Kompas.com - 27/12/2021, 12:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Nama Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha masih jadi perbincangan publik di jagat maya.

Ini merupakan buntut dari pernyataan Giring yang baru-baru ini menyinggung sosok pemolitisasi agama pecatan Presiden Jokowi.

Sejak terjun ke dunia politik, bukan sekali dua kali saja pernyataan eks vokalis Band Nidji itu menuai kontroversi.

Nama Giring jadi buah bibir berulang kali karena kritikannya ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hingga ambisinya untuk mencalonkan diri di Pemilihan Presiden 2024.

Baca juga: Di Depan Jokowi, Giring Sesumbar PSI Bakal Jadi Oposisi jika Capres yang Politisasi Agama Terpilih

1. Singgung pemolitisasi agama

Dalam acara puncak HUT ke-7 PSI yang digelar Rabu (22/12/2021), Giring mengungkapkan kekhawatirannya atas sosok pengganti Presiden Jokowi di 2024.

Ia khawatir calon presiden yang memenangi Pilpres 2024 adalah figur yang punya rekam jejak memolitisasi agama.

Giring juga menyindir sosok yang pernah dipecat oleh Jokowi. Bahkan, ia menyebut sosok itu sebagai pembohong.

"Kemajuan kita akan terancam jika kelak orang yang menggantikan Pak Jokowi adalah sosok yang mempunyai rekam jejak menggunakan isu SARA dan menghalalkan segala cara untuk menang dalam Pilkada,” kata Giring di hadapan Jokowi dan para kader PSI.

Baca juga: Giring Sindir Sosok Pemolitisasi Agama hingga Figur yang Dipecat Jokowi, Siapa yang Dimaksud?

“Indonesia akan suram jika yang terpilih kelak adalah seorang pembohong dan juga pernah dipecat oleh Pak Jokowi karena tidak becus bekerja,” tambahnya.

Giring mengaku, PSI tak akan berkompromi dengan orang yang menghalalkan segala cara, termasuk memperalat agama, bergandeng tangan dengan kelompok intoleran, dan menggunakan ayat untuk menjatuhkan lawan politik.

Meski tak menyebut secara lugas siapa yang dimaksud, namun Giring sesumbar partainya siap menjadi oposisi jika figur itu terpilih menjadi presiden.

Baca juga: Puja-puji Giring PSI untuk Jokowi dan Ambisi Jadi Capres pada 2024

“Tapi, Pak, bila kelak, amit-amit, skenario buruk terjadi dan kandidat yang punya rekam jejak politisasi agama menang Pilpres, Pak, PSI siap menjadi oposisi sebagaimana yang telah kami buktikan di Jakarta hari ini,” kata dia.

Plt. Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia, Giring Ganesha usai wawancara program Beginu di Kantor DPP Partai PSI, Jakarta, Senin (15/3/2021).KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Plt. Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia, Giring Ganesha usai wawancara program Beginu di Kantor DPP Partai PSI, Jakarta, Senin (15/3/2021).
Pasca pernyataan Giring, spekulasi publik tertuju pada Gubernur DKI Anies Baswedan.

Pasalnya, sejak Anies menjabat, tak terbilang PSI melontarkan kritikan. Beberapa waktu lalu Giring juga sempat menyebut Anies sebagai pembohong, sama dengan istilah yang ia gunakan di HUT ke-7 PSI.

Dalam pidatonya di HUT ke-7 PSI, Giring juga menyindir sosok yang pernah dipecat oleh Jokowi.

Sebagaimana diketahui, pada pertengahan 2016 silam Jokowi mencopot Anies dari jabatannya sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Anies lengser setelah lebih kurang 20 bulan menjabat.

 

2. Ambisi jadi capres

Pada pertengahan 2020 lalu Giring juga sempat membuat pernyataan menghebohkan. Ia mendeklarasikan diri hendak mencalonkan diri di Pilpres 2024.

Bahkan, baliho pencalonan Giring sempat meramaikan jalanan Jakarta pada Agustus tahun lalu.

"Ya, saya memang mencalonkan diri menjadi calon presisen Republik Indonesia di 2024," kata Giring dalam konferensi pers daring, Senin (24/8/2021).

Baca juga: Kesal Birokrasi Lambat Atasi Tsunami Aceh, Jusuf Kalla: Ambil Pistol, Tembak Gemboknya!

Meski PSI tak lolos ke parlemen pada Pemilu Legislatif 2019 lalu, Giring yakin bisa melenggang ke Pilpres dengan modal yang ia miliki.

Giring menyebut, dia dan PSI punya modal berupa semangat dan mimpi besar agar anak muda memimpin Indonesia.

"Modal apa sih wong PSI kemarin juga belum lolos PT (parliamentary threshold)? Yang jelas satu, modal kita adalah anak-anak muda yang terus berjuang bersama kita PSI," kata Giring.

"Modal kita itu semangat. Modal kita adalah mimpi besar bahwa memang sudah saatnya anak muda yang memimpin bangsa ini," ucap dia.

Baca juga: Giring PSI: Indonesia Suram jika Presidennya Orang Pecatan Jokowi

Kala itu, Giring mengaku, rencana pencalonan dirinya sebagai presiden di Pilpres 2024 telah ia sampaikan ke Presiden Jokowi. Menurut dia, Jokowi menyambut dengan sangat baik rencana ini.

