Kompas.com - 10/10/2021, 11:00 WIB
Presiden Joko Widodo bertemu mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Gedung Agung, Yogyakarta, Sabtu (9/10/2021). Dok. Jusuf KallaPresiden Joko Widodo bertemu mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Gedung Agung, Yogyakarta, Sabtu (9/10/2021).
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla di Gedung Agung, Yogyakarta, dinilai sebagai nostalgia politik. Jokowi dan Kalla merupakan pasangan presiden-wakil presiden pada 2014-2019.

Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, berpendapat, kedua tokoh itu membicarakan banyak hal soal situasi negara belakangan ini.

"Yang jelas terjadi momen nostalgia politik. Karena Kalla mantan partner dan sahabat sejati Jokowi 2014-2019 yang dalam banyak hal tahu luar dan dalam soal negara ini. Pasti banyak hal dibicarakan, seperti soal perekonomian, penanganan pandemi, dan hal-hal yang terkait politik," kata Adi saat dihubungi, Minggu (10/10/2021).

Baca juga: Jokowi Bertemu Jusuf Kalla di Gedung Agung Yogyakarta, Mengobrol Selama Sejam

Menurutnya, salah satu hal yang dibicarakan Jokowi dan Kalla yaitu soal konflik di Papua yang memanas. Adi mengatakan, Kalla memiliki pengalaman menangani konflik di Aceh ketika menjabat sebagai wakil presiden di era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Saya melihat ada pembicaraan soal resolusi konflik, terutama menangani kelompok yang bergejolak, seperti di Papua. Karena Kalla punya pengalaman yang cukup mentereng dalam menyelesaikan konflik di Aceh," ujar dia.

Selain itu, lanjut Adi, ada pula pembicaraan soal hubungan pemerintah dan kelompok Islam yang selama ini berseberangan dengan pemerintah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adi menilai, Jokowi perlu "menyelesaikan" isu di antara pemerintah dengan kelompok-kelompok Islam tersebut sebelum masa jabatannya berakhir di 2024.

"Ini penting, karena Kalla sebagai Ketua DMI dan ditengarai punya kedekatan dengan kelompok-kelompok Islam," katanya.

Hal senada disampaikan pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio. Ia berpendapat, Jokowi dan Kalla membicarakan isu-isu politik terkini, termasuk soal Pemilu 2024.

Selain itu, lanjut Hendri, bisa jadi ada pembicaraan soal pembangunan yang proyeknya dimulai saat Kalla menjadi wakil presiden Jokowi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Santri Jadi Momentum Memupuk Semangat Nasionalisme dan Cinta Tanah Air

Hari Santri Jadi Momentum Memupuk Semangat Nasionalisme dan Cinta Tanah Air

Nasional
Capaian Kinerja Pemerintah, 280 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Berhasil Diperoleh

Capaian Kinerja Pemerintah, 280 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Berhasil Diperoleh

Nasional
Polri Gelar Lomba Mural, Peserta Boleh Sampaikan Kritik Negatif

Polri Gelar Lomba Mural, Peserta Boleh Sampaikan Kritik Negatif

Nasional
Indonesia Terima 224.000 Dosis Vaksin AstraZeneca dari Jepang

Indonesia Terima 224.000 Dosis Vaksin AstraZeneca dari Jepang

Nasional
Perkembangan Kasus Covid-19 dan Target Cakupan Vaksinasi 70 Persen pada Akhir Tahun

Perkembangan Kasus Covid-19 dan Target Cakupan Vaksinasi 70 Persen pada Akhir Tahun

Nasional
Wapres Tekankan Pemberdayaan Umat untuk Hilangkan Kemiskinan

Wapres Tekankan Pemberdayaan Umat untuk Hilangkan Kemiskinan

Nasional
KSP Terbitkan Laporan Kinerja Pemerintah, Moeldoko: Penanda Kebangkitan dari Pandemi

KSP Terbitkan Laporan Kinerja Pemerintah, Moeldoko: Penanda Kebangkitan dari Pandemi

Nasional
Dua Tahun Jokowi-Ma’ruf, Lonjakan Kasus Covid-19 dan Duka Selama Pandemi

Dua Tahun Jokowi-Ma’ruf, Lonjakan Kasus Covid-19 dan Duka Selama Pandemi

Nasional
Mengenang Saat Jokowi-Ma'ruf Resmi Dilantik...

Mengenang Saat Jokowi-Ma'ruf Resmi Dilantik...

Nasional
Dua Tahun Jokowi-Ma’ruf, Komnas HAM Harap Negara Ikut Mediasi Perkara Kebebasan Berekspresi

Dua Tahun Jokowi-Ma’ruf, Komnas HAM Harap Negara Ikut Mediasi Perkara Kebebasan Berekspresi

Nasional
Dua Tahun Jokowi-Ma’ruf Amin, Komnas HAM: Belum Ada Satu Pun Kasus Pelanggaran HAM Berat ‘Pecah Telur’

Dua Tahun Jokowi-Ma’ruf Amin, Komnas HAM: Belum Ada Satu Pun Kasus Pelanggaran HAM Berat ‘Pecah Telur’

Nasional
Jokowi Berikan Bantuan Tunai Rp 1,2 Juta untuk PKL di Tarakan

Jokowi Berikan Bantuan Tunai Rp 1,2 Juta untuk PKL di Tarakan

Nasional
Harun Masiku Tak Kunjung Ditangkap, KPK Dinilai ICW Tidak Serius

Harun Masiku Tak Kunjung Ditangkap, KPK Dinilai ICW Tidak Serius

Nasional
Airlangga Urung Deklarasi Capres, Golkar: Masih Fokus Sebagai Menko dan Ketua KPC-PEN

Airlangga Urung Deklarasi Capres, Golkar: Masih Fokus Sebagai Menko dan Ketua KPC-PEN

Nasional
KPI Belum Beri Jawaban Atas Permintaan Pendampingan Psikologis untuk MS

KPI Belum Beri Jawaban Atas Permintaan Pendampingan Psikologis untuk MS

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.