Pakai Masker, Jaga Jarak, dan Cuci Tangan Disebut Terbukti Efektif Turunkan Berbagai Penyakit di Dunia

Kompas.com - 10/11/2021, 22:13 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro saat memberikan keterangan pers secara virtual, Jumat (6/11/2020).
DOK. covid19.go.idJuru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro saat memberikan keterangan pers secara virtual, Jumat (6/11/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan, perilaku memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan (3M) terbukti efektif menurunkan sejumlah kasus penyakit di berbagai daerah di Indonesia maupun dunia.

Ia mendasarkannya pada hasil penelitian ilmuwan Center for Disease Control and Prevention di Atlanta Amerika pada September 2020.

"Laporan itu mengatakan menurunkan kejadian influenza musiman di Amerika Serikat berkat adanya masker dan jaga jarak," kata Reisa Broto Asmoro saat menyampaikan siaran pers PPKM di YouTube KPCPEN yang diikuti dari Jakarta, Rabu (10/11/2021), dikutip dari Antara.

Reisa mengatakan situasi serupa juga terjadi di Chile, Australia dan Afrika selatan.

Baca juga: Menkominfo: Tertib Protokol 3M dan Siap di Vaksin, Kunci Penanganan Pandemi Covid-19

Perilaku membiasakan diri memakai masker dan jaga jarak juga dilaporkan beberapa Puskesmas di Karangasem, Bali, turut menurunkan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

"2019 pernah tercatat 945 kasus dan 2020 turun 750 kasus dan pada tahun ini sampai dengan Oktober terdata ada 450 kasus," katanya.

Kebiasaan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir minimal selama 20 detik, kata Reisa, juga membantu mengurangi masuknya kuman ke dalam tubuh manusia.

"Berita dari Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengabarkan kasus diare di daerah tersebut berkurang sebanyak lebih dari 1.300 kasus di 2020 dibandingkan 2019," katanya.

Baca juga: Luhut: Pembukaan Aktivitas Ekonomi Bergantung Capaian Vaksinasi, 3T dan 3M

Reisa mengatakan perilaku menjaga jarak diyakini membuat masyarakat terhindar dari berbagai penyakit menular seperti batuk, pilek bahkan tuberkulosis, meskipun belum ada penelitian yang komprehensif.

Dikatakan Reisa inisiatif mengurangi mobilitas sampai dengan 30 persen di bawah rata-rata pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di awal pandemi juga membantu mengurangi polusi dan menaikkan kualitas udara.

"Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melaporkan bahwa indeks standar pencemaran udara di DKI Jakarta, Padang, Pekanbaru, Makassar dan Banjarmasin menurun," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Narapidana Jadi Dalang Penipuan Online, Bermodus Menyamar Jadi Polisi

Narapidana Jadi Dalang Penipuan Online, Bermodus Menyamar Jadi Polisi

Nasional
10 Pegawai KPK, dari Penjaga Rutan hingga Komisioner, Lakukan Pelanggaran Etik

10 Pegawai KPK, dari Penjaga Rutan hingga Komisioner, Lakukan Pelanggaran Etik

Nasional
Polri: Operasi Damai Cartenz 2022 Beroperasi Mulai 17 Januari Hingga 31 Desember

Polri: Operasi Damai Cartenz 2022 Beroperasi Mulai 17 Januari Hingga 31 Desember

Nasional
Duduk Perkara Kasus Luhut Vs Haris Azhar yang Dijemput Paksa Kepolisian

Duduk Perkara Kasus Luhut Vs Haris Azhar yang Dijemput Paksa Kepolisian

Nasional
Menkes: 1,1 Juta Dosis Vaksin Kedaluwarsa, Mayoritas dari Donasi Gratis

Menkes: 1,1 Juta Dosis Vaksin Kedaluwarsa, Mayoritas dari Donasi Gratis

Nasional
Menkes Persilahkan Anggota Dewan Vaksinasi Booster

Menkes Persilahkan Anggota Dewan Vaksinasi Booster

Nasional
Pemerintah Prioritaskan Perbaikan Sekolah Terdampak Gempa Pandeglang

Pemerintah Prioritaskan Perbaikan Sekolah Terdampak Gempa Pandeglang

Nasional
Update 18 Januari: Capaian Vaksinasi Dosis Kedua 58,14 Persen

Update 18 Januari: Capaian Vaksinasi Dosis Kedua 58,14 Persen

Nasional
KPK Geledah Sejumlah Rumah di Kabupaten PPU dan Balikpapan Terkait Dugaan Korupsi Bupati Abdul Gafur

KPK Geledah Sejumlah Rumah di Kabupaten PPU dan Balikpapan Terkait Dugaan Korupsi Bupati Abdul Gafur

Nasional
Ryamizard Buka Suara, Sebut Perintah Jokowi Sewa Satelit 123 Meski Tak Ada Anggaran

Ryamizard Buka Suara, Sebut Perintah Jokowi Sewa Satelit 123 Meski Tak Ada Anggaran

Nasional
Polri: Eks Pegawai KPK Sudah Bertugas di Satgas Pencegahan Korupsi

Polri: Eks Pegawai KPK Sudah Bertugas di Satgas Pencegahan Korupsi

Nasional
UPDATE 18 Januari: 9.564 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 18 Januari: 9.564 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 18 Januari: Kasus Kematian akibat Covid-19 Bertambah 9

UPDATE 18 Januari: Kasus Kematian akibat Covid-19 Bertambah 9

Nasional
Update 18 Januari: Bertambah 1.362, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.273.783

Update 18 Januari: Bertambah 1.362, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.273.783

Nasional
Beredar Surat Ombudsman Jadi Alasan Ortu Tolak Vaksin Anak, Ini Faktanya

Beredar Surat Ombudsman Jadi Alasan Ortu Tolak Vaksin Anak, Ini Faktanya

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.