Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/10/2021, 20:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, ASEAN dan Republik Korea (Korea Selatan) memiliki potensi sektor ekonomi hijau dan ekonomi digital yang sangat besar.

Sehingga pemanfaatan peluang besar tersebut perlu dilakukan melalui kemitraan ASEAN-Republik Korea untuk kesejahteraan rakyat dan dunia.

“Saya berpandangan kemitraan ini harus fokus pada ekonomi masa depan yaitu digital dan sustainable green economy. Potensi sektor ekonomi digital dan ekonomi hijau sangat besar,” ujar Jokowi saat menghadiri KTT ke-22 ASEAN-Republik Korea secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (26/10/2021), sebagaimana dilansir dari siaran pers Sekretariat Presiden.

Baca juga: 5 Outcome yang Dihasilkan KTT ASEAN: Isu Kesehatan sampai Perubahan Iklim

Presiden menuturkan, potensi ekonomi digital ASEAN diperkirakan mencapai 200 miliar dollar AS pada 2025.

Sementara itu, peluang ekonomi hijau kawasan Asia Tenggara mencapai 1 milliar dollar AS pada 2030.

“Di sisi lain, proyek The Korean Deal yang meliputi digital dan green economy bernilai 144 miliar dollar AS hingga tahun 2025. Potensi pasar digital di Korea diperkirakan dapat mencapai 236 miliar Dollar AS sampai dengan 2030 dan berkontribusi 13 persen pada PDB,” jelas Jokowi.

Oleh karenanya, dia pun mengajak ASEAN dan Republik Korea untuk fokus pada dukungan pembuatan kebijakan yang kondusif bagi pengembangan ekonomi hijau dan ekonomi digital.

Selain itu pembentukan ekosistem yang baik, ekspansi investasi pada kedua industri tersebut serta dukungan alih teknologi, riset dan pengembangan kedua sektor harus terus dilakukan.

Baca juga: Di KTT, Jokowi Sebut ASEAN Tak Ingin Terjebak Rivalitas dengan China

Jokowi juga berharap kemitraan ASEAN dan Republik Korea akan semakin memperkuat kerja sama yang konkret di sejumlah bidang, mulai dari infrastruktur dan industri hijau, energi bersih, baru terbarukan dan efisiensi energi, mobil listrik, serta digitalisasi ekonomi termasuk UMKM dan layanan kesehatan.

“Kerja sama ini akan menunjukkan bahwa aksi dekarbonisasi dapat berjalan bersama dengan pembangunan ekonomi. Paradigma win-win bukan zero-sum," ungkap Jokowi.

"Kemitraan ASEAN dan Republik Korea di digital dan green economy bukan saja dapat mempercepat pemulihan ekonomi namun juga dapat menjaga keberlangsungan planet bumi kita bagi generasi penerus,” tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lukas Enembe Bakal Hadiri Sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta

Lukas Enembe Bakal Hadiri Sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta

Nasional
Kesan Menteri Jokowi Ikuti 'Istana Berkebaya', Menlu Retno Senang Jalan di 'Catwalk', Prabowo Acungkan Jempol

Kesan Menteri Jokowi Ikuti "Istana Berkebaya", Menlu Retno Senang Jalan di "Catwalk", Prabowo Acungkan Jempol

Nasional
KPCPEN Bubar, Kemenkes Tangani Covid-19 di Masa Endemi

KPCPEN Bubar, Kemenkes Tangani Covid-19 di Masa Endemi

Nasional
Sidang Lukas Enembe, Jaksa KPK Hadirkan 5 Saksi

Sidang Lukas Enembe, Jaksa KPK Hadirkan 5 Saksi

Nasional
Saat 3 Partai Tunjukkan Resistensi terhadap Uji Materi Terkait Batas Usia Capres-Cawpres

Saat 3 Partai Tunjukkan Resistensi terhadap Uji Materi Terkait Batas Usia Capres-Cawpres

Nasional
Kisruh Upaya Mengubah Batas Usia Capres: Demokrat Tuding Cawe-cawe Jokowi, PDI-P Bicara Manuver Kuasa

Kisruh Upaya Mengubah Batas Usia Capres: Demokrat Tuding Cawe-cawe Jokowi, PDI-P Bicara Manuver Kuasa

Nasional
Tak Ambil Pusing jika Batal Jadi Cawapres Ganjar, Sandiaga: Saya Pernah Tinggalkan Posisi Wagub untuk Berjuang

Tak Ambil Pusing jika Batal Jadi Cawapres Ganjar, Sandiaga: Saya Pernah Tinggalkan Posisi Wagub untuk Berjuang

Nasional
Saat Anies Kembali Sampaikan Narasi Perubahan yang Dinilai Tak Efektif Dongkrak Suaranya...

Saat Anies Kembali Sampaikan Narasi Perubahan yang Dinilai Tak Efektif Dongkrak Suaranya...

Nasional
Jambore Pramuka Dunia di Korsel Dilanda Panas Ekstrem, Pemerintah Belum Berencana Pulangkan Kontingen Indonesia

Jambore Pramuka Dunia di Korsel Dilanda Panas Ekstrem, Pemerintah Belum Berencana Pulangkan Kontingen Indonesia

Nasional
Targetkan 11 Juta Suara, Sandiaga Sebut PPP Akan Manfaatkan AI

Targetkan 11 Juta Suara, Sandiaga Sebut PPP Akan Manfaatkan AI

Nasional
[GELITIK NASIONAL] Kehangatan Prabowo dan PSI, Sinyal Kecewa karena Dinginnya PDI-P?

[GELITIK NASIONAL] Kehangatan Prabowo dan PSI, Sinyal Kecewa karena Dinginnya PDI-P?

Nasional
[POPULER NASIONAL] Cerita Novel soal Eks Pegawai KPK Dihalangi Saat Mau Kerja di Swasta | PDI-P soal Usia Capres

[POPULER NASIONAL] Cerita Novel soal Eks Pegawai KPK Dihalangi Saat Mau Kerja di Swasta | PDI-P soal Usia Capres

Nasional
Jokowi Dorong Masyarakat Lebih Sering Pakai Kebaya, tapi Tak Perlu Dipaksa

Jokowi Dorong Masyarakat Lebih Sering Pakai Kebaya, tapi Tak Perlu Dipaksa

Nasional
Pimpin Sidang AIPA Ke-44, Puan Ajak Anggota Kedepankan Semangat ASEAN Solidarity

Pimpin Sidang AIPA Ke-44, Puan Ajak Anggota Kedepankan Semangat ASEAN Solidarity

Nasional
Menlu Pastikan Kontingan Indonesia yang Ikuti Jambore di Korea Selatan Aman

Menlu Pastikan Kontingan Indonesia yang Ikuti Jambore di Korea Selatan Aman

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com