Chappy Hakim
KSAU 2002-2005

Penulis buku "Tanah Air Udaraku Indonesia"

Apa yang Dapat Dilihat dari Pembentukan AUKUS?

Kompas.com - 17/11/2021, 18:48 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini
Editor Bayu Galih

Demikian pula kiranya dengan AUKUS, kita tidak atau belum tahu apa sebenarnya yang menjadi agenda utama dibalik meja pembentukan AUKUS.

Perjanjian kerja sama perdagangan bebas antara Amerika Serikat dengan Korea Selatan misalnya, yang bertajuk KORUS adalah salah satu contohnya. KORUS ternyata menyimpan top secret agreement antara US dan Korea Selatan yang terkait mekanisme sistem pertahanan udara Amerika Serikat dalam penggunaan ICBM (Inter Continental Balistic Missile).

Hal ini baru terungkap pada tulisan Bob Woodward dalam bukunya yang terkenal dan menghebohkan berjudul Fear: Trump in the White House (2018).

Demikianlah memang pada setiap perjanjian kerja sama antarnegara , terlebih yang berwujud pakta pertahanan, maka pasti mengandung top secret agreement yang tersembunyi di dalamnya.

Baca juga: Biden Mengaku Canggung Bertemu Macron Setelah Ketegangan Pakta Aukus

Selain persetujuan tentang pembangunan kapal selam bertenaga nuklir untuk Australia oleh Amerika Serikat dan Inggris, yang secara resmi dan terbuka diumumkan, kita sulit mengetahui apa lagi yang terkandung di balik pakta pertahanan AUKUS.

Yang pasti dari reaksi China terhadap pembentukan AUKUS dan respon kemarahan Perancis dalam hal yang sama terdapat banyak masalah strategis yang tersembunyi di dalamnya.

Yang pasti lagi adalah kenaikan suhu sengketa yang selama ini terpendam di Kawasan Laut China Selatan dan Indo Pasifik akan meningkat dengan pembentukan AUKUS.

Kapal selam bertenaga nuklir adalah satu hal. Kapal Selam dilengkapi dengan senjata nuklir adalah hal yang bisa saja mengikutinya.

Dalam konteks ini Selandia Baru telah dengan tegas menyatakan sikap bahwa mereka tidak akan mengijinkan kapal selam bertenaga nuklir milik siapapun termasuk milik Australia nantinya, untuk memasuki wilayah perairan teritorial kedaulatannya.

Menarik untuk melihat respons Indonesia terhadap AUKUS ini. Kemenlu RI melalui penjelasan Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika dengan tegas mengatakan bahwa Indonesia menjadi negara pertama di Kawasan yang mengingatkan Australia tentang kewajibannya untuk menjaga perdamaian dan keamanan.

Di samping itu, Indonesia juga menekankan kembali kewajiban negara lain untuk senantiasa respek atau menghormati hukum Internasional.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antar Jenazah Fahmi Idris ke TPU Tanah Kusir, Anies: Beliau Pejuang Legendaris

Antar Jenazah Fahmi Idris ke TPU Tanah Kusir, Anies: Beliau Pejuang Legendaris

Nasional
Melayat ke Rumah Duka Fahmi Idris, Jusuf Kalla Pimpin Doa

Melayat ke Rumah Duka Fahmi Idris, Jusuf Kalla Pimpin Doa

Nasional
Maksimalkan Sirekap di Pemilu 2024, Komisioner KPU: Penyerahan Hasil Suara Bisa Format Digital

Maksimalkan Sirekap di Pemilu 2024, Komisioner KPU: Penyerahan Hasil Suara Bisa Format Digital

Nasional
Tangis Fahira Idris Pecah: Apakah Ayah Saya Baik? Semoga Husnul Khatimah

Tangis Fahira Idris Pecah: Apakah Ayah Saya Baik? Semoga Husnul Khatimah

Nasional
KPU Rencanakan Pendaftaran Parpol Peserta Pemilu Agustus 2022, Bakal Gunakan Sipol

KPU Rencanakan Pendaftaran Parpol Peserta Pemilu Agustus 2022, Bakal Gunakan Sipol

Nasional
Politisi Golkar Kenang Fahmi Idris: Panutan, Gigih, Sering Beri Semangat

Politisi Golkar Kenang Fahmi Idris: Panutan, Gigih, Sering Beri Semangat

Nasional
Pelayat dan Karangan Bunga Penuhi Rumah Duka Achmad Yurianto

Pelayat dan Karangan Bunga Penuhi Rumah Duka Achmad Yurianto

Nasional
Selamat Jalan Pengabar Wabah, Penuntas H2C (Harap-harap Cemas)

Selamat Jalan Pengabar Wabah, Penuntas H2C (Harap-harap Cemas)

Nasional
Achmad Yurianto di Mata Keluarga: Tegas, Peduli, Tak Pernah Mengeluh Sakit

Achmad Yurianto di Mata Keluarga: Tegas, Peduli, Tak Pernah Mengeluh Sakit

Nasional
Jenazah Fahmi Idris Tiba di Rumah Duka, Disambut Isak Tangis, Dilayat Mendag hingga Kepala BNPT

Jenazah Fahmi Idris Tiba di Rumah Duka, Disambut Isak Tangis, Dilayat Mendag hingga Kepala BNPT

Nasional
Kenangan Muhadjir Effendy: Achmad Yurianto Selalu Ceria, Tak Kelihatan Sedang Sakit Parah

Kenangan Muhadjir Effendy: Achmad Yurianto Selalu Ceria, Tak Kelihatan Sedang Sakit Parah

Nasional
Jenazah Fahmi Idris Akan Dimakamkan Hari Ini di TPU Tanah Kusir

Jenazah Fahmi Idris Akan Dimakamkan Hari Ini di TPU Tanah Kusir

Nasional
Profil Fahmi Idris, Mantan Aktivis yang Jadi Pengusaha hingga Menteri

Profil Fahmi Idris, Mantan Aktivis yang Jadi Pengusaha hingga Menteri

Nasional
Dinantikan: Sayembara Desain Sosial IKN Nusantara

Dinantikan: Sayembara Desain Sosial IKN Nusantara

Nasional
Mantan Menteri Perindustrian Fahmi Idris Meninggal Dunia

Mantan Menteri Perindustrian Fahmi Idris Meninggal Dunia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.