Ari Junaedi
Akademisi dan konsultan komunikasi

Doktor komunikasi politik & Direktur Lembaga Kajian Politik Nusakom Pratama.

Sri Minggat: Balada Sri yang Dirindu Majelis

Kompas.com - 03/12/2021, 11:16 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Seperti ingin “memperjelas” pernyataan Fadel, Ketua MPR Bambang Soesatyo menyampaikan kehadiran Menteri Sri memang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan koordinasi dengan MPR yang terdiri dari 575 anggota DPR dan 136 anggota DPD.

Bambang merasakan betul betapa sulitnya Fadel berkoordinasi dengan Menteri Sri soal kehadiran rapat. Harusnya Sri menghargai MPR sebagai lembaga tinggi negara.

Jika dirunut dari awal, kekecewaan MPR terhadap Menteri Sri terletak pada janji Sri terkait anggaran untuk memasifkan sosialisasi empat pilar MPR.

Dari persoalan “dipotongnya” anggaran sosialisasi, menurunnya alokasi dana untuk pimpinan MPR yang membengkak dari empat menjadi 10 pimpinan, absensi Menteri Sri di rapat lalu merembet ke usulan pencopotan hingga “dikerucutkan” dengan tidak adanya penghormatan terhadap lembaga tinggi negara (Kompas.com, 1/12/2021).

Sri tidak minggat, MPR cari alasan pembenar

Menteri Sri punya alasan pembenar mengapa dirinya tidak menghadiri rapat di MPR walau sudah memberitahukan sebelumnya dan selalu mengirim wakilnya.

Rapat dengan MPR pada tanggal 27 Juli 2021, berbarengan dengan rapat internal Kementerian Keuangan dengan Presiden.

Menteri Sri kemudian meminta Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara untuk datang mengikuti rapat di MPR.

Rapat dengan MPR tertanggal 28 September 2021, juga urung dihadirinya karena bentrok dengan rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR RI.

Rapat ini sangat krusial karena membahas soal APBN Tahun Anggaran 2022.

Pemangkasan anggaran MPR untuk 2021 dilakukan karena refocusing anggaran untuk penanganan pandemi virus corona.

Pemotongan anggaran tidak hanya berlaku untuk MPR, tetapi juga diterapkan di semua kementerian, lembaga dan institusi negara.

Aturan anggaran pemerintah mengharuskan seluruh anggaran kementerian atau lembaga harus dilakukan refocusing sebanyak empat kali.

Mekanisme tersebut bertujuan mengalokasikan dana yang seharusnya diterima kementerian dan lembaga untuk membantu penanganan Covid-19 mulai dari klaim pasien, vaksinasi, dan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di semua daerah di tanah air.

Anggaran yang dikumpulkan dari refocusing digunakan untuk membantu rakyat miskin dan meningkatkan bantuan sosial, membantu subsidi upah para pekerja, dan membantu UMKM yang tidak leluasa bekerja akibat penerapan PPKM level 4.

Untuk anggaran pimpinan MPR dan kegiatannya tetap didukung sesuai mekanisme APBN (Tribunnews.com, 1 Desember 2021).

Antipati publik terhadap elite MPR

Publik yang jengah dengan pemberitaan kepongahan elit-elit Senayan selama ini ditambah dengan belum meredanya kekecewaan para buruh menanggapai kenaikan Upah Minimum Kabupaten atau Kota (UMK) yang “tidak seberapa” begitu cepat bereaksi membela Menteri Sri.

Dari kacamata persepsi publik yang mendukung Menteri Sri, pemulihan efek pandemi Covid jauh lebih penting ketimbang sosialisasi empat pilar.

Rakyat bisa meninggal jika penanganan pasien yang positif tidak segera mendapat tindakan medis. Warga bisa hidup jika perekonomian yang semakin sulit bisa bergulir kembali.

Imun dan daya tahan warga bisa kuat jika telah mendapat vaksinasi dua dosis.

Warga yang bergejala Covid tahap ringan dan sedang bisa dikarantina di wisma-wisma penampungan. Semuanya ini memerlukan biaya yang maha besar.

Sosialisasi empat pilar MPR bisa ditunda di lain waktu, itu pun jika kondisi keuangan negara sudah memungkinkan kembali.

Untuk tahun ini, misalnya, tidak dilakukan sosialisasi toh juga tidak membuat rakyat berkalang tanah.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjelasan Benny K Harman Setelah Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Tampar Pegawai Restoran

Penjelasan Benny K Harman Setelah Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Tampar Pegawai Restoran

Nasional
Poin-poin Perubahan RKUHP yang Segera Dilanjutkan: Dari Penghinaan Presiden hingga Aborsi

Poin-poin Perubahan RKUHP yang Segera Dilanjutkan: Dari Penghinaan Presiden hingga Aborsi

Nasional
Stop Penganiayaan Anak

Stop Penganiayaan Anak

Nasional
RUU KUHP Masih Atur Hukuman Mati, Koalisi Masyarakat Sipil: Seharusnya Tidak Boleh Ada

RUU KUHP Masih Atur Hukuman Mati, Koalisi Masyarakat Sipil: Seharusnya Tidak Boleh Ada

Nasional
Penerapan Hukum yang Hidup pada RKUHP Dinilai Dapat Memunculkan Tindakan Kriminalisasi

Penerapan Hukum yang Hidup pada RKUHP Dinilai Dapat Memunculkan Tindakan Kriminalisasi

Nasional
Jadi Alasan Ratusan CPNS Mundur, Berapa Besaran Gaji PNS?

Jadi Alasan Ratusan CPNS Mundur, Berapa Besaran Gaji PNS?

Nasional
Deja Vu Dwifungsi ABRI dan Droping Pejabat dari Jakarta

Deja Vu Dwifungsi ABRI dan Droping Pejabat dari Jakarta

Nasional
Usai Menikah, Ketua MK dan Adik Jokowi Langsung Dapat E-KTP Baru

Usai Menikah, Ketua MK dan Adik Jokowi Langsung Dapat E-KTP Baru

Nasional
Gaji Kecil Bikin Ratusan CPNS Mundur, Kini Mereka Dihantui Sanksi 'Blacklist' dan Denda hingga Ratusan Juta

Gaji Kecil Bikin Ratusan CPNS Mundur, Kini Mereka Dihantui Sanksi "Blacklist" dan Denda hingga Ratusan Juta

Nasional
Serma Ekawati, Srikandi Penembak Uji yang Kuasai Pistol hingga Senapan Runduk SPR-3

Serma Ekawati, Srikandi Penembak Uji yang Kuasai Pistol hingga Senapan Runduk SPR-3

Nasional
[POPULER NASIONAL] Sepatu Pasukan Khusus AS-Korsel | Ratusan CPNS Mengundurkan Diri

[POPULER NASIONAL] Sepatu Pasukan Khusus AS-Korsel | Ratusan CPNS Mengundurkan Diri

Nasional
Jokowi antara King Maker, King Size, dan King Koil

Jokowi antara King Maker, King Size, dan King Koil

Nasional
Ratusan CPNS yang Mengundurkan Diri Masuk 'Black List', Dilarang Ikut Tes Lagi

Ratusan CPNS yang Mengundurkan Diri Masuk "Black List", Dilarang Ikut Tes Lagi

Nasional
Hak Memperoleh Bantuan Hukum Secara Gratis

Hak Memperoleh Bantuan Hukum Secara Gratis

Nasional
Penghasilan yang Tidak Termasuk Objek Pajak Penghasilan

Penghasilan yang Tidak Termasuk Objek Pajak Penghasilan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.