Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 11/12/2021, 10:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menerbitkan 960 dokumen pengganti untuk warga yang terdampak erupsi Semeru.

Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, dirinya telah memberangkatkan tim untuk melakukan pelayanan jemput bola pencetakan dokumen kependudukan pengganti.

"Terkait bencana kita harus selalu proaktif terutama sekarang bencana erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. Tolong tim yang sudah dibentuk untuk segera koordinasi dengan dinas dukcapil setempat, lakukan layanan penggantian dokumen yang rusak akibat bencana tanpa diminta penduduk," kata Zudan, dikutip dari Antara, Sabtu (11/12/2021).

Baca juga: Cerita Warga ke Jokowi soal Detik-detik Erupsi Semeru...

Tim Dukcapil membuka posko layanan pencetakan dokumen kependudukan di Balai Desa Sumberwuluh dan Balai Desa Penanggal, sejak Kamis 9 Desember 2021.

Tim telah memberikan layanan berupa perekaman KTP elektronik kepada dua penduduk, mencetak KTP elektronik sebanyak 22 lembar, pencetakan KK pengganti yang rusak akibat erupsi sebanyak 822 lembar.

Tim juga melakukan pencetakan akta kelahiran sebanyak 84 lembar dan pencetakan kartu identitas anak (KIA) sebanyak 30 lembar.

Kemudian, tim dukcapil juga menerbitkan akta kematian atas korban meninggal yang saat ini berada di RSUD dr Haryoto dan RS Bhayangkara Tirta Yatra, Lumajang.

"Tim Dukcapil masih akan terus bekerja di daerah bencana hingga Selasa 14 Desember 2021. Bila masih diperlukan, Ditjen Dukcapil akan menerjunkan petugas berikutnya hingga keadaan kembali kondusif," kata Zudan.

Baca juga: UPDATE Erupsi Semeru: 45 Orang Meninggal Dunia, 9 Orang Hilang

Gunung Semeru yang berada di dua kabupaten, yakni Malang dan Lumajang, Jawa Timur mengalami erupsi pada Sabtu (4/12/2021) sekitar pukul 15.20 WIB.

Erupsi Gunung Semeru mengeluarkan lava pijar, suara gemuruh serta asap pekat berwarna abu-abu.

Selain menimbulkan korban jiwa, erupsi juga mengakibatkan puluhan korban luka hingga sejumlah rumah warga rusak sedang hingga berat.

Komandan Posko Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru, Kolonel Inf Irwan Subekti melaporkan, hingga Jumat (10/12/2021), tercatat 45 korban jiwa akibat erupsi Gunung Semeru. Kemudian, 9 orang masih belum ditemukan.

"Sampai hari ketujuh ini yang bisa kami laporkan untuk korban meninggal dunia 45 orang, kemudian untuk yang hilang saat ini tercatat 9 orang, 19 luka berat, dan 19 luka ringan," kata Irwan, dalam konferensi pers melalui kanal YouTube BNPB, Jumat.

Baca juga: Ini Langkah Pemerintah Tangani Infrastruktur Rusak akibat Erupsi Semeru

Selain itu, sebanyak 6.574 orang mengungsi di 24 titik pengungsian dan 2.970 unit rumah terdampak erupsi Gunung Semeru.

"Kemudian 33 unit fasilitas umum terdampak yang salah satu di antaranya putusnya jembatan Gladak Perak yang menghubungkan antara sebagian kabupaten Lumajang dengan kabupaten Malang," ujarnya.

Irwan mengatakan, saat ini, tim gabungan masih berupaya melakukan pencarian dan evakuasi yang dibagi menjadi 3 unit dengan jumlah anggota sekitar 75-100 orang.

"Dan keterlibatan relawan sudah cukup banyak sekali," ucap dia.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Pemilu 2024

Jadwal Pemilu 2024

Nasional
Daftar Partai Politik Pemilu 2024

Daftar Partai Politik Pemilu 2024

Nasional
Dukung Kasus Kabasarnas Diusut Koneksitas, Pakar Singgung Rahasia Militer

Dukung Kasus Kabasarnas Diusut Koneksitas, Pakar Singgung Rahasia Militer

Nasional
Pakar Tetap Dorong Kasus Kabasarnas Ditangani Secara Koneksitas

Pakar Tetap Dorong Kasus Kabasarnas Ditangani Secara Koneksitas

Nasional
Megawati Cerita Proses Terbentuknya BRIN, Berawal dari Pertanyaan Jokowi soal 'Research' Indonesia yang Amburadul

Megawati Cerita Proses Terbentuknya BRIN, Berawal dari Pertanyaan Jokowi soal 'Research' Indonesia yang Amburadul

Nasional
Perilaku Lukas Enembe Dikeluhkan Tahanan KPK, Pengacara: Kami Sudah Minta Jadi Tahanan Kota

Perilaku Lukas Enembe Dikeluhkan Tahanan KPK, Pengacara: Kami Sudah Minta Jadi Tahanan Kota

Nasional
Uskup Jayapura Sebut Kekerasan Belum Mampu Selesaikan Konflik Papua

Uskup Jayapura Sebut Kekerasan Belum Mampu Selesaikan Konflik Papua

Nasional
TNI 'Datangi' Mapolrestabes Medan Dinilai Halangi Penegakan Hukum

TNI "Datangi" Mapolrestabes Medan Dinilai Halangi Penegakan Hukum

Nasional
Megawati Wanti-wanti Peneliti Tak Main-main dengan Dana BRIN

Megawati Wanti-wanti Peneliti Tak Main-main dengan Dana BRIN

Nasional
Megawati: Kalau Ada Periset Berpolitik Menggunakan Nama BRIN, 'Get Out!'

Megawati: Kalau Ada Periset Berpolitik Menggunakan Nama BRIN, "Get Out!"

Nasional
Elektabilitas Anies di Bawah Ganjar dan Prabowo, Pengamat: Internal Koalisi Perubahan Belum Solid

Elektabilitas Anies di Bawah Ganjar dan Prabowo, Pengamat: Internal Koalisi Perubahan Belum Solid

Nasional
Jokowi Bertemu Sekjen OKI, Bahas Persoalan Afghanistan dan Rohingnya

Jokowi Bertemu Sekjen OKI, Bahas Persoalan Afghanistan dan Rohingnya

Nasional
Imbas Kasus Kabasarnas, Koalisi Masyarakat Sipil Minta Jokowi Tarik Anggota TNI Aktif yang Duduki Jabatan Sipil

Imbas Kasus Kabasarnas, Koalisi Masyarakat Sipil Minta Jokowi Tarik Anggota TNI Aktif yang Duduki Jabatan Sipil

Nasional
Anggota Komisi I Dorong Pom TNI Pelajari Kasus Penggerudukan Mapolrestabes Medan

Anggota Komisi I Dorong Pom TNI Pelajari Kasus Penggerudukan Mapolrestabes Medan

Nasional
Tanggal 9 Agustus Memperingati Hari Apa?

Tanggal 9 Agustus Memperingati Hari Apa?

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com