Kompas.com - 06/11/2021, 17:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengumumkan, semua korban hilang saat terjadinya banjir bandang di wilayah tersebut telah ditemukan.

Adapun total korban hilang mencapai tujuh orang.

“Bersyukur semua korban yang hilang sudah ditemukan sebanyak 7 orang,” kata Dewanti dalam Youtube BNPB, Sabtu (6/11/2021).

Menurut dia, saat ini semua korban sudah dievakuasi ke tempat aman.

Selain itu, Dewanti menyampaikan ada sejumlah tempat, seperti fasilitas umum dan jalanan yang terdampak banjir bandang yang sempat tetutup aksesnya. Namun kini, jalanan itu sudah bisa diakses warga.

“Dan beberapa juga tempat-tempat yang kemarin sangat terdapak seperti fasilitas umum, jalan, itu alhamdulilah itu sudah bisa dilalui,” ujarnya.

Baca juga: Jumlah Rumah Rusak akibat Banjir Bandang di Kota Batu Bertambah

Diketahui, sejumlah titik di Kota Batu, Jawa Timur, diterjang banjir akibat hujan deras, Kamis (4/11/2021) pukul 14.00 WIB. Banjir tersebar di lima titik.

Banjir tersebar di Dusun Sambong, Desa Bulukerto, Dusun Beru, Desa Bulukerto, Desa Sumberbrantas, Jalan Raya Selecta, Desa Tulungrejo, Jalan Raya Dieng, Desa Sidomulyo.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu menyebutkan, banjir yang menerjang sejumlah titik di Kota Batu disebabkan oleh luapan anak Sungai Brantas akibat hujan deras.

Adapun, tinggi luapan air bervariasi. Paling tinggi adalah empat meter. Luapan aliran sungai itu membawa material lumpur dan kayu.

Meski begitu, pihaknya masih butuh kajian lebih lanjut untuk menentukan penyebab adanya material lumpur dan kayu itu.

Baca juga: 142 Warga Mengungsi akibat Banjir Bandang di Kota Batu

"Tadi banyak material lumpur, banyak material kayu," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu, Achmad Choirur Rochim, di posko BPBD, Kamis (4/11/2021) malam.

"Kami perlu kajian lagi. Ada petugas khusus yang mengkaji. Apakah benar penyebabnya adalah kebakaran atau yang lain," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.