Tak hanya itu, Giring mengklaim, rencana pencalonannya ini juga didukung oleh partai politik lain.

3. Bagi-bagi gadget

Terkait rencana pencalonannya di Pilpres 2024, Giring mengaku telah memiliki sejumlah program.

Salah satu yang ia janjikan jika terpilih sebagai presiden yakni melakukan inovasi di bidang pendidikan dengan menyediakan satu gawai (gadget) untuk setiap siswa di seluruh Indonesia.

"Salah satu hal yang akan saya perjuangkan jika terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia adalah melakukan inovasi dengan memanfaatkan teknologi dalam dunia pendidikan," kata Giring dalam acara HUT ke-6 PSI, Minggu (29/11/2020).

Baca juga: Kiai Said Aqil Siradj Beyond PBNU

"Saya, Giring Ganesha, akan menyediakan satu gadget untuk satu siswa di seluruh Indonesia," tuturnya.

Giring mengatakan, program ini ia beri nama "Gadget Belajar Giring". Nantinya, gawai akan diberikan ke setiap siswa secara cuma-cuma.

Ia mengklaim, keberadaan gawai ini akan memudahkan siswa karena seluruh materi pelajaran bisa dikumpulkan di satu perangkat.

Sekalipun kegiatan belajar mengajar dilakukan secara tatap muka, siswa tidak perlu lagi berat-berat membawa buku ke sekolah.

Bukan hanya materi pelajaran, kata Giring, bahan-bahan ujian pun bisa disimpan dalam gawai terdebut sehingga tidak lagi diperlukan banyak kertas.

"Diharapkan dengan program ini para siswa mampu mengelaborasi teknologi dan skill dalam menghadapi kompetisi Global di era digital yang semakin ketat. Untuk kita, untuk masa depan kita, untuk Indonesia maju," ujar Giring.

Impian Giring itu pun menuai pro kontra dari banyak pihak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kekayaan Pengganti Anies, Heru Budi Hartono Rp 31,9 M, Naik Rp 6 M dalam Setahun

Kekayaan Pengganti Anies, Heru Budi Hartono Rp 31,9 M, Naik Rp 6 M dalam Setahun

Nasional
Kejagung Duga Kemenperin Pimpinan Airlangga Hartarto Petik Untung dengan Naikkan Kuota Impor Garam

Kejagung Duga Kemenperin Pimpinan Airlangga Hartarto Petik Untung dengan Naikkan Kuota Impor Garam

Nasional
Jokowi Terima Surat dari FIFA, Ini Isi Lengkapnya

Jokowi Terima Surat dari FIFA, Ini Isi Lengkapnya

Nasional
Penampakan Pintu 12, Lokasi Paling Banyak Korban di Tragedi Kanjuruhan

Penampakan Pintu 12, Lokasi Paling Banyak Korban di Tragedi Kanjuruhan

Nasional
Pelempar Batu ke Mobil Polisi Berisi Pemain Persebaya di Kanjuruhan Diketahui, Tersangka Segera Diumumkan

Pelempar Batu ke Mobil Polisi Berisi Pemain Persebaya di Kanjuruhan Diketahui, Tersangka Segera Diumumkan

Nasional
Pengaruh Negatif Keragaman Terhadap Kehidupan

Pengaruh Negatif Keragaman Terhadap Kehidupan

Nasional
Bentuk-bentuk Akulturasi

Bentuk-bentuk Akulturasi

Nasional
Nasdem Bertemu Pimpinan Parlemen Ukraina, Bahas Perdamaian dan Peluang Kerja Sama Bilateral

Nasdem Bertemu Pimpinan Parlemen Ukraina, Bahas Perdamaian dan Peluang Kerja Sama Bilateral

Nasional
Tanggal 10 Oktober Hari Memperingati Apa?

Tanggal 10 Oktober Hari Memperingati Apa?

Nasional
Muhaimin soal Berpasangan dengan Prabowo di Pilpres 2024: Insya Allah, Tunggu Pengumuman

Muhaimin soal Berpasangan dengan Prabowo di Pilpres 2024: Insya Allah, Tunggu Pengumuman

Nasional
Pemeriksaan Kehamilan hingga Biaya Persalinan Gratis lewat Jampersal, Ini Mekanismenya

Pemeriksaan Kehamilan hingga Biaya Persalinan Gratis lewat Jampersal, Ini Mekanismenya

Nasional
UPDATE 7 Oktober: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 73 Persen, Ketiga 27,26 Persen

UPDATE 7 Oktober: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 73 Persen, Ketiga 27,26 Persen

Nasional
Cak Imin Akui Sulit Koalisi dengan Nasdem Setelah Deklarasi Anies Capres

Cak Imin Akui Sulit Koalisi dengan Nasdem Setelah Deklarasi Anies Capres

Nasional
Percaya Anies Baswedan Bakal Pilih Cawapres Terbaik, Nasdem: PositiveThinking

Percaya Anies Baswedan Bakal Pilih Cawapres Terbaik, Nasdem: PositiveThinking

Nasional
Muhaimin: Gerindra-PKB Deklarasi Capres Akhir Oktober

Muhaimin: Gerindra-PKB Deklarasi Capres Akhir Oktober

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.