UPDATE: Sebaran 894 Kasus Baru Covid-19, DKI Tertinggi dengan 140 Kasus

Kompas.com - 10/10/2021, 17:36 WIB
Ilustrasi Covid-19 Dok. ShutterstockIlustrasi Covid-19

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melaporkan penambahan 894 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Penambahan kasus baru itu tersebar di 34 provinsi.

Berdasarkan data itu, hingga Minggu (10/10/2021), total pasien Covid-19 di Tanah Air berjumlah 4.227.932 orang.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan (Satgas) Covid-19 itu, penambahan tertinggi ada di DKI Jakarta sebanyak 140 kasus, disusul Jawa Timur dengan 128 kasus, dan Jawa Tengah dengan 83 kasus.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.220.206, Penambahan Kasus Harian di Bawah 1.000

Sementara itu, secara kumulatif, pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh bertambah 1.584 orang, sehingga jumlahnya menjadi 4.060.851 orang.

Kemudian, ada penambahan 39 kasus kematian akibat Covid-19 yang membuat total pasien meninggal dunia jadi 142.651 orang.

Hingga hari ini, pemerintah telah memeriksa 41.603.403 spesimen Covid-19 dari 27.843.954 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kasus Covid-19 telah menyebar di 510 kabupaten/kota di 34 provinsi.

Baca juga: Satgas Minta Semua Pihak Waspadai Potensi Lonjakan Kasus Covid-19 di Akhir Tahun

Berikut ini sebaran penambahan kasus baru Covid-19 pada 10 Oktober 2021:

1. DKI Jakarta: 140 kasus baru

2. Jawa Timur: 128 kasus baru

3. Jawa Tengah: 83 kasus baru

4. Jawa Barat: 63 kasus baru

5. Kalimantan Timur: 46 kasus baru

6. Kalimantan Barat: 40 kasus baru

7. DI Yogyakarta: 36 kasus baru

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Varian Omicron, Luhut Minta Masyarakat Tak Panik

Soal Varian Omicron, Luhut Minta Masyarakat Tak Panik

Nasional
Di hadapan Kadernya, Suharso Minta Anggota DPRD PPP Dorong Penyerapan Anggaran Daerah

Di hadapan Kadernya, Suharso Minta Anggota DPRD PPP Dorong Penyerapan Anggaran Daerah

Nasional
Cegah Varian Omicron, Berikut Syarat Perjalanan Internasional yang Berlaku Hari Ini

Cegah Varian Omicron, Berikut Syarat Perjalanan Internasional yang Berlaku Hari Ini

Nasional
Ancaman Corona Varian Omicron dan Upaya Pencegahan Indonesia

Ancaman Corona Varian Omicron dan Upaya Pencegahan Indonesia

Nasional
[POPULER NASIONAL] Bamsoet: Pidana dan Olahraga Harus Dipisah dalam Formula E | Bamsoet Persilakan KPK Lacak Aliran Dana Formula E

[POPULER NASIONAL] Bamsoet: Pidana dan Olahraga Harus Dipisah dalam Formula E | Bamsoet Persilakan KPK Lacak Aliran Dana Formula E

Nasional
Saat Katebelece Partai Jadi Penentu Nasib Orang

Saat Katebelece Partai Jadi Penentu Nasib Orang

Nasional
Ikuti Putusan MK, Pemerintah Pastikan Segera Perbaiki UU Cipta Kerja

Ikuti Putusan MK, Pemerintah Pastikan Segera Perbaiki UU Cipta Kerja

Nasional
Luhut Sebut Pemerintah Tak Akan Lockdown untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Luhut Sebut Pemerintah Tak Akan Lockdown untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Nasional
Muncul Varian Omicron, Menkes: Tidak Perlu Panik

Muncul Varian Omicron, Menkes: Tidak Perlu Panik

Nasional
Pemerintah Pastikan Tempat Karantina Akan Kerja Keras Cegah Varian Omicron dari Luar Negeri

Pemerintah Pastikan Tempat Karantina Akan Kerja Keras Cegah Varian Omicron dari Luar Negeri

Nasional
Ini Daftar 11 Negara yang Warganya Dilarang Masuk RI untuk Cegah Varian Omicron

Ini Daftar 11 Negara yang Warganya Dilarang Masuk RI untuk Cegah Varian Omicron

Nasional
Menkes: Sampai Sekarang Indonesia Belum Teramati Adanya Varian Omicron

Menkes: Sampai Sekarang Indonesia Belum Teramati Adanya Varian Omicron

Nasional
Cegah Varian Corona Omicron, Masa Karantina Pelaku Perjalanan Internasional Jadi 7 Hari

Cegah Varian Corona Omicron, Masa Karantina Pelaku Perjalanan Internasional Jadi 7 Hari

Nasional
WNI dari Negara Afrika bagian Selatan dan Hongkong Wajib Karantina 14 Hari

WNI dari Negara Afrika bagian Selatan dan Hongkong Wajib Karantina 14 Hari

Nasional
Terendah Selama 2021, Kasus Kematian Covid-19 Bertambah 1 dalam Sehari

Terendah Selama 2021, Kasus Kematian Covid-19 Bertambah 1 dalam Sehari

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.