Kompas.com - 16/12/2021, 16:32 WIB
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta seluruh pemerintah daerah mengantisipasi penyebaran kasus Covid-19 varian Omicron.

Satu kasus varian Omicron di tanah air sebelumnya telah dikonfirmasi oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

"Baru satu ini, pemerintah daerah harus melakukan penyiapan untuk pencegahannya. Jangan sampai masuk ke daerah-daerah, kita antisipasi," kata Ma'ruf dalam keterangan pers, Kamis (16/12/2021).

Baca juga: Omicron Masuk Indonesia, Jokowi: Waspada Penting, tapi Jangan Panik

Ma'ruf mengingatkan agar semua pihak lebih berhati-hati. Ia tidak ingin kenaikan kasus Covid-19 seperti ketika varian Delta masuk ke Indonesia terulang kembali.

"Kita harus lebih hati-hati, kita punya pengalaman Delta. Delta itu kurang kita antisipasi sehingga kemudian kita kebobolan," ujarnya.

Menurut Ma'ruf, sebetulnya pemerintah telah berupaya mencegah varian Omicron masuk ke tanah air.

Namun, karena saat ini varian tersebut telah terdeteksi, maka pemerintah harus waspada. Ia pun meminta vaksinasi Covid-19 terus dipercepat.

Baca juga: Omicron Masuk Indonesia, Jokowi Minta Seluruh Pejabat Negara Tidak Bepergian ke Luar Negeri

"Vaksinasi (harus) disegerakan lagi, dipercepat lagi untuk masyarakat," ucapnya.

Diberitakan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan satu kasus positif Covid-19 akibat penularan varian B.1.1.529 atau Omicron terdeteksi di Indonesia, Kamis siang ini.

Budi pun meminta masyarakat tetap patuh protokol kesehatan, tapi tidak perlu panik.

"Kami harapkan masyarkat tidak panik dan tetap mematuhi protokol kesehatan," kata Budi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.