Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wakil KSAD Harap Latihan Antar-kecabangan TNI AD Tingkatkan Kualitas Prajurit

Kompas.com - 19/11/2021, 13:14 WIB
Achmad Nasrudin Yahya,
Krisiandi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Letjen TNI Bakti Agus Fadjari berharap Latihan Puncak Antar Kecabangan (Latancab) TNI AD Kartika Yudha 2021 dapat meningkatkan kualitas prajurit.

Hal itu disampaikan Bakti saat menyaksikan langsung jalannya latihan yang digelar di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad, Martapura, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, Kamis (18/11/2021).

"Banyak sekali kita belajar dari latihan yang saat ini kita laksanakan. Saya berharap semua latihan yang dilaksanakan ini akan semakin meningkatkan kualitas dan kemampuan baik Prajurit maupun satuan," ujar Bakti dalam keterangan tertulis, Jumat (19/11/2021).

Baca juga: Dua Helikopter Bell Selesai Overhaul, Prabowo Minta TNI AD Rawat Sebaik-baiknya

Bakti menyampaikan bahwa latihan ini bertujuan untuk membina, memelihara kesiapan operasi, dan meningkatkan profesionalisme prajurit TNI AD.

Selain itu, latihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kerja sama satuan kecabangan TNI AD guna mendukung tugas pokok TNI AD menjaga kedaulatan wilayah NKRI.

Dalam kesempatan tersebut, Bakti juga mengaku bangga atas keberhasilan pelaksanaan latihan ini.

"Terima kasih kepada Dankodiklatad, Pangkostrad yang diwakili Kaskostrad dan seluruh jajaran penyelenggara latihan yang ikut serta terlibat dalam penyiapan latihan dan hadir di Puslatpur, sehingga pelaksanaan latihan ini dapat berjalan dengan aman dan lancar," kata dia.

Latihan Puncak TNI AD Kartika Yudha 2021 yang dilaksanakan sejak 2 November 2021 melibatkan 2.492 pelaku dan penyelenggara dari 15 kecabangan matra Darat.

Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme tempur tingkat perorangan sampai dengan satuan setingkat Brigade dan kerja sama antarsatuan atau kecabangan dalam wadah Brigade Tim Pertempuran.

Berbagai alutsista terbaru dan berbagai manuver dilakukan seperti penembakan Senjata Mesin Berat (SMB), penembakan Tank Leopard, manuver kendaraan tempur, kerja sama pasukan Infanteri, tembakan heli Apache dengan roket Hellfire dan Hydra, serta penembakan SS-40 Astros.

Baca juga: Arahan Prabowo di Apel Terpusat TNI AD yang Dipimpin Jenderal Andika

Alutsista canggih milik TNI AD yang diujikan dalam latihan ini di antaranya sembilan unit kendaraan tempur Tank Leopard 2RI, dua Leopard 2A4, Tank Marder dan ARV, persenjataan Kavaleri, Roket Astros dan Meriam 155mm Caesar dari kecabangan Armed.

Selanjutnya, Heli Apache AH-64E, Heli serang BO 105 dan Heli serang AS 550 Fennec dari kecabangan Penerbad, Heli Apache AH-64E, Heli serang BO 105 dan Heli serang AS 550 Fennec dari kecabangan Penerbad.

Kemudian dikerahkan juga M3 Amphibious Pontoon Bridge (Jembatan Pontoon) alutsista terbaru dari Satuan tugas pasukan Zeni Tempur (Zipur) untuk mendukung serangan dalam operasi tempur adalah membuka dan mempermudah gerak maju pasukan, baik personel maupun materiil serta PUB GPS dari kecabangan Bekang untuk mendukung Bekul Munisi dan Rantem pada pasukan manuver depan dan berbagai jenis alutsista lainnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pakar Nilai Gugatan PDI-P ke PTUN Sulit Dikabulkan, Ini Alasannya

Pakar Nilai Gugatan PDI-P ke PTUN Sulit Dikabulkan, Ini Alasannya

Nasional
Airlangga Klaim Pasar Respons Positif Putusan MK, Investor Dapat Kepastian

Airlangga Klaim Pasar Respons Positif Putusan MK, Investor Dapat Kepastian

Nasional
PDI-P Sebut Proses di PTUN Berjalan, Airlangga Ingatkan Putusan MK Final dan Mengikat

PDI-P Sebut Proses di PTUN Berjalan, Airlangga Ingatkan Putusan MK Final dan Mengikat

Nasional
Golkar Belum Mau Bahas Jatah Menteri, Airlangga: Tunggu Penetapan KPU

Golkar Belum Mau Bahas Jatah Menteri, Airlangga: Tunggu Penetapan KPU

Nasional
Prabowo: Kami Berhasil di MK, Sekarang Saatnya Kita Bersatu Kembali

Prabowo: Kami Berhasil di MK, Sekarang Saatnya Kita Bersatu Kembali

Nasional
Kepala BNPT: Waspada Perkembangan Ideologi di Bawah Permukaan

Kepala BNPT: Waspada Perkembangan Ideologi di Bawah Permukaan

Nasional
KPK Dalami 2 LHKPN yang Laporkan Kepemilikan Aset Kripto, Nilainya Miliaran Rupiah

KPK Dalami 2 LHKPN yang Laporkan Kepemilikan Aset Kripto, Nilainya Miliaran Rupiah

Nasional
Pertamina dan Polri Jalin Kerja Sama dalam Publikasi untuk Edukasi Masyarakat

Pertamina dan Polri Jalin Kerja Sama dalam Publikasi untuk Edukasi Masyarakat

Nasional
Satkar Ulama Dukung Airlangga Jadi Ketum Golkar Lagi, Doakan Menang Aklamasi

Satkar Ulama Dukung Airlangga Jadi Ketum Golkar Lagi, Doakan Menang Aklamasi

Nasional
Gibran Temui Prabowo di Kertanegara Jelang Penetapan Presiden-Wapres Terpilih

Gibran Temui Prabowo di Kertanegara Jelang Penetapan Presiden-Wapres Terpilih

Nasional
KPU Batasi 600 Pemilih Tiap TPS untuk Pilkada 2024

KPU Batasi 600 Pemilih Tiap TPS untuk Pilkada 2024

Nasional
Dianggap Sudah Bukan Kader PDI-P, Jokowi Disebut Dekat dengan Golkar

Dianggap Sudah Bukan Kader PDI-P, Jokowi Disebut Dekat dengan Golkar

Nasional
PDI-P Tak Pecat Jokowi, Komarudin Watubun: Kader yang Jadi Presiden, Kita Jaga Etika dan Kehormatannya

PDI-P Tak Pecat Jokowi, Komarudin Watubun: Kader yang Jadi Presiden, Kita Jaga Etika dan Kehormatannya

Nasional
Menko Polhukam: 5.000 Rekening Diblokir Terkait Judi Online, Perputaran Uang Capai Rp 327 Triliun

Menko Polhukam: 5.000 Rekening Diblokir Terkait Judi Online, Perputaran Uang Capai Rp 327 Triliun

Nasional
Golkar Sebut Pembicaraan Komposisi Menteri Akan Kian Intensif Pasca-putusan MK

Golkar Sebut Pembicaraan Komposisi Menteri Akan Kian Intensif Pasca-putusan MK

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com