Kompas.com - 01/12/2021, 11:57 WIB
Konferensi Pers Pengungkapan Kejahatan Seksual Anak Melalui Online Free Fire oleh Dittipidsiber Bareskrim Polri di Lobi Depan Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (30/11/2021). KOMPAS.com/RAHEL NARDAKonferensi Pers Pengungkapan Kejahatan Seksual Anak Melalui Online Free Fire oleh Dittipidsiber Bareskrim Polri di Lobi Depan Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (30/11/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) mengungkapkan, kasus kekerasan terhadap anak meningkat selama pandemi.

Berdasarkan data Kementerian PPPA di sistem Simfoni, setidaknya selama 10 bulan ini terdapat sekitar 11.149 kasus kekerasan terhadap anak.

“Data yang ada pada kami dalam sistem informasi online PPPA Simfoni tahun 2021, selama 10 bulan sudah 11.149,” kata Asisten Deputi Pelayanan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Robert Parlindungan S di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/11/2021).

Menurut Robert, yang menjadi korban kekerasan ini tidak hanya anak perempuan, tetapi juga anak laki-laki.

Baca juga: 4 Fakta Seputar Predator Seksual Anak Bermodus Game Online Free Fire

Ia menyebutkan, sekitar 3.500 anak laki-laki dan sekitar 8.000 anak perempuan menjadi korban kekerasan.

“Dan di luar itu 3.500 anak laki-laki menjadi korban. Dan yang terbesar tentu anak perempuan 8.312 menjadi korban,” ucapnya.

Robert pun menekankan pentingnya perlindungan terhadap anak-anak.

Ia berharap anak-anak Indonesia bisa terus mendapatkan perlindungan.

Robert juga mengatakan, pihaknya akan tetap berusaha menekan agar dapat melindungi anak-anak bangsa.

“Ini menunjukkan bahwa pentingnya kita melakukan pengendalian perlindungan terhadap anak. Kasus kekerasan ini apapagi di masa pandemi ini terus meningkat,” kata dia.

Baca juga: Korban Predator Seksual di Game Free Fire Dipaksa Video Call Seks dengan Imbalan Diamond

Dalam kesempatan yang sama, Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri mengumumkan penangkapan predator seksual anak berinisial S yang melakukan operasi melalui game online Free Fire.

Menurut polisi, tersangka S sudah melakukan aksi bejatnya terhadap 11 anak perempuan di bawah umur yang tersebar di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

“4 anak sudah ditemukan dan sudah dilakukan pemeriksaan, 7 anak belum ditemukan identitasnya,” kata Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri Reinhard Hutagaol.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korupsi di Lembaga Peradilan, Pukat UGM: Karena Keserakahan

Korupsi di Lembaga Peradilan, Pukat UGM: Karena Keserakahan

Nasional
Suharso Monoarfa Minta Kadernya Pakai Teknologi Dekati Pemilih Muda

Suharso Monoarfa Minta Kadernya Pakai Teknologi Dekati Pemilih Muda

Nasional
Jakarta, Jabar, Banten, Jatim, Bali Sumbang Kasus Covid-19 Harian Terbanyak

Jakarta, Jabar, Banten, Jatim, Bali Sumbang Kasus Covid-19 Harian Terbanyak

Nasional
UPDATE: Tambah 281.161 Total Spesimen Covid-19, Positivity Rate 1,65 Persen

UPDATE: Tambah 281.161 Total Spesimen Covid-19, Positivity Rate 1,65 Persen

Nasional
UPDATE 22 Januari 2022: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 59,43 Persen dari Target

UPDATE 22 Januari 2022: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 59,43 Persen dari Target

Nasional
Temui Warga Tergusur di Tanjung Priok, Giring Singgung Proyek Firaun

Temui Warga Tergusur di Tanjung Priok, Giring Singgung Proyek Firaun

Nasional
Tingginya Penambahan Covid-19 dalam 3 Hari, Terbaru 3.205 Kasus

Tingginya Penambahan Covid-19 dalam 3 Hari, Terbaru 3.205 Kasus

Nasional
Kemenkes: Dua Pasien Omicron yang Meninggal Dunia Punya Komorbid

Kemenkes: Dua Pasien Omicron yang Meninggal Dunia Punya Komorbid

Nasional
BREAKING NEWS: 2 Pasien Covid-19 Varian Omicron Meninggal Dunia

BREAKING NEWS: 2 Pasien Covid-19 Varian Omicron Meninggal Dunia

Nasional
UPDATE: 16.692 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE: 16.692 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Duduk Perkara Dugaan Suap dari Istri Bandar Narkoba yang Sebabkan Kapolrestabes Medan Dicopot

Duduk Perkara Dugaan Suap dari Istri Bandar Narkoba yang Sebabkan Kapolrestabes Medan Dicopot

Nasional
Rekor Lagi, 3.205 Kasus Baru Covid-19 Dalam Sehari, Jakarta Tertinggi

Rekor Lagi, 3.205 Kasus Baru Covid-19 Dalam Sehari, Jakarta Tertinggi

Nasional
Jokowi: Saat Pandemi Terlihat Kita Tidak Siap, Keduluan Penyakitnya

Jokowi: Saat Pandemi Terlihat Kita Tidak Siap, Keduluan Penyakitnya

Nasional
UPDATE 22 Januari 2022: Ada 7.612 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 22 Januari 2022: Ada 7.612 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 22 Januari 2022: Tambah 627, Jumlah Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.122.555

UPDATE 22 Januari 2022: Tambah 627, Jumlah Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.122.555

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.