Kompas.com - 04/11/2021, 06:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meminta masyarakat tak lengah menghadapi pandemi Covid-19.

Masyarakat diminta waspada kendati kasus aktif dan kasus baru Covid-19 di Indonesia saat ini terbilang rendah.

"Begitu lengah, maka dapat dipastikan akan kembali terjadi lonjakan kasus konfirmasi Covid-19," ujar Hadi saat memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Padang, Sumatera Barat, Rabu (3/11/2021).

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 6-11 Tahun Diperkirakan pada Awal 2022

Hadi menuturkan saat ini banyak negara di belahan dunia yang kembali mengalami lonjakan kasus Covid-19.

Padahal, rata-rata negara lain sudah memberikan vaksinasi dosis pertama kepada rakyatnya di atas 65 persen.

Bahkan, negara tetangga, Singapura telah memberikan vaksin dosis pertama dan kedua kepada warganya mencapai 80 persen.

Menurutnya, yang menjadi kesamaan di antara negara tersebut adalah relaksasi kegiatan sosial yang telah diterapkan ternyata tidak diikuti dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Banyak masyarakatnya yang tidak lagi menggunakan masker ataupun menjaga jarak," ungkapnya.

Hadi pun mengungkapkan bahwa ada satu hal yang membedakan, seperti kondisi di Inggris, yaitu vaksinasi.

Walaupun mengalami lonjakan kasus, ternyata angka kematian maupun angka kasus kritis di Inggris tidak setinggi kondisi saat awal tahun 2021 lalu.

Baca juga: Sah, WHO Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19 Covaxin Buatan India

'"Tingginya capaian vaksiansi, ternyata dapat menekan angka kematian dan jumlah pasien yang berada pada kondisi kritis," ujarnya.

Di sisi lain, Hadi menyampaikan bahwa data berikutnya yang harus dicermati yaitu tracing kontak erat. Di mana rasio tracing kontak erat di Indonesia terus meningkat.

"Tentunya hal ini berkat kerja keras seluruh Satgas di setiap Provinsi, Kabupaten, maupun Kota dan kerja keras dari para Babinsa, Babinpotmar, Babinpotdirga serta Bhabinkamtibmas," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.