Zulkifli Hasan Kenang Ketua DPW PAN Jateng Suyatno Sosok yang Menginspirasi Kader

Kompas.com - 10/10/2021, 22:26 WIB
Ketua DPW PAN Jawa Tengah, Suyatno meninggal dunia setelah berjuang melawan sakit pada Minggu (10/10/2021). Dokumentasi PANKetua DPW PAN Jawa Tengah, Suyatno meninggal dunia setelah berjuang melawan sakit pada Minggu (10/10/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jawa Tengah Suyatno pada Minggu (10/10/2021).

Menurut Zulkifli, selama memimpin PAN Jawa Tengah, semangat dan dedikasi Suyatno sangat menginspirasi seluruh kader PAN di Indonesia.

"Beliau aktif memberikan ide dan gagasan, melakukan berbagai terobosan dan tak kenal lelah mengkonsolidasikan kader di Jawa Tengah," kata Zulkifli dalam keterangannya, Minggu.

Baca juga: Ketua DPW PAN Jateng yang Juga Mantan Rektor Uhamka Prof Suyatno Meninggal Dunia

Zulkifli mengaku kerap menceritakan Suyatno kepada pengurus dan kader PAN di manapun berada karena sosoknya yang menginspirasi.

Dia bercerita, saat diminta memimpin PAN Jawa Tengah, Suyatno langsung turun dan menggerakkan semua potensi yang ada.

"Kerja politiknya menginspirasi saya dan teman-teman lain. Kepulangan beliau tentu merupakan kehilangan yang sangat besar bagi PAN," kenang pria yang akrab disapa Zulhas itu.

Zulhas mengajak semua kader PAN seluruh Indonesia mendoakan arwah Suyatno yang meninggal dunia karena sakit.

"Insya Allah, kita semua bersaksi bahwa beliau orang baik, min ahlil khoir, dan wafat dalam keadaan husnul khotimah. Lahul fatihah," pungkasnya.

Baca juga: Ketua DPW PAN Papua Abock Busup Meninggal Dunia

Kabar duka ini pertama kali disampaikan oleh Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay. Saleh mengatakan, Suyatno meninggal setelah berjuang melawan sakit yang dideritanya.

Saleh mengenang Suyatno sebagai sosok yang baik dalam internal partai dan banyak menorehkan prestasi.

"Beliau adalah orang baik. Pekerja keras. Tidak pernah menyerah. Banyak menorehkan prestasi," kata Saleh dalam keterangannya, Minggu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polri Ungkap Banyak Napi Lakukan Kejahatan dari Lapas, Sebarkan Berita Bohong hingga Pencucian uang

Polri Ungkap Banyak Napi Lakukan Kejahatan dari Lapas, Sebarkan Berita Bohong hingga Pencucian uang

Nasional
Imigrasi Tunggu Permintaan Satgas Covid-19 soal Penutupan Akses Masuk ke RI

Imigrasi Tunggu Permintaan Satgas Covid-19 soal Penutupan Akses Masuk ke RI

Nasional
Pemerintah Berencana Perketat Syarat WNI ke Luar Negeri

Pemerintah Berencana Perketat Syarat WNI ke Luar Negeri

Nasional
Arteria Minta Kajati Berbahasa Sunda Diganti, TB Hasanuddin: Berlebihan, Anggota DPR Jangan Arogan

Arteria Minta Kajati Berbahasa Sunda Diganti, TB Hasanuddin: Berlebihan, Anggota DPR Jangan Arogan

Nasional
Temui Wapres, Wiranto Sebut Wantimpres Akan Beri Nasihat soal Pemindahan Ibu Kota

Temui Wapres, Wiranto Sebut Wantimpres Akan Beri Nasihat soal Pemindahan Ibu Kota

Nasional
Kejagung Geledah 2 Kantor PT DNK, Sita Sejumlah Barang Bukti Terkait Dugaan Korupsi Satelit Kemenhan

Kejagung Geledah 2 Kantor PT DNK, Sita Sejumlah Barang Bukti Terkait Dugaan Korupsi Satelit Kemenhan

Nasional
Deretan Kebijakan Kontradiktif Pemerintah, Imbau Waspada Omicron tapi Tak Ada Pengetatan

Deretan Kebijakan Kontradiktif Pemerintah, Imbau Waspada Omicron tapi Tak Ada Pengetatan

Nasional
'Nusantara' untuk Siapa?

"Nusantara" untuk Siapa?

Nasional
RUU TPKS Disetujui Jadi Inisiatif DPR, Anggota Baleg: Perjuangan Belum Berakhir

RUU TPKS Disetujui Jadi Inisiatif DPR, Anggota Baleg: Perjuangan Belum Berakhir

Nasional
Moeldoko: Ada yang Mengaku ke Luar Negeri untuk Kerja, tapi Sebenarnya Wisata

Moeldoko: Ada yang Mengaku ke Luar Negeri untuk Kerja, tapi Sebenarnya Wisata

Nasional
Dugaan Korupsi Satelit, Kejagung Periksa 2 Saksi dari Pemegang Hak Pengelolaan Satelit

Dugaan Korupsi Satelit, Kejagung Periksa 2 Saksi dari Pemegang Hak Pengelolaan Satelit

Nasional
Delegasi Indonesia Dilaporkan Kunjungi Israel Belajar Tangani Covid-19, Kemenkes: Dari Kami Tidak Ada

Delegasi Indonesia Dilaporkan Kunjungi Israel Belajar Tangani Covid-19, Kemenkes: Dari Kami Tidak Ada

Nasional
Berkas Korporasi Tersangka Kasus Korupsi di Bakamla Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

Berkas Korporasi Tersangka Kasus Korupsi di Bakamla Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

Nasional
Geledah Kantor-Rumah Dinas Bupati PPU, KPK Sita Dokumen Proyek hingga Transaksi Keuangan

Geledah Kantor-Rumah Dinas Bupati PPU, KPK Sita Dokumen Proyek hingga Transaksi Keuangan

Nasional
Moeldoko: Syarat Perjalanan ke Luar Negeri untuk Wisata Perlu Diperketat

Moeldoko: Syarat Perjalanan ke Luar Negeri untuk Wisata Perlu Diperketat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.