Ke Bali, Mensos Risma Beri Bantuan Logistik dan Santunan Korban Gempa Rp 329.189.122

Kompas.com - 18/10/2021, 09:14 WIB
 Warga dan petugas berjalan di dekat rumah yang rusak tertimbun longsoran bukit akibat gempa di kawasan Trunyan, Kintamani, Bangli, Bali, Sabtu (16/10/2021).
ANTARA/Naufal Fikri Yusuf Warga dan petugas berjalan di dekat rumah yang rusak tertimbun longsoran bukit akibat gempa di kawasan Trunyan, Kintamani, Bangli, Bali, Sabtu (16/10/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini melakukan kunjungan kerja ke dua lokasi gempa bumi, Kabupaten Bangli dan Kabupaten Karangasem, di Provinsi Bali pada Senin (18/10/2021).

Dalam kunjungan kerjanya, menteri yang akrab disapsa Risma ini juga akan memberikan bantuan logistik dan santunan kepada ahli waris korban gempa sebesar Rp 329.189.122.

"Mensos terlebih dulu akan menemui korban luka akibat gempa di Rumah Sakit Bangli," demikian keterangan resmi dari Kementerian Sosial (Kemensos), Senin (18/10/2021).

Baca juga: Ini 7 Aksi Marah-marah Risma di Depan Publik

Risma akan mengunjungi dan memberikan santunan kepada ahli waris korban meninggal di Desa Trunyan, Kabupaten Bangli, dan korban meninggal di Desa Ban, Kabupaten Karangasem.

Rinciannya, jumlah santunan ahli waris korban meninggal sebesar Rp 15.000.000 per orang, santunan korban luka berat sebesar Rp 5.000.000 per orang, serta santunan korban luka ringan Rp 2.000.000 per orang.

Adapun, bantuan ini diberikan kepada dua ahli waris korban meninggal, tiga orang luka berat di Kabupaten Bangli. Kemudian, satu ahli waris korban meninggal, tiga korban luka berat, dan tiga korban luka ringan di Kabupaten Karangasem.

"Total nilai santunan (ahli waris) di kedua daerah sebesar Rp 81.000.000," tulis Kemensos

Baca juga: Marah-marah Lagi, Risma Diminta Salurkan Energi untuk Fokus Benahi Data

Selain itu, Kemensos juga memberikan bantuan logistik untuk semua korban di dua kabupaten terdampak gempa dengan jumlah Rp 248.189.122.

Bantuan logistik yang sudah disalurkan dan bersumber dari Gudang Kabupaten Bangli berupa lima unit kasur merah, 32 paket makanan anak, 10 lembar selimut merah, 10 paket family kit.

Bantuan logistik yang sudah disalurkan dan bersumber dari Gudang Kabupaten Karangasem adalah 20 paket makanan anak, 20 paket selimut merah, 20 paket kasur, 20 paket family kit, 20 paket tenda gulung, 20 paket matras, dan 2 paket kidsware.

Sementara itu, bantuan logistik yang disalurkan saat kunjungannya akan bersumber dari Gudang Provinsi Bali ke Dinsos Kabupaten Bangli yakni 120 paket makanan anak, 30 lembar matras, 30 lembar selimut, 30 unit kasur, 50 lembar tenda gulung, 30 paket peralatan dapur keluarga, 30 paket family kit, 30 paket kids, serta 30 paket foodware.

Baca juga: 269 Rumah Warga Rusak Berat akibat Gempa M 4,8 di Bali

Kemudian, bantuan untuk Dinsos Kabupaten Karangasem berupa 120 paket makanan anak, 60 lembar matras, 60 lembar selimut, 20 unit kasur, 50 lembar tenda gulung, 30 paket peralatan dapur keluarga, 30 paket family kit, 30 paket kidsware, 30 paket foodware, dan 1 unit tenda serbaguna.

"Kehadiran Mensos di tengah para penyintas bencana merupakan bentuk respons cepat dan kehadiran negara di tengah warga yang menghadapi cobaan akibat bencana."

Lebih lanjut, Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) melalui personel Tagana juga turut melakukan asesmen lokasi kejadian, mengidentifikasi dan mendata korban bencana.

Koordinasi dengan unsur-unsur Tagana di sekitar Bali juga terus ditingkatkan untuk memperkuat tugas perbantuan penanganan bencana.

