Ishaq Zubaedi Raqib
Mantan Wartawan

Keluar masuk arena Muktamar, Munas, dan Konbes NU. Dari Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat, hingga Jombang, Jawa Timur, serta Munas dan Konbes NU Jakarta.

NU, Regenerasi dan Suksesi: 100 Tahun Baru Dipimpin 5 Orang

Kompas.com - 10/10/2021, 08:33 WIB
Ketua PBNU Said Aqil Siradj KOMPAS.COM/PERDANA PUTRAKetua PBNU Said Aqil Siradj

Konstatasi Kiai Said tidak mengada-ada. Bukan tanpa dasar. Saat dia baru kembali dari Mekkah, Arab Saudi, Gus Dur sedang bergiat menikmati hasil bongkar-bongkar iklim jumud di lingkungan NU.

Setelah berhasil memaksa lengser KH Idham Chalid karena 30 tahum lebih memimpin NU, Gus Dur, membawa gerbong sendiri. Gerbong anak-anak muda.

Dengan bimbingan para murobbi-nya, kiai-kiai sepuh berpengaruh, seperti KH Achmad Siddiq, RKH As'ad Syamsul Arifin, KH Ali Maksum, Gus Dur bergerak leluasa mengembalikan NU ke Khittah 1926.

Suasana keterbukaan dan modernisasi tradisi hasil dua periode Gus Dur memimpin, menyediakan banyak "keuntungan" bagi Kiai Said. Ia datang ketika semuanya hampir rampung. Gus Dur jadi pembelanya. Sesuatu yang tak diperoleh Gus Dur hingga Kiai As'ad mengambil langkah mufaroqoh.

Kedekatannya dengan Gus Dur merupakan privilese. Bukan semata dekat karena visi, wawasan dan keilmuannya, bahkan Gus Dur menghadiahinya tanah "sepetak", agar Kiai Said bisa tinggal di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan.

"Menurut Anda, siapa saja yang kapasitasnya sejajar dengan Gus Dur dan diharapkan bisa menggantikannya?" tanya wartawan "memaksa" Kiai Said menyebut sejumlah nama kader dan sahabat seperjuangan Gus Dur.

"Jangankan mencari yang sejajar, memahami atau mengimbangi kiprah Gus Dur saja cukup sulit. Tapi saya yakin, suatu saat kader selevel beliau akan muncul lagi. Kalau kiai yang sudah memahami dan mengimbangi beliau, ya...cukup banyak," jawab Kiai Said.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Komitmen regenerasi

Lalu satu-satu Kiai Said menyebut nama. Nama-nama yang sudah tidak asing sejak Gus Dur mengambilalih kepemimpinan NU di Situbondo, Jawa Timur.

"Di antaranya Pak Tholhah Hasan, Pak Mustofa Bisri, Pak Wahid Zaini, atau Pak Yusuf Muhammad. Kalau yang berasal dari kaum muda dan organisasi NU di daerah, misalnya, Ketua Wilayah NU Jawa Timur, Pak Hasyim Muzadi, Chairul Anam, Ulil Abshar Abdallah, dan Masdar F Mas'udi."

"Mereka mampu mengimbangi pemikiran Gus Dur," jelas Kiai Said.

Sambil meneguhkan keberhasilan Gus Dur selama memimpin, Kiai Said juga mengakui bahwa sebenarnya, NU sudah memproduksi banyak kader untuk memastikan regenerasi terus berlangsung secara alamiah.

Kasus Kiai Idham Chalid yang memimpin hingga 3 dekade, jangan sampai berulang.

"Regenerasi kita sebenarnya sudah siap. Namun, karena kurang dikelola dengan baik, maka enggak kelihatan. Dan yang muncul orang-orang itu saja," tegas Kiai Said.

(Sumber: UMMAT, No. 30 Thn III, 16 Februari 1998 ; DUTA, Sabtu, 12 Januari 1999)

Komitmen soal pentingnya regenerasi di tubuh NU, ia pegang teguh. Bahwa seseorang harus benar-benar memenuhi kualifikasi tertentu untuk duduk di kursi pemimpin, dipegang kuat

Kiai Said. Saat akan maju dalam pemilihan Ketua Umum PBNU bersaing dengan KH A Hasyim Muzadi, Gus Dur mengingatkan dia.

Umur belum cukup, pengalaman belum memadai, penguasaan atas wilayah dan cabang masih samar-samar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selamat dari Kecelakaan Saat Reli, Bamsoet: Allah Masih Melindungi Saya

Selamat dari Kecelakaan Saat Reli, Bamsoet: Allah Masih Melindungi Saya

Nasional
UPDATE 27 November: Indonesia Baru Capai Vaksinasi 44,97 Persen dari Target Herd Immunity

UPDATE 27 November: Indonesia Baru Capai Vaksinasi 44,97 Persen dari Target Herd Immunity

Nasional
Update 27 November: Positivity Rate Kasus Harian Covid-19 Sebesar 0,21 Persen

Update 27 November: Positivity Rate Kasus Harian Covid-19 Sebesar 0,21 Persen

Nasional
Update 27 November: Ada 5.397 Suspek Covid-19 di Indonesia

Update 27 November: Ada 5.397 Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
Menpan RB Larang ASN Cuti pada 24 Desember 2021-2 Januari 2022

Menpan RB Larang ASN Cuti pada 24 Desember 2021-2 Januari 2022

Nasional
Update 27 November: Bertambah 11, Total 143.807 Orang Meninggal Dunia akibat Covid-19

Update 27 November: Bertambah 11, Total 143.807 Orang Meninggal Dunia akibat Covid-19

Nasional
Jokowi: Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan WHO Sulit Tercapai di Akhir 2021

Jokowi: Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan WHO Sulit Tercapai di Akhir 2021

Nasional
Kapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Serentak Indonesia di Bogor

Kapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Serentak Indonesia di Bogor

Nasional
Cerita Guru Honorer di Ende yang 7 Bulan Belum Terima Gaji ...

Cerita Guru Honorer di Ende yang 7 Bulan Belum Terima Gaji ...

Nasional
Update 27 November: 8.226 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Update 27 November: 8.226 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Bamsoet Jadi Navigator Sean Gelael Saat Kecelakaan Reli di Meikarta

Bamsoet Jadi Navigator Sean Gelael Saat Kecelakaan Reli di Meikarta

Nasional
Update 27 November: Kasus Baru Covid-19 Tercatat di 26 Provinsi, DIY Catat Penambahan Tertinggi

Update 27 November: Kasus Baru Covid-19 Tercatat di 26 Provinsi, DIY Catat Penambahan Tertinggi

Nasional
Update 27 November: Bertambah 260, Total Kasus Covid-19 yang Sembuh Mencapai 4.103.639

Update 27 November: Bertambah 260, Total Kasus Covid-19 yang Sembuh Mencapai 4.103.639

Nasional
Bamsoet Kecelakaan Saat Reli di Meikarta, Kondisinya Tidak Luka-luka

Bamsoet Kecelakaan Saat Reli di Meikarta, Kondisinya Tidak Luka-luka

Nasional
Update 27 November: 404 Kasus Baru Covid-19 di Indonesia, Total Jadi 4.255.672

Update 27 November: 404 Kasus Baru Covid-19 di Indonesia, Total Jadi 4.255.672

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.