Eks Wali Kota Banjar Diduga Dapat Fasilitas Pendirian SPPBE hingga Operasional RS dari Swasta

Kompas.com - 23/12/2021, 23:19 WIB
Penulis Irfan Kamil
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyebut, Direktur CV Prima Rahmat Wardi kerap memberi fasilitas-fasilitas kepada mantan Wali Kota Banjar, Herman Sutrisno.

KPK menduga, fasilitas dari Rahmat Wardi kepada Herman Sutrisno diberikan karena kemudahan-kemudahan pengerjaan proyek di Kota Banjar yang ia peroleh.

Baca juga: Ditahan KPK, Eks Wali Kota Banjar: Ini Kan Takdir Tuhan

Adapun keduanya kini ditetapkan sebagai tersangka suap dan gratifikasi terkait proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Banjar tahun 2008-2013.

“RW (Rahmat Wardi) diduga beberapa kali memberikan fasilitas pada HS (Herman Sutrisno) dan keluarganya, di antaranya tanah dan bangunan untuk pendirian SPPBE (stasiun pengisian dan pengangkutan bulk elpiji) di Kota Banjar,” ujar Firli dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (23/12/2021).

“RW juga diduga memberikan sejumlah uang untuk biaya operasional rumah sakit swasta yang didirikan oleh HS,” kata dia.

Firli menyebut, eks Wali Kota Banjar itu juga diduga memerintahkan Rahmat Wardi untuk meminjam uang ke bank sebesar Rp 4,3 miliar.

Namun, kata Firli, pembayaran atas peminjaman uang untuk keperluan pribadi Herman Sutrisno itu menjadi kewajiban Rahmat Wardi.

Baca juga: Eks Wali Kota Banjar Herman Sutrisno Diduga Dapat Fee 5-8 Persen dari Nilai Proyek

Selain itu, lanjut Firli, Herman Sutrisno juga diduga mendapatkan fee 5-8 persen dari pengerjaan 15 paket proyek pekerjaan di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP).

Adapun fee yang diterima Wali Kota Banjar periode 2003-2008 dan 2008-2013 tersebut berasal dari total nilai proyek sebesar Rp 23,7 miliar yang dikerjakan perusahaan milik Rahmat Wardi.

“Antara tahun 2012 sampai dengan 2014, RW (Rahmat Wardi) dengan beberapa perusahaannya mengerjakan 15 paket proyek pekerjaan pada Dinas PUPRPKP Kota Banjar dengan total nilai proyek sebesar Rp 23, 7 miliar,” ucap Firli.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.