Ari Junaedi
Akademisi dan konsultan komunikasi

Doktor komunikasi politik & Direktur Lembaga Kajian Politik Nusakom Pratama.

Gesekan antara TNI-Polri Tidak Perlu Terjadi jika...

Kompas.com - 01/12/2021, 06:00 WIB
Dua anggota Polantaas Polresta Pulau Ambon terlibat perkelahian dengan seornag anggota TNI di Jalan Rijali, Kecamatan Sirimau Kota Ambon, Rabu petang (24/11/2021) tangkapan layarDua anggota Polantaas Polresta Pulau Ambon terlibat perkelahian dengan seornag anggota TNI di Jalan Rijali, Kecamatan Sirimau Kota Ambon, Rabu petang (24/11/2021)

Kami Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bersendikan Pancasila.
Kami Patriot Indonesia, pendukung serta pembela Ideologi Negara yang bertanggung jawab dan tidak mengenal menyerah.
Kami Kesatria Indonesia, yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta membela kejujuran, kebenaran, dan keadilan.
Kami Prajurit Tentara Nasional Indonesia, adalah Bhayangkari Negara dan Bangsa Indonesia.
Kami Prajurit Tentara Nasional Indonesia, memegang teguh disiplin, patuh dan taat kepada pimpinan serta menjunjung tinggi sikap dan kehormatan Prajurit.
Kami Prajurit Tentara Nasional Indonesia, mengutamakan keperwiraan di dalam melaksanakan tugas, serta senantiasa siap sedia berbakti kepada Negara dan Bangsa.
Kami Prajurit Tentara Nasional Indonesia, setia dan menepati janji serta Sumpah Prajurit.

PEDOMAN prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang dikenal dengan nama “Sapta Marga” ini dimaklumatkan saat usia republik dan tentaranya masih berusia belia, 5 Oktober 1951.

Pedoman tersebut dirumuskan bersama oleh para pemikir TNI dan tokoh bangsa seperti Mohammad Yamin, Ki Hajar Dewantara, Supomo, dan Husen Djajadiningrat.

Sementara itu, Kepolisian Republik Indonesia juga memiliki pedoman hidup yang dikenal dengan nama Tribatra.

Konsep Tribatra disusun oleh Guru Besar Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian Prof Djoko Soetono dan dikumandangkan kali pertama pada 8 Mei 1954.

Kami Polisi Indonesia:
Satu, berbakti kepada nusa dan bangsa dengan penuh ketakwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa.
Dua, menjunjung tinggi kebenaran, keadilan dan kemanusiaan dalam menegakkan hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Tiga, senantiasa melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat dengan keikhlasan untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban.

Andai saja, semua personel TNI dan Polri di mana pun medan tugasnya, apa pun kepangkatan yang dipunyai, dan dari mana asal kesatuannya mau memahami dan memaknai Sapta Marga dan Tribatra dalam setiap langkah pengabdiannya, maka tidak akan terjadi gesekan di antara dua institusi itu.

Dalam satu bulan terakhir ini saja, terjadi tiga kejadian yang memalukan sekaligus membuat aib TNI dan Polri.

Bentrok TNI-Polri

 

Tiga kejadian yang mencoreng nama baik TNI dan Polri seperti menjadi “kado” bagi Panglima baru TNI  Jenderal TNI Andika Perkasa untuk membenahi institusinya agar tetap dipercaya rakyat dan kembali ke jati dirinya.

Andika Perkasa resmi memangku jabatan sebagai Penglima TNI yang membawahi matra angkatan darat, angkatan laut, dan angkatan udara usai dilantik Presiden Joko Widodo pada 17 November 2021. 

Aksi baku pukul antara dua personel Polri dengan seorang anggota TNI di depan Pos Mutiara Mardika, Kecamatan Sirimau, Ambon, Maluku, terjadi pada 24 November 2021.

Pemicunya sepele. Ceritanya, ada seseorang pengendara motor yang ditilang polisi karena motor yang dikendarai tidak menggunakan plat nomor kendaraan dan tidak dilengkapi surat tanda nomor kendaraan serta surat izin mengemudi.

Tidak terima ditilang polisi, pengendara motor ini mengadu kepada kerabatnya yang adalah petugas Provost Kodam XVI Pattimura. Oknum TNI ini pun mendatangi pos polisi. Terjadilah cekcok yang berujung adu jotos. 

Baca juga: Adu Jotos Oknum TNI Vs Dua Polisi di Ambon, Kapolda Maluku: Ini Sangat Disesali, Kenapa Mesti Terjadi

Berselang tiga hari dari kejadian di Ambon, di Timika, Papua, prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang tergabung dalam satuan tugas Nanggala terlibat bentrok dengan personel Brimob Polri yang tergabung dalam satuan tugas Amole.

