Kompas.com - 26/10/2021, 06:20 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memberikan pernyataan kepada pers terkait kedatangan vaksin Covid-19 AstraZeneca di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (8/5/2021). Sebanyak 1,3 juta vaksin Covid-19 AstraZeneca tiba di Indonesia melalui jalur multilateral yakni melalui skema Covax facility dan selanjutnya akan diproses di Bio Farma, Kota Bandung. RYIADHY/INFOPUBLIK/KEMKOMINFOMenteri Luar Negeri Retno Marsudi memberikan pernyataan kepada pers terkait kedatangan vaksin Covid-19 AstraZeneca di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (8/5/2021). Sebanyak 1,3 juta vaksin Covid-19 AstraZeneca tiba di Indonesia melalui jalur multilateral yakni melalui skema Covax facility dan selanjutnya akan diproses di Bio Farma, Kota Bandung.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengingatkan masyarakat Indonesia bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir.

Dia menjelaskan, kasus Covid-19 secara global kembali mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir.

"Pandemi belum berakhir. Dalam sepekan terakhir terlihat kembali adanya kenaikan (kasus Covid-19)," ujar Retno dikutip dari keterangan pers secara virtual melalui YouTube Sekretariat Presiden, Senin (25/10/2021).

"Pada periode 17-23 Oktober 2021, kasus (Covid-19) global naik sebesar 2 persen. Dan kematian juga naik sebesar 0,9 persen dibandingkan pekan sebelumnya," ungkapnya.

Kenaikan kasus global ini utamanya tercatat di Eropa yang mengalami kenaikan kasus Covid-19 sebesar 23 persen.

Selain itu, di kawasan Amerika Selatan juga mencatat kenaikan kasus Covid-19 sebesar 13 persen.

Baca juga: Luhut Minta Semua Pihak Disiplin Terapkan Prokes meski Kasus Covid-19 Menurun

Retno melanjutkan, di Asia Tenggara sendiri kondisi Covid-19 mengalami penurunan kasus Covid-19 sebesar minus 15,5 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

Adapun sebanyak sembilan negara ASEAN, termasuk Indonesia telah mengalami penurunan kasus Covid-19.

Hanya Singapura yang masih mengalami kenaikan kasus sekitar 15 persen dibanding minggu lalu.

"Kita indonesia tentu patut bersyukur. Indonesia merupakan salah satu negara yang terus mengalami tren penurunan, termasuk dalam sepekan terakhir dibandingkan tren di pekan lalu," ungkap Retno.

Dalam sepekan terakhir, penurunan kasus baru Covid-19 tercatat sebesar minus 23 persen.

Selain itu, dalam beberapa hari terkahir pun positivity rate nasional turun di bawah angka 1 persen dan penambahan kasus harian di bawah 1000 kasus.

Di sisi lain, tingkat vaksinasi terus naik, di mana saat ini Indonesia sudah menyuntikkan lebih dari 182 juta dosis vaksin Covid-19.

Baca juga: Jokowi Ingin Sertifikat Vaksin Covid-19 Antarnegara ASEAN Diakui

Meski demikian, Retno tetap mengimbau masyarakat waspada dan mematuhi protokol kesehatan.

"Kenaikan kasus di Eropa dalam beberapa waktu terakhir meskipun tingkat vaksinasi sudah sangat tinggi yakni sekitar 111,55 persen mengingatkan kita semua bahwa kita tidak boleh lengah apalagi lalai," tegas Retno.

"Kewaspadaan harus tetap tinggi. Protokol kesehatan harus tetap kita jalankan. Pemerintah akan terus bekerja keras memastikan situasi Covid-19 di Indonesia dapat ditangani dengan baik," tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alasan Kejagung Akan Panggil Kominfo dalam Perkara Satelit Kemenhan

Alasan Kejagung Akan Panggil Kominfo dalam Perkara Satelit Kemenhan

Nasional
KPK Gandeng PT Taspen Jamin Pemenuhan Hak dan Kewajiban Pegawai

KPK Gandeng PT Taspen Jamin Pemenuhan Hak dan Kewajiban Pegawai

Nasional
Jokowi: Kami Pastikan Suplai Kebutuhan Dunia, tapi Bukan Dalam Bahan Mentah

Jokowi: Kami Pastikan Suplai Kebutuhan Dunia, tapi Bukan Dalam Bahan Mentah

Nasional
Jokowi Sebut Ada 5,5 Gigawatt PLTU yang Akan 'Pensiun Dini'

Jokowi Sebut Ada 5,5 Gigawatt PLTU yang Akan "Pensiun Dini"

Nasional
Singapura Boleh Latihan Militer di Langit Indonesia, Prabowo: Sama Sekali Tidak Membahayakan

Singapura Boleh Latihan Militer di Langit Indonesia, Prabowo: Sama Sekali Tidak Membahayakan

Nasional
Jaksa Agung Sebut Korupsi di Bawah Rp 50 Juta Cukup Kembalikan Kerugian Negara

Jaksa Agung Sebut Korupsi di Bawah Rp 50 Juta Cukup Kembalikan Kerugian Negara

Nasional
Komnas HAM Periksa Berbagai Saksi Terkait Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Nonaktif Langkat

Komnas HAM Periksa Berbagai Saksi Terkait Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Nonaktif Langkat

Nasional
Bersama Pemkab Tanah Bumbu, Kementerian KP Wujudkan Kampung Gabus Haruan

Bersama Pemkab Tanah Bumbu, Kementerian KP Wujudkan Kampung Gabus Haruan

Nasional
KPK Bongkar Peran Eks Dirjen Kemendagri Ardian Noervianto dalam Kasus Dugaan Suap Dana PEN

KPK Bongkar Peran Eks Dirjen Kemendagri Ardian Noervianto dalam Kasus Dugaan Suap Dana PEN

Nasional
3 Prajurit TNI AD Gugur Ditembak KKB, KSAD Dudung: Saya Merasa Kehilangan

3 Prajurit TNI AD Gugur Ditembak KKB, KSAD Dudung: Saya Merasa Kehilangan

Nasional
Dapat Kuota 500, KSAL Cari Personel Komcad untuk Awaki Kapal Perang-Pesawat Udara

Dapat Kuota 500, KSAL Cari Personel Komcad untuk Awaki Kapal Perang-Pesawat Udara

Nasional
Pemerintah Didesak Lipat Gandakan Tempat Isolasi Terpusat di DKI

Pemerintah Didesak Lipat Gandakan Tempat Isolasi Terpusat di DKI

Nasional
Menkes Ungkap Kriteria Pasien Omicron yang Perlu Dirawat di RS: Lansia, Punya Komorbid, hingga Belum Divaksin

Menkes Ungkap Kriteria Pasien Omicron yang Perlu Dirawat di RS: Lansia, Punya Komorbid, hingga Belum Divaksin

Nasional
Eks Dirjen Kemendagri Ardian Noervianto Tak Hadir Saat Pengumuman Tersangka Dana PEN Kolaka Timur

Eks Dirjen Kemendagri Ardian Noervianto Tak Hadir Saat Pengumuman Tersangka Dana PEN Kolaka Timur

Nasional
Draf UU IKN Lengkap, Kini Siap Diantar ke Kemensetneg

Draf UU IKN Lengkap, Kini Siap Diantar ke Kemensetneg

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.