Karantina Pelaku Perjalanan Internasional Jadi 5 Hari, IDI: Risiko Penularan Corona 5-12 Persen

Kompas.com - 14/10/2021, 09:50 WIB
Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban di Kantor IDI, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020) KOMPAS.com/SANIA MASHABIKetua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban di Kantor IDI, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Zubairi Djoerban mengatakan, standarnya masa karantina bagi pelaku perjalanan internasional sekitar 14 hari.

Namun, kata Zubairi, jika masa karantina itu dikurangi menjadi 5 hari, risiko penularan virus masih bisa terjadi sekitar 5-12 persen.

"Bagaimana kalau sekarang 5 hari masa karantina, masalahnya adalah estimasinya saya kira mirip-mirip yang 7 hari (masa karantina), yang 5 hari itu tesnya bisa langsung ada hasil, setelah hari kelima hasil tes negatif maka risiko penularannya adalah sekitar 5-12 persen," kata Zubairi saat dihubungi Kompas.com, Kamis (14/10/2021).

Baca juga: 5 Fakta Terkini Kaburnya Selebgram Rachel Vennya Saat Karantina di Wisma Atlet

Zubairi mengatakan, pengurangan masa karantina tersebut bisa dilakukan dengan mempertimbangkan positivity rate Indonesia berada di bawah 3 persen.

Ia juga meminta para pelaku perjalanan internasional sudah divaksinasi lengkap saat tiba di Indonesia.

"Saya anjurkan tambahan untuk perjalanan internasional setelah 5 hari karantina bila negatif idealnya ditambah isoman 7 hari di rumah masing-masing," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut, Zubairi mengingatkan, penularan virus Corona dengan masa karantina 5 hari masih bisa terjadi.

Oleh karenanya, ia meminta penerapan protokol kesehatan diperketat dan mempertimbangkan kondisi harian pandemi Covid-19.

"Dan kebijakan ini memang harus disesuaikan, harus diganti dari waktu ke waktu terkait data di lapangan harian," ucap dia.

Baca juga: Penerbangan Internasional ke Bali Dibuka, Satgas: Yang Masuk ke Indonesia yang Benar-benar Sehat

Sebelumnya diberitakan, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, masa karantina selama lima hari tidak hanya berlaku untuk kedatangan internasional di Bali dan Kepulauan Riau (Kepri).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.