Kompas.com - 13/11/2021, 13:57 WIB
Menhan Prabowo Subianto saat memberikan pembekalan kepada para Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler LXI Sekolah Staf dan Komandan Angkatan Darat (Seskoad) di Gedung Gatot Subroto Seskoad, Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/11/2021). KemenhanMenhan Prabowo Subianto saat memberikan pembekalan kepada para Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler LXI Sekolah Staf dan Komandan Angkatan Darat (Seskoad) di Gedung Gatot Subroto Seskoad, Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/11/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dianugerahi gelar warga kehormatan Korps Brimob Polri, Jumat (12/11/2021).

Penganugerahan itu diberikan karena Prabowo dianggap memiliki dedikasi dan loyalitas tinggi terhadap bangsa dan negara.

Komandan Korps Brimob Irjen Pol Anang Revandoko menyematkan langsung gelar kehormatan itu kepada Prabowo di Mako Brimbob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Gelar ini diberikan karena pada saat Prabowo masih menjabat sebagai Danjen Kopassus, mengikutsertakan 128 personel Brimob yang kala itu disebut Kompi Pemburu bertugas di Timor Timur hingga Aceh.

Apa yang dilakukan Prabowo kala itu dinilai memberikan efek semangat patriotisme terhadap Korps Brimob hingga terus berkembang, bahkan melegenda.

Baca juga: Prabowo Bertemu PM dan Menhan Malaysia di Bandung, Tinjau PT Pindad

Prabowo pun mengaku bangga karena Indonesia memiliki Korps Brimob.

"Hari ini saya besar hati karena saya melihat bahwa negara kita punya Korps Brigade Mobil yang sangat terampil, sangat disiplin, dan semangat," ucap Prabowo dalam sambutannya, seperti dilansir dari Tribunnews.com.

Sementara itu, Juru Bicara Menhan Dahnil Anzhar Simanjuntak mengatakan, ketika masih menjabat sebagai Danjen Kopassus, Prabowo banyak memfasilitasi pelatihan-pelatihan prajurit Brimob dengan prajurit Kopassus.

Tak hanya latihan tempur, Brimob dan Kopassus juga banyak terlibat dalam kerja sama untuk pelatihan antiteror.

"Banyak pelatihan-pelatihan prajurit Brimob dilakukan bersama dengan Kopassus dan banyak juga yang difasilitasi langsung oleh Pak Prabowo, baik pelatihan di dalam negeri maupun di luar negeri," kata Dahnil seperti dilansir dari Kompas.tv.

Baca juga: Menhan Prabowo: Prajurit TNI Harus Selalu Dekat dengan Rakyat

Terpisah, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menambahkan, Prabowo selama ini memiliki hubungan yang baik dengan Brimob.

"Seperti yang kita tahu bahwa proses membeli senjata itu harus atas rekomendasi Kementerian Pertahanan dan Pak Prabowo selama ini sangat banyak membantu Brimob. Nah ini yang kemudian menjadi pertimbangan," kata Dasco dilansir dari Kompas.tv.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota Komisi II: Fit and Proper Test Calon Anggota KPU-Bawaslu 7-9 Februari 2022

Anggota Komisi II: Fit and Proper Test Calon Anggota KPU-Bawaslu 7-9 Februari 2022

Nasional
Pekan Depan, Kejagung Periksa Purnawirawan TNI Terkait Kasus Satelit Kemenhan

Pekan Depan, Kejagung Periksa Purnawirawan TNI Terkait Kasus Satelit Kemenhan

Nasional
DPR, KPU, dan Bawaslu Disebut Akan Bahas Aturan Kampanye Pemilu di Ruang Digital

DPR, KPU, dan Bawaslu Disebut Akan Bahas Aturan Kampanye Pemilu di Ruang Digital

Nasional
Mahfud Sebut TNI di Papua Kini Bersifat Defensif, Bukan Ofensif

Mahfud Sebut TNI di Papua Kini Bersifat Defensif, Bukan Ofensif

Nasional
Mahfud Tegaskan Tak Ada Unsur SARA pada Bentrokan di Pulau Haruku

Mahfud Tegaskan Tak Ada Unsur SARA pada Bentrokan di Pulau Haruku

Nasional
18 Pegawai KPK yang Terpapar Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri

18 Pegawai KPK yang Terpapar Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri

Nasional
Soal Korupsi di Bawah Rp 50 Juta Cukup Kembalikan Kerugian Negara, Kejagung: Bukan Impunitas dan Masih Wacana

Soal Korupsi di Bawah Rp 50 Juta Cukup Kembalikan Kerugian Negara, Kejagung: Bukan Impunitas dan Masih Wacana

Nasional
18 Pegawai Terpapar Covid-19, KPK Atur Proporsi Kerja

18 Pegawai Terpapar Covid-19, KPK Atur Proporsi Kerja

Nasional
Kritik Wacana Jaksa Agung soal Korupsi di Bawah Rp 50 Juta, ICW: Menambah Semangat Para Pelaku

Kritik Wacana Jaksa Agung soal Korupsi di Bawah Rp 50 Juta, ICW: Menambah Semangat Para Pelaku

Nasional
Perjalanan Rahasia Soeharto: Menginap Rumah Warga hingga Bekal Beras dan Tempe

Perjalanan Rahasia Soeharto: Menginap Rumah Warga hingga Bekal Beras dan Tempe

Nasional
KPK Umumkan 18 Pegawai Positif Covid-19

KPK Umumkan 18 Pegawai Positif Covid-19

Nasional
Mengenal Weighted Vest, 'Rompi Militer' yang Dipakai AHY Berolahraga

Mengenal Weighted Vest, "Rompi Militer" yang Dipakai AHY Berolahraga

Nasional
Jokowi Ajak Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Manfaatkan Telemedisin

Jokowi Ajak Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Manfaatkan Telemedisin

Nasional
Kisah Cinta Soeharto-Ibu Tien, Perjodohan, dan Kesedihan di TMII

Kisah Cinta Soeharto-Ibu Tien, Perjodohan, dan Kesedihan di TMII

Nasional
ICW Pertanyakan Dasar Hukum Jaksa Agung Terkait Rencana Penindakan Koruptor di Bawah Rp 50 Juta

ICW Pertanyakan Dasar Hukum Jaksa Agung Terkait Rencana Penindakan Koruptor di Bawah Rp 50 Juta

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.