Ari Junaedi
Akademisi dan konsultan komunikasi

Doktor komunikasi politik & Direktur Lembaga Kajian Politik Nusakom Pratama.

Wahai Banteng dan Celeng, Bersatulah!

Kompas.com - 16/10/2021, 06:00 WIB
Logo Partai PDI Perjuangan. -Logo Partai PDI Perjuangan.

Justru Presiden Soeharto yang menyebut istilah “setan gundul” untuk kelompok PDI Pro Megawati.

Di era reformasi, konflik internal juga pernah terjadi pada Kongres PDIP di Semarang, Jawa Tengah tahun 2000

Saat itu Prof Dimyati Hartono dan Eros Djarot secara terbuka mengumumkan diri sebagai sekretaris jenderal partai untuk mengurangi beban tanggungjawab yang disandang Megawati.

Tradisi ini begitu mengagetkan karena PDIP tidak terbiasa dengan deklarasi “terbuka”menuntut jabatan partai. Akibatnya, Dimyati dan Eros tersingkir dari partai.

Dimyati Hartono yang kecewa mendirikan Partai Indonesia Tanah Air Kita (PITA) dan Eros yang galau membesut Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK).

Baik Dimyati, Eros atau Kwik Kian Gie kalah pamor dengan menguatnya poros Sutjipto, Pramono Anung, dan Gunawan Wirosaroyo (The Gang of Three) di lingkaran elite partai.

Hasil Pemilu 2004, PNBK meraup 1.230.455 suara atau 1,08 persen sementara PDIP 21.026.629 suara atau 18,53 persen. Golkar menjadi pemenang Pemilu 2004 dengan 21,58 persen atau 24.480.757 suara. PITA tidak lolos sebagai peserta Pemilu 2004.

Hasil Pemilu 2004 ini menunjukkan raihan suara PDIP merosot tajam dibandingkan Pemilu 1999. Saat itu PDIP menjadi jawara dengan 35.689.073 suara atau 33,74 persen. Sedangkan Golkar menguntit di nomor dua dengan raihan suara 23.741.749 atau 22,44 persen.

Kekecewaan sejumlah kader PDIP saat pelaksanaan Kongres II di Bali pada 2005 yang memunculkan Gerakan Pembaharuan PDIP yang menuntut modernisasi partai hendaknya dijadikan pelajaran sejarah.

Konflik internal yang terjadi di PDIP bukan sebuah peristiwa tunggal dalam sejarah kepartaian di tanah air. Di partai politik manapun pasti ada kecenderungan munculnya faksi-faksi. 

Saya selalu teringat ketika diminta langsung oleh Megawati di lokasi Kongres II di Kawasan Kuta, Bali untuk “menyusup” ke kubu pendukung Gerakan Pembaharuan PDIP yang tengah berkonsolidasi di sebuah hotel di Kawasan Sanur, Bali.

Mungkin Megawati tahu betul kalau saya adalah mantan wartawan sehingga dianggap bisa menyelinap dan menyaru masuk ke lokasi yang ketika itu dijaga ketat oleh anggota pengamanan yang dipimpin Pius Lustrilanang.

Berdasarkan laporan saya, Megawati tahu siapa saja yang membangkang dari garis partai. Ada Laksamana Sukardi, Didi Supriyanto, Roy BB Janis, dan Noviantika Nasution yang gigih memotori Gerakan Pembaharuan PDIP. Mereka berusaha agar calon ketua umum tidak tunggal didominasi Megawati saja.

Gerakan pembaharuan mengusulkan sejumlah nama seperti Arifin Panigoro, Sophan Sophian, Roy BB Janis, dan Guruh Soekarnoputera. 

Kongres II PDIP di Bali akhirnya kembali mengukuhkan Megawati sebagai ketua umum. Pihak-pihak yang tidak puas akhirnya mendirikan Partai Demokrasi Pembaruan (PDP).

Konflik ini mau tidak mau berdampak pada hasil Pemilu 2009. Suara PDIP kembali merosot, kali ini ke urutan ke 3 setelah Demokrat dan Golkar.

