KILAS

Temui Orangtua Korban Penganiayaan di Bogor, Wagub Jabar Minta Pihak Sekolah Menindak Tegas

Kompas.com - 16/10/2021, 09:25 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat bertemu orangtua RM, siswa SMAN 7 Kota Bogor yang tewas akibat dianiaya, Kamis (14/10/2021). Dok. Pemerintah Provinsi Jawa BaratWakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat bertemu orangtua RM, siswa SMAN 7 Kota Bogor yang tewas akibat dianiaya, Kamis (14/10/2021).

KOMPAS.com - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengungkapkan rasa sedih atas meninggalnya siswa SMA Negeri 7 Kota Bogor berinisial RM (17). Korban diketahui tewas setelah dianiaya teman sekolahnya.

Uu mengunjungi langsung rumah duka korban, Kamis (14/10/2021). Kedatangan Uu pun disambut oleh orangtua korban.

"Saya merasakan kepedihan mendalam. Insha Allah ada hikmah di balik semua ini," ujar pria yang akrab disapa Pak Uu itu melalui keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Minggu (16/10/2021).

Menurut keterangan ibu korban, Tina, RM tiba-tiba diserang oleh sekitar enam orang saat hendak bermain ke rumah kost salah satu temannya. Kejadian naas itu terjadi di Jalan Palupuh Raya, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Rabu (6/10/2021).

Baca juga: Fasilitas di Curug Cikuluwung Bogor, Ada Jaringan WiFi dan Area Kemah

Pak Uu pun menyayangkan aksi penyerangan hingga merenggut nyawa seorang pelajar tersebut. Terlebih, kejadian tersebut terjadi di luar jam sekolah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mencegah kejadian serupa, Pak Uu meminta pihak sekolah memberi tindakan tegas apabila kejadian serupa terulang. Tindak tegas itu bisa berupa penundaan pencairan bantuan untuk siswa.

Bahkan, Pak Uu mengatakan, sekolah bisa melakukan tindakan hukum bagi pelaku bila diperlukan.

"Saya akan tegas kalau masih ada yang tawuran, jangankan di sekolah negeri, sekolah swasta pun akan diberikan sanksi. Karena itu (perlu) kehati-hatian dari guru, orang tua, dan semua masyarakat (dalam) mendidik supaya lahir generasi yang hebat,” kata Pak Uu.

Baca juga: LTMPT: Ini 10 SMA Terbaik di Bogor Berdasar Nilai UTBK 2021

Selain itu, Pak Uu juga meminta pihak sekolah terus menanamkan nilai-nilai kehidupan kepada para siswa. Para guru bisa mengupayakan peningkatan keimanan dan ketakwaan dalam rangka pembentukan generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia.

"Selanjutnya, nilai-nilai kebangsaan, serta kesatuan dan persatuan juga patut untuk terus digaungkan di setiap kegiatan sekolah," ujarnya.

Untuk diketahui, saat ini enam pelaku yang terlibat dalam penganiayaan RM sudah ditangkap. Pihak korban pun menuntut agar pelaku dihukum seadil-adilnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bantuan Kuota Data Internet Kemendikbud-Ristek Ditambah

Bantuan Kuota Data Internet Kemendikbud-Ristek Ditambah

Nasional
UPDATE: Bertambah 220, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.258.560

UPDATE: Bertambah 220, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.258.560

Nasional
Pemerintah Diimbau Perketat Tracing Cegah Omicron, Puan: Jangan Sampai Kita Kecolongan

Pemerintah Diimbau Perketat Tracing Cegah Omicron, Puan: Jangan Sampai Kita Kecolongan

Nasional
Danjen Kopassus: Saya Ingin Wujudkan Prajurit yang Profesional dan Modern

Danjen Kopassus: Saya Ingin Wujudkan Prajurit yang Profesional dan Modern

Nasional
Danjen Teguh Muji: Kopassus Bukan Prajurit Hebat, tapi Terlatih

Danjen Teguh Muji: Kopassus Bukan Prajurit Hebat, tapi Terlatih

Nasional
Moeldoko Klaim Stranas PK Berhasil Dorong Efisiensi Penyaluran Bansos dan JKN di Masa Pandemi

Moeldoko Klaim Stranas PK Berhasil Dorong Efisiensi Penyaluran Bansos dan JKN di Masa Pandemi

Nasional
207 Perwira Baru Perkuat TNI AU

207 Perwira Baru Perkuat TNI AU

Nasional
Pembahasan RUU IKN, Pansus Akan Soroti soal Pemerintahan Baru hingga Nasib Jakarta

Pembahasan RUU IKN, Pansus Akan Soroti soal Pemerintahan Baru hingga Nasib Jakarta

Nasional
KPK-Kejaksaan Tangkap Buron Deni Gumelar yang Rugikan Negara Rp 18,57 Miliar

KPK-Kejaksaan Tangkap Buron Deni Gumelar yang Rugikan Negara Rp 18,57 Miliar

Nasional
Tekankan Izin Investasi Bebas dari Korupsi, Jokowi: Jangan Sampai Investor Kapok

Tekankan Izin Investasi Bebas dari Korupsi, Jokowi: Jangan Sampai Investor Kapok

Nasional
Paspampres Kirim Bansos ke Korban Erupsi Semeru hingga Gelar Khitanan Massal

Paspampres Kirim Bansos ke Korban Erupsi Semeru hingga Gelar Khitanan Massal

Nasional
Mayjen Teguh Muji Angkasa Resmi Jadi Komandan Kopassus

Mayjen Teguh Muji Angkasa Resmi Jadi Komandan Kopassus

Nasional
Ketua Pansus Targetkan RUU IKN Disahkan pada Awal Tahun 2022

Ketua Pansus Targetkan RUU IKN Disahkan pada Awal Tahun 2022

Nasional
Tak Diundang Pelantikan Eks Pegawai KPK Jadi ASN Polri, Pimpinan KPK: Mereka Orang Bebas..

Tak Diundang Pelantikan Eks Pegawai KPK Jadi ASN Polri, Pimpinan KPK: Mereka Orang Bebas..

Nasional
Menlu: Setiap Negara Harus Memiliki Kesempatan yang Sama untuk Pulih dari Covid-19

Menlu: Setiap Negara Harus Memiliki Kesempatan yang Sama untuk Pulih dari Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.