Kompas.com - 05/11/2021, 22:44 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan di Rakerwil I Jawa Tengah, Kamis (4/11/2021). KOMPAS.com/istimewaGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan di Rakerwil I Jawa Tengah, Kamis (4/11/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mendoakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk bersaing di level nasional dalam pemilihan presiden, menyusul kesuksesannya membangun Provinsi Jateng.

Hal itu disampaikan Zulhas dalam acara konsolidasi dan pendidikan politik DPW PAN Jateng, di Kantor Dewan Pengurus Daerah PAN Kudus, Jawa Tengah, Jumat (5/11/2021).

"Saya kenal Ganjar Pranowo sejak tahun 2004 dan dia juga sukses membangun di Jateng (Jawa Tengah). Untuk itulah, saya mendoakan agar nantinya bisa sukses di level nasional," ujar Zulhas dikutip dari Antara, Jumat (5/11/2021).

Bahkan, kata Zulhas, banyak kader PAN yang menjadi pengagum sosok Ganjar Pranowo.

Pada Pemilu 2024, PAN menargetkan bisa meraih 10 kursi, sehingga semua jajarannya diminta untuk melakukan berbagai persiapan.

Zulhas memnta para kader PAN dapat menjaring massa sebanyak-banyaknya dengan menjelaskan bahwa PAN partai terbuka untuk siapa.

Ia menegaskan PAN tidak hanya erjuang untuk umat Islam, melainkan untuk semua masyarakat.

"Di Papua juga ada kader PAN yang menjadi anggota dewan setempat yang beragama Katolik. Kami juga ingin memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa," ujarnya.

Ia pun mengatakan karena dampak pandemi, kata Zulhas, saat ini di Kabupaten Kudus memang banyak terdapat pengangguran, sehingga program pemulihan ekonominya harus tepat sasaran. a pun meminta para kader PAN memberikan bantuan kepada masyarakat kudus.

"Jika ada program bantuan, maka langsung dibagikan kepada masyarakat agar bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang produktif," ujarnya pula.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

FIR Jakarta dan Kenapa Didelegasikan Kembali

FIR Jakarta dan Kenapa Didelegasikan Kembali

Nasional
Penuturan Dicky Sondani, Kapolsek yang Jadi Saksi Detik-detik Wafatnya Soeharto...

Penuturan Dicky Sondani, Kapolsek yang Jadi Saksi Detik-detik Wafatnya Soeharto...

Nasional
Anggota Komisi II: Fit and Proper Test Calon Anggota KPU-Bawaslu 7-9 Februari 2022

Anggota Komisi II: Fit and Proper Test Calon Anggota KPU-Bawaslu 7-9 Februari 2022

Nasional
Pekan Depan, Kejagung Periksa Purnawirawan TNI Terkait Kasus Satelit Kemenhan

Pekan Depan, Kejagung Periksa Purnawirawan TNI Terkait Kasus Satelit Kemenhan

Nasional
DPR, KPU, dan Bawaslu Disebut Akan Bahas Aturan Kampanye Pemilu di Ruang Digital

DPR, KPU, dan Bawaslu Disebut Akan Bahas Aturan Kampanye Pemilu di Ruang Digital

Nasional
Mahfud Sebut TNI di Papua Kini Bersifat Defensif, Bukan Ofensif

Mahfud Sebut TNI di Papua Kini Bersifat Defensif, Bukan Ofensif

Nasional
Mahfud Tegaskan Tak Ada Unsur SARA pada Bentrokan di Pulau Haruku

Mahfud Tegaskan Tak Ada Unsur SARA pada Bentrokan di Pulau Haruku

Nasional
18 Pegawai KPK yang Terpapar Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri

18 Pegawai KPK yang Terpapar Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri

Nasional
Soal Korupsi di Bawah Rp 50 Juta Cukup Kembalikan Kerugian Negara, Kejagung: Bukan Impunitas dan Masih Wacana

Soal Korupsi di Bawah Rp 50 Juta Cukup Kembalikan Kerugian Negara, Kejagung: Bukan Impunitas dan Masih Wacana

Nasional
18 Pegawai Terpapar Covid-19, KPK Atur Proporsi Kerja

18 Pegawai Terpapar Covid-19, KPK Atur Proporsi Kerja

Nasional
Kritik Wacana Jaksa Agung soal Korupsi di Bawah Rp 50 Juta, ICW: Menambah Semangat Para Pelaku

Kritik Wacana Jaksa Agung soal Korupsi di Bawah Rp 50 Juta, ICW: Menambah Semangat Para Pelaku

Nasional
Perjalanan Rahasia Soeharto: Menginap Rumah Warga hingga Bekal Beras dan Tempe

Perjalanan Rahasia Soeharto: Menginap Rumah Warga hingga Bekal Beras dan Tempe

Nasional
KPK Umumkan 18 Pegawai Positif Covid-19

KPK Umumkan 18 Pegawai Positif Covid-19

Nasional
Mengenal Weighted Vest, 'Rompi Militer' yang Dipakai AHY Berolahraga

Mengenal Weighted Vest, "Rompi Militer" yang Dipakai AHY Berolahraga

Nasional
Jokowi Ajak Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Manfaatkan Telemedisin

Jokowi Ajak Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Manfaatkan Telemedisin

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.