Demokrat meraup 26,75 persen, Golkar 19,10 persen sedangkan PDIP 14,01 persen. Sementara PDP hanya mendulang 0,86 persen atau duduk di peringkat 16 dari 38 partai politik peserta Pemilu 2009.

PDIP juga kalah dalam pemilihan presiden 2009. Berpasangan dengan Prabowo Subianto, Megawati tidak bisa mengimbangi Susilo Bambang Yudhoyono yang berduet dengan Budiono. Pasangan Megawati–Prabowo hanya unggul atas Jusuf Kalla yang tandem dengan Wiranto.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengacara Didit Wijayanto Wijaya Didakwa Merintangi Penyidikan Korupsi di LPEI

Pengacara Didit Wijayanto Wijaya Didakwa Merintangi Penyidikan Korupsi di LPEI

Nasional
Eksepsi Eks Anggota DPR Yudi Widiana Ditolak, PN Tipikor Bandung Lanjutkan Persidangan

Eksepsi Eks Anggota DPR Yudi Widiana Ditolak, PN Tipikor Bandung Lanjutkan Persidangan

Nasional
PM Singapura: Saya Harap Dapat Bekerja Lebih Erat dengan Presiden Jokowi

PM Singapura: Saya Harap Dapat Bekerja Lebih Erat dengan Presiden Jokowi

Nasional
KPK Perpanjang Penahanan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi

KPK Perpanjang Penahanan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi

Nasional
V20 Ungkap Rekomendasi untuk Susun Kebijakan Multilateral di Pertemuan G20

V20 Ungkap Rekomendasi untuk Susun Kebijakan Multilateral di Pertemuan G20

Nasional
KPK Nilai Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura Beri Dukungan terhadap Pemberantasan Korupsi

KPK Nilai Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura Beri Dukungan terhadap Pemberantasan Korupsi

Nasional
Kronologi Terbongkarnya Kerangkeng Manusia Bupati Langkat: Berawal dari OTT KPK Hingga Sudah Berdiri 10 Tahun

Kronologi Terbongkarnya Kerangkeng Manusia Bupati Langkat: Berawal dari OTT KPK Hingga Sudah Berdiri 10 Tahun

Nasional
KPK Terapkan TPPU Terkait Dugaan Korupsi di Buru Selatan

KPK Terapkan TPPU Terkait Dugaan Korupsi di Buru Selatan

Nasional
Jokowi Luncurkan Pelepasan Ekspor Perdana Smelter Grade Alumina

Jokowi Luncurkan Pelepasan Ekspor Perdana Smelter Grade Alumina

Nasional
Persiapan Jelang Pemilu, Partai Kebangkitan Nusantara yang Digagas Loyalis Anas Urbaningrum Audiensi ke KPU

Persiapan Jelang Pemilu, Partai Kebangkitan Nusantara yang Digagas Loyalis Anas Urbaningrum Audiensi ke KPU

Nasional
KBRI Belanda Mengaku Belum Dapat Laporan Soal Sejarawan Bonnie Triyana Dipolisikan

KBRI Belanda Mengaku Belum Dapat Laporan Soal Sejarawan Bonnie Triyana Dipolisikan

Nasional
Mutasi Polri, Kombes Gatot Repli Jadi Kabag Penum Divisi Humas Polri

Mutasi Polri, Kombes Gatot Repli Jadi Kabag Penum Divisi Humas Polri

Nasional
Komnas Sebut KIPI Serius pada Anak Jauh Lebih Rendah Dibanding Kelompok Dewasa

Komnas Sebut KIPI Serius pada Anak Jauh Lebih Rendah Dibanding Kelompok Dewasa

Nasional
Ekstradisi RI-Singapura Ditandatangani, KPK Segera Koordinasi Panggil Tersangka E-KTP Paulus Tanos

Ekstradisi RI-Singapura Ditandatangani, KPK Segera Koordinasi Panggil Tersangka E-KTP Paulus Tanos

Nasional
Anggota Komisi IX ke Menkes: Kalau Kawan Bicara Tolong Dilihat Mukanya agar Kami Merasa Dihormati

Anggota Komisi IX ke Menkes: Kalau Kawan Bicara Tolong Dilihat Mukanya agar Kami Merasa Dihormati

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.