Pemicunya pun remeh temeh. Seorang personel Brimob berjualan rokok. Salah seorang pembelinya adalah prajurit Kopassus. Menurut si pembeli harga rokok yang dijual kemahalan. Terjadilah cekcok dan keributan. 

Akibatnya suasana di Ridge Camp Pos RCTU Mile 72 di depan Mess Hall Timika mencekam. Warga ketakutan. Aksi tenteng-tenteng senjata dari para pelaku sempat divideokan warga dan lekas menjadi viral.  

Baca juga: Kronologi Bentrokan Kopassus dan Brimob akibat Perkara Rokok di Timika

Berjarak sehari dengan keributan Kopassus dengan Brimob di Timika, nun di Jembatan 1 Barelang, Batam, Kepulauan Riau juga pecah bentrok antara sejumlah prajurit dari kesatuan Yonif Raider khusus 136 Tuah Sakti Batam dengan Batalion Infanteri 10 Marinir Batam.

Kejadian yang sempat memacetkan jalan dan mengundang ketakutan warga sempat juga direkam warga.  Videonya viral .

Baca juga: Polisi Militer Selidiki Keributan antara Prajurit TNI di Batam

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wapres Canangkan Ekosistem Global Halal Hub, Diharapkan Bantu UMKM Tembus Pasar Global

Wapres Canangkan Ekosistem Global Halal Hub, Diharapkan Bantu UMKM Tembus Pasar Global

Nasional
Presidensi G20 Indonesia, Kementerian KP Usung Kesehatan Laut dan Perikanan Berkelanjutan

Presidensi G20 Indonesia, Kementerian KP Usung Kesehatan Laut dan Perikanan Berkelanjutan

Nasional
Anggota DPR Sebut Isu HAM Belum Jadi Prioritas Pemerintah

Anggota DPR Sebut Isu HAM Belum Jadi Prioritas Pemerintah

Nasional
Mendagri Sebut Masih Ada Provinsi yang Tak Punya Mal Pelayanan Publik

Mendagri Sebut Masih Ada Provinsi yang Tak Punya Mal Pelayanan Publik

Nasional
KRI Teluk Bandar-KRI Teluk Penyu Dijual, Prabowo: Sudah Tak Layak Pakai, Banyak Keropos

KRI Teluk Bandar-KRI Teluk Penyu Dijual, Prabowo: Sudah Tak Layak Pakai, Banyak Keropos

Nasional
Singapura Masih Kuasai Sebagian FIR Indonesia, Ngabalin Beri Penjelasan

Singapura Masih Kuasai Sebagian FIR Indonesia, Ngabalin Beri Penjelasan

Nasional
DPR Setujui Penjualan KRI Teluk Penyu dan Teluk Mandar karena Sudah Tak Laik Pakai

DPR Setujui Penjualan KRI Teluk Penyu dan Teluk Mandar karena Sudah Tak Laik Pakai

Nasional
Wapres Ingin Pelaku Usaha Kecil dan Mikro Naik Kelas: Jangan Kerdil Terus

Wapres Ingin Pelaku Usaha Kecil dan Mikro Naik Kelas: Jangan Kerdil Terus

Nasional
Cerita Warga Dirujuk Pakai BPJS Kesehatan, Antre 10 Jam dan Harus Pindah-pindah Faskes

Cerita Warga Dirujuk Pakai BPJS Kesehatan, Antre 10 Jam dan Harus Pindah-pindah Faskes

Nasional
Kemendagri Minta Peta Jalan Elektronifikasi Transaksi Pemda Segera Disusun

Kemendagri Minta Peta Jalan Elektronifikasi Transaksi Pemda Segera Disusun

Nasional
KPK Akan Hadirkan Eks Pramugari Garuda Siwi Widi di Sidang Eks Pejabat Ditjen Pajak

KPK Akan Hadirkan Eks Pramugari Garuda Siwi Widi di Sidang Eks Pejabat Ditjen Pajak

Nasional
Risma Lockdown Kantor Pusat Kemensos, 60 Pegawai Positif Covid-19

Risma Lockdown Kantor Pusat Kemensos, 60 Pegawai Positif Covid-19

Nasional
Geledah Perusahaan Milik Bupati Langkat, KPK Sita Uang Tunai dan Dokumen Transaksi Keuangan

Geledah Perusahaan Milik Bupati Langkat, KPK Sita Uang Tunai dan Dokumen Transaksi Keuangan

Nasional
Migrasi ke TV Digital, Ini Alur Distribusi Set Top Box ke Rumah Tangga Miskin

Migrasi ke TV Digital, Ini Alur Distribusi Set Top Box ke Rumah Tangga Miskin

Nasional
Kejagung Periksa Mantan Presdir PT DNK Terkait Dugaan Korupsi Penyewaaan Satelit Kemhan

Kejagung Periksa Mantan Presdir PT DNK Terkait Dugaan Korupsi Penyewaaan Satelit Kemhan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.