Akbar Tanjung: Kalau 2004 Golkar Pernah Jadi Pemenang, Insya Allah 20 Tahun Kemudian Juga Bisa

Kompas.com - 16/10/2021, 12:39 WIB
Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar, Akbar Tandjung saat ditemui di Rakernas Partai Golkar di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (23/3/2018). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOWakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar, Akbar Tandjung saat ditemui di Rakernas Partai Golkar di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (23/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung berharap partainya memenangkan Pemilu 2024.

“Insya Allah partai kita, Partai Golkar kembali jadi pemenang tahun 2024 yang akan datang dengan tema utama kita, menang, menang, menang,” kata Akbar, dalam acara virtual bertajuk Dua Dasawarsa Kemenangan Golkar 2004–2024, Sabtu (16/10/2021).

Baca juga: Akbar Tanjung Jamin Golkar Konsisten Dukung Jokowi

Menurut Akbar, Partai Golkar bisa mengulang kemenangan pada Pemilu 2004. Oleh sebab itu, Akbar meminta seluruh kader mempersiapkan pemilu mendatang dengan sangat serius.

“Kalau pada tahun 2004 kita pernah jadi pemenang, insya Allah, 2024, 20 tahun kemudian kita juga bisa jadi pemenang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Akbar menuturkan bahwa dirinya telah menyusun sebuah buku agar Partai Golkar sukses menyongsong Pemilu 2024.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut dia, isi buku itu mendorong Golkar melakukan berbagai langkah-langkah persiapan dalam meningkatkan perolehan suara.

Akbar juga membuat program-program terkait kunjungan ke berbagai wilayah untuk mendorong seluruh jajaran pimpinan partai mempersiapkan diri.

“Dan kemudian Golkar juga harus bawa tema politik yang sejalan dengan aspirasi rakyat, sehingga rakyat merasakan bahwa Golkar itu selalu membawa aspirasi mereka,” ucap dia.

Baca juga: Butuh Dukungan Satu Partai untuk Calonkan Airlangga, Golkar Buka Peluang Koalisi di Pilpres 2024

Selain itu, Akbar mengingatkan, masih ada waktu 2 tahun bagi Partai Golkar untuk benar-benar turun langsung ke lapangan, mencari dukungan, dan menyuarakan aspirasi rakyat.

Ia sangat yakin kemenangan pemilu 2024 akan terwujud apabila hal tersebut dilakukan dengan sungguh-sungguh.

“Sekarang tahun 2021 masih ada waktu,” tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ajak Mubalig Jaga Persatuan, Zulhas: Bukan Lahirkan 'Cebong' atau 'Kampret'

Ajak Mubalig Jaga Persatuan, Zulhas: Bukan Lahirkan "Cebong" atau "Kampret"

Nasional
UPDATE: 360.510 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 0,61 Persen

UPDATE: 360.510 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 0,61 Persen

Nasional
Menlu Dorong Kebijakan Inklusif agar Pemulihan Ekonomi Pasca-Pandemi Merata

Menlu Dorong Kebijakan Inklusif agar Pemulihan Ekonomi Pasca-Pandemi Merata

Nasional
UPDATE Erupsi Semeru: 43 Orang Meninggal Dunia, 104 Orang Luka-Luka

UPDATE Erupsi Semeru: 43 Orang Meninggal Dunia, 104 Orang Luka-Luka

Nasional
44 Eks Pegawai KPK Dilantik Kapolri Jadi ASN pada Hari Antikorupsi Sedunia

44 Eks Pegawai KPK Dilantik Kapolri Jadi ASN pada Hari Antikorupsi Sedunia

Nasional
UPDATE 9 Desember: Tambah 296, Kasus Sembuh dari Covid-19 Kini 4.109.364

UPDATE 9 Desember: Tambah 296, Kasus Sembuh dari Covid-19 Kini 4.109.364

Nasional
Bantuan Kuota Data Internet Kemendikbud-Ristek Ditambah

Bantuan Kuota Data Internet Kemendikbud-Ristek Ditambah

Nasional
UPDATE: Bertambah 220, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.258.560

UPDATE: Bertambah 220, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.258.560

Nasional
Pemerintah Diimbau Perketat Tracing Cegah Omicron, Puan: Jangan Sampai Kita Kecolongan

Pemerintah Diimbau Perketat Tracing Cegah Omicron, Puan: Jangan Sampai Kita Kecolongan

Nasional
Danjen Kopassus: Saya Ingin Wujudkan Prajurit yang Profesional dan Modern

Danjen Kopassus: Saya Ingin Wujudkan Prajurit yang Profesional dan Modern

Nasional
Danjen Teguh Muji: Kopassus Bukan Prajurit Hebat, tapi Terlatih

Danjen Teguh Muji: Kopassus Bukan Prajurit Hebat, tapi Terlatih

Nasional
Moeldoko Klaim Stranas PK Berhasil Dorong Efisiensi Penyaluran Bansos dan JKN di Masa Pandemi

Moeldoko Klaim Stranas PK Berhasil Dorong Efisiensi Penyaluran Bansos dan JKN di Masa Pandemi

Nasional
207 Perwira Baru Perkuat TNI AU

207 Perwira Baru Perkuat TNI AU

Nasional
Pembahasan RUU IKN, Pansus Akan Soroti soal Pemerintahan Baru hingga Nasib Jakarta

Pembahasan RUU IKN, Pansus Akan Soroti soal Pemerintahan Baru hingga Nasib Jakarta

Nasional
KPK-Kejaksaan Tangkap Buron Deni Gumelar yang Rugikan Negara Rp 18,57 Miliar

KPK-Kejaksaan Tangkap Buron Deni Gumelar yang Rugikan Negara Rp 18,57 Miliar

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.