Kompas.com - 11/10/2021, 11:29 WIB
Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat melukis karya terbarunya. I Understand More the Meaning of Life. SBY mengunggahnya di Instagram milik almarhumah istrinya, @aniyudhoyono. INSTAGRAM/@aniyudhoyonoPresiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat melukis karya terbarunya. I Understand More the Meaning of Life. SBY mengunggahnya di Instagram milik almarhumah istrinya, @aniyudhoyono.

Selain itu, SBY juga memberikan hadiah lukisan kepada anak bungsunya, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas ketika Ibas baru menyelesaikan pendidikan S3.

Lukisan itu diunggah oleh Ibas melalui akun Instagram miliknya, @ibasyudhoyono, pada 12 Juni 2021.

Baca juga: SBY Beri AHY Lukisan Kokoh Laksana Batu Karang, Lentur Bagaikan Samudera, Apa Maknanya?

Tanggapan Demokrat

Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng mengatakan, setelah ditinggal oleh Ani Yudhoyono, SBY kembali melukis.

Menurut Andi, SBY memang pernah menekuni kegiatan melukis pada saat remaja di Pacitan.

"Tapi tak pernah lagi dilakukan setelah masuk Akmil (Akademi Militer), menjadi Presiden dan sebagainya," ucap Andi saat dihubungi Kompas.com, Senin (11/10/2021).

Namun belakangan, kata Andi, SBY kembali melanjutkan kegiatan melukisnya yang sempat tertunda itu.

Baca juga: SBY Abadikan Pantai Lampuuk Aceh dalam Lukisan

Andi menyebut, dengan melukis, SBY mampu mencurahkan ekspresi seninya ke kanvas dan mendapatkan kedamaian hati di tengah pandemi dan hiruk-pikuk politik nasional.

"Dengan melukis, beliau juga bisa berkontemplasi, bertafakur, dan menemukan makna hidup dan kebahagiaan," tutur dia.

Andi membenarkan bahwa SBY kerap berkontemplasi sejak lama, bahkan ketika menjadi presiden.

Dia menjelaskan, ketika menjadi presiden, ada waktu bagi SBY untuk mengambil jeda sejenak untuk bertafakur, jika ada hal-hal penting yang harus diputuskan.

"Beliau juga pada waktu-waktu tertentu melakukan sholat tahajud dan berdoa sebagai bagian dari kontemplasi dan tafakur tersebut," kata Andi.

"Sekarang, ternyata dengan melukis beliau juga bisa berkontemplasi. Untuk yang terakhir ini, rasanya para seniman pelukis yang lain mungkin juga punya pengalaman yang sama," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.