiolog dari Universitas Indonesia Tri Yunis Miko mengingatkan potensi bahaya virus corona varian Omicron bagi daerah-daerah yang cakupan vaksinasinya rendah.

"Yang belum divaksinasi, hati-hati. Apalagi provinsi yang cakupan keduanya masih di bawah 40 persen, apalagi pada lansia," kata Miko kepada Kompas.com, Selasa (18/12/2032).

"Pada waktu Omicron masuk ke daerah-daerah itu, terima nasib saja. Orang-orang yang belum vaksinasi, lansia terutama, 'terima nasib', akan berat," imbuhnya.

Kementerian Kesehatan hari ini telah mengumumkan temuan pertama kasus varian Omicron yang berasal dari transmisi lokal.

Miko menduga, sebetulnya penularan secara lokal varian Omicron sudah terjadi jauh-jauh hari namun tak terdeteksi oleh pemerintah.

Baca juga: Epidemiolog Prediksi Dampak Transmisi Lokal Varian Omicron Ringan

Bercermin dari pengalaman negara-negara lain, tingkat penyebaran yang sangat cepat membuat Omicron dapat dengan segera menggantikan varian-varian yang sebelumnya dominan, termasuk varian Delta.

"Menurut saya ya meresahkan (bagi daerah yang vaksinasinya rendah), hanya saja kapan waktunya? Mungkin antara Januari, Februari, Maret," kata Miko.

Meskipun demikian, ia memprediksi bahwa secara umum, varian Omicron tidak akan lagi menyebabkan krisis kesehatan.

Hal itu disebabkan karena tingkat antibodi mayoritas penduduk sudah cukup tinggi, lantaran pernah dihantam badai varian Delta dan cakupan vaksinasi Covid-19 secara nasional yang sudah lumayan.

"Hospitalisasi akan lebih rendah, rumah sakit tidak akan penuh," ucap Miko.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.