"Melakukan penyelamatan korban dari situasi tidak aman ke tempat lebih aman; dan mendirikan penampungan sementara," tuturnya.

Diketahui, gempa magnitudo 4,8 mengguncang wilayah Bali pada Sabtu (16/10/2021) pukul 03.18 WIB atau 04.18 WITA.

Lokasi pusat gempa berada di darat 8 km barat laut Karangasem, di kedalaman 10 Km.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wapres Canangkan Ekosistem Global Halal Hub, Diharapkan Bantu UMKM Tembus Pasar Global

Wapres Canangkan Ekosistem Global Halal Hub, Diharapkan Bantu UMKM Tembus Pasar Global

Nasional
Presidensi G20 Indonesia, Kementerian KP Usung Kesehatan Laut dan Perikanan Berkelanjutan

Presidensi G20 Indonesia, Kementerian KP Usung Kesehatan Laut dan Perikanan Berkelanjutan

Nasional
Anggota DPR Sebut Isu HAM Belum Jadi Prioritas Pemerintah

Anggota DPR Sebut Isu HAM Belum Jadi Prioritas Pemerintah

Nasional
Mendagri Sebut Masih Ada Provinsi yang Tak Punya Mal Pelayanan Publik

Mendagri Sebut Masih Ada Provinsi yang Tak Punya Mal Pelayanan Publik

Nasional
KRI Teluk Bandar-KRI Teluk Penyu Dijual, Prabowo: Sudah Tak Layak Pakai, Banyak Keropos

KRI Teluk Bandar-KRI Teluk Penyu Dijual, Prabowo: Sudah Tak Layak Pakai, Banyak Keropos

Nasional
Singapura Masih Kuasai Sebagian FIR Indonesia, Ngabalin Beri Penjelasan

Singapura Masih Kuasai Sebagian FIR Indonesia, Ngabalin Beri Penjelasan

Nasional
DPR Setujui Penjualan KRI Teluk Penyu dan Teluk Mandar karena Sudah Tak Laik Pakai

DPR Setujui Penjualan KRI Teluk Penyu dan Teluk Mandar karena Sudah Tak Laik Pakai

Nasional
Wapres Ingin Pelaku Usaha Kecil dan Mikro Naik Kelas: Jangan Kerdil Terus

Wapres Ingin Pelaku Usaha Kecil dan Mikro Naik Kelas: Jangan Kerdil Terus

Nasional
Cerita Warga Dirujuk Pakai BPJS Kesehatan, Antre 10 Jam dan Harus Pindah-pindah Faskes

Cerita Warga Dirujuk Pakai BPJS Kesehatan, Antre 10 Jam dan Harus Pindah-pindah Faskes

Nasional
Kemendagri Minta Peta Jalan Elektronifikasi Transaksi Pemda Segera Disusun

Kemendagri Minta Peta Jalan Elektronifikasi Transaksi Pemda Segera Disusun

Nasional
KPK Akan Hadirkan Eks Pramugari Garuda Siwi Widi di Sidang Eks Pejabat Ditjen Pajak

KPK Akan Hadirkan Eks Pramugari Garuda Siwi Widi di Sidang Eks Pejabat Ditjen Pajak

Nasional
Risma Lockdown Kantor Pusat Kemensos, 60 Pegawai Positif Covid-19

Risma Lockdown Kantor Pusat Kemensos, 60 Pegawai Positif Covid-19

Nasional
Geledah Perusahaan Milik Bupati Langkat, KPK Sita Uang Tunai dan Dokumen Transaksi Keuangan

Geledah Perusahaan Milik Bupati Langkat, KPK Sita Uang Tunai dan Dokumen Transaksi Keuangan

Nasional
Migrasi ke TV Digital, Ini Alur Distribusi Set Top Box ke Rumah Tangga Miskin

Migrasi ke TV Digital, Ini Alur Distribusi Set Top Box ke Rumah Tangga Miskin

Nasional
Kejagung Periksa Mantan Presdir PT DNK Terkait Dugaan Korupsi Penyewaaan Satelit Kemhan

Kejagung Periksa Mantan Presdir PT DNK Terkait Dugaan Korupsi Penyewaaan Satelit Kemhan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.