Densus Ungkap 14 Terduga Teroris yang Ditangkap di Batam-Sumsel Jaringan Jamaah Islamiyah

Kompas.com - 17/12/2021, 14:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Bagian Bantuan Operasi Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar mengungkapkan, 14 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi pada Kamis (17/12/2021), merupakan bagian dari jaringan Jamaah Islamiyah (JI).

Diketahui, ke-14 terduga teroris itu ditangkap dai Sumatera Utara, Sumatera Selatan, dan Kota Batam, kemarin.

“(Jaringan) Jemaah Islamiyah,” kata Aswin saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (17/12/2021).

Kendati demikian, ia belum dapat menyampaikan informasi lebih lanjut terkait keterlibatan 14 orang tersebut di dalam jaringan ini.

Baca juga: Geledah Rumah Terduga Teroris di Lampung, Densus 88 Sita Pedang dan Buku

Ia mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman kepada para teroris tersebut.

"Kami masih melakukan pemeriksaan intensif. Nanti update lewat Humas Mabes ya," tambah dia.

Adapun sembilan orang teroris di wilayah Kabupaten Langkat, Kota Binjai, Medan, dan Tanjung Balai Provinsi Sumatera Utara.

Seorang teroris juga ditangkap di Provinsi Sumatera Selatan.

Kemudian, empat teroris lainnya ditangkap di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.