Panglima TNI Beri Penghargaan ke Gubernur Bali Terkait Penerapan PPKM

Kompas.com - 04/10/2021, 14:17 WIB
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memberikan piagam penghargaan kepada Gubernur Bali I Wayan Koster atas kinerjanya dalam menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro. Puspen TNIPanglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memberikan piagam penghargaan kepada Gubernur Bali I Wayan Koster atas kinerjanya dalam menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro.

JAKARTA, KOMPAS.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memberikan piagam penghargaan kepada Gubernur Bali I Wayan Koster atas kinerjanya dalam menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

Provinsi Bali dinilai memiliki strategi dan peran paling efektif dalam tata kelola pengendalian Covid-19.

"Tanpa adanya kepemimpinan dan strategi manajemen lapangan yang baik, serta komunikasi, koordinasi dan kolaborasi seluruh jajaran Forkopimda dan komponen masyarakat Bali, tentu prestasi ini tidak mungkin dapat diraih," ujar Hadi saat memberikan penghargaan ke Koster di Pangkalan Udara AU I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Senin (4/10/2021).

Baca juga: Pimpinan DPR Harap Jokowi Segera Ajukan Nama Calon Panglima TNI

Ia mengingatkan, prestasi ini hendaknya menjadi motivasi dan pemacu semangat untuk meraih keberhasilan dalam pelaksanaan tugas di masa mendatang.

"Kita tidak boleh lengah dan harus terus disiplin melaksanakan protokol kesehatan, meningkatkan kapasitas respons 3T dan menuntaskan program vaksinasi nasional," ucap Hadi.

Ia menilai, Bali merupakan provinsi yang tinggi tingkat kunjungannya. Sebab, Bali menjadi barometer Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Bandara Ngurah Rai Bali Layani 234.000 Penumpang pada September 2021

Dengan prestasi ini, kata Hadi, sekarang dunia internasional sudah melihat Bali aman dari Covid-19.

"Harapan kita turis dari mancanegara segera datang berkunjung ke Bali untuk menghidupkan perekonomian," kata dia.

Pada kesempatan yang sama, Koster menyampaikan terima kasih yang mendalam atas perhatian Hadi beserta seluruh jajaran TNI-Polri yang telah bekerja keras membantu hingga menurunnya kasus positif Covid-19 di Bali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut Sebut Pemerintah Tak Akan Lockdown untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Luhut Sebut Pemerintah Tak Akan Lockdown untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Nasional
Muncul Varian Omicron, Menkes: Tidak Perlu Panik

Muncul Varian Omicron, Menkes: Tidak Perlu Panik

Nasional
Pemerintah Pastikan Tempat Karantina Akan Kerja Keras Cegah Varian Omicron dari Luar Negeri

Pemerintah Pastikan Tempat Karantina Akan Kerja Keras Cegah Varian Omicron dari Luar Negeri

Nasional
Ini Daftar 11 Negara yang Warganya Dilarang Masuk RI untuk Cegah Varian Omicron

Ini Daftar 11 Negara yang Warganya Dilarang Masuk RI untuk Cegah Varian Omicron

Nasional
Menkes: Sampai Sekarang Indonesia Belum Teramati Adanya Varian Omicron

Menkes: Sampai Sekarang Indonesia Belum Teramati Adanya Varian Omicron

Nasional
Cegah Varian Corona Omicron, Masa Karantina Pelaku Perjalanan Internasional Jadi 7 Hari

Cegah Varian Corona Omicron, Masa Karantina Pelaku Perjalanan Internasional Jadi 7 Hari

Nasional
WNI dari Negara Afrika bagian Selatan dan Hongkong Wajib Karantina 14 Hari

WNI dari Negara Afrika bagian Selatan dan Hongkong Wajib Karantina 14 Hari

Nasional
Terendah Selama 2021, Kasus Kematian Covid-19 Bertambah 1 dalam Sehari

Terendah Selama 2021, Kasus Kematian Covid-19 Bertambah 1 dalam Sehari

Nasional
Bantu Amankan KTT G20, KSAL Siapkan Kapal Perang hingga Pesawat Udara

Bantu Amankan KTT G20, KSAL Siapkan Kapal Perang hingga Pesawat Udara

Nasional
Sebaran 264 Kasus Baru Covid-19, di DKI Tertinggi

Sebaran 264 Kasus Baru Covid-19, di DKI Tertinggi

Nasional
UPDATE 28 November: Tambah 1 Orang, Total Kasus Kematian akibat Covid-19 Capai 143.808

UPDATE 28 November: Tambah 1 Orang, Total Kasus Kematian akibat Covid-19 Capai 143.808

Nasional
UPDATE: 244.999 SpesimenĀ Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 0,94 Persen

UPDATE: 244.999 SpesimenĀ Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 0,94 Persen

Nasional
UPDATE 28 November: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 8.214

UPDATE 28 November: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 8.214

Nasional
Kapal Selam KRI Cakra-401 Selesai Jalani 'Overhaul', KSAL: Hasilnya Bagus

Kapal Selam KRI Cakra-401 Selesai Jalani "Overhaul", KSAL: Hasilnya Bagus

Nasional
UPDATE 28 November: 94.339.737 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 28 November: 94.339.737 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.