Kompas.com - 24/09/2021, 18:31 WIB
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan sambutan dalam acara pemberian penghargaan kepada altet Paralimpiade Tokyo 2020, Jumat (24/9/2021). YouTube.com/PDI PerjuanganKetua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan sambutan dalam acara pemberian penghargaan kepada altet Paralimpiade Tokyo 2020, Jumat (24/9/2021).
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri mengatakan, sudah selama satu 1 tahun sembilan bulan ia "di-lockdown" oleh anaknya sendiri, Ketua DPP PDI-P Puan Maharani.

Megawati mengatakan, tindakan Puan yang melarangnya berpergian merupakan bentuk kasih sayang seorang anak kepada ibunda.

"Mbak Puan itu, saya panggilnya Mbak Puan, sudah satu tahun sembilan bulan sebagai anak me-lockdown ibunya, tidak boleh keluar ke mana-mana. Itu namanya sayang, anak sayang ibu," kata Megawati dalam acara penyampaian penghargaan kepada atlet Paralimpiade Tokyo 2020, Jumat (24/9/2021).

Baca juga: Hasto Sebut Megawati Akan Berkontemplasi untuk Tentukan Calon Presiden

Megawati mengikuti acara tersebut secara virtual dari kediamannya di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat.

Sementara, Puan nampak hadir langsung di lokasi acara, Kantor DPP PDI-P di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Saat memberikan sambutan, Puan pun sempat melontarkan candaan bahwa Megawati tampak seperti kelompok generasi milenial lantaran tampil kasual mengenakan jaket olahraga berwarna merah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara, kata Puan, dirinya justru mengenakan pakaian yang cukup resmi dalam acara bertemakan olahraga.

Baca juga: Beri Penghargaan ke Atlet Paralimpiade, Megawati: Jangan Ada Putus Asa

"Pas saya lihat, salah saya, saya malah rapi banget, resmi. Karena pikirnya acara resmi, lupa kalau ini acara olahraga. Baru sekali ini lho saya lihat ibu saya bajunya lebih casual dari anaknya," ujar Puan.

Puan menambahkan, selama ini dirinya juga kerap mengikuti acara-acara partai secara daring.

"Hari ini baru sekali ini setelah pandemi saya hadir di kantor ini karena ingin bertemu bapak ibu hadirin sekalian, khususnya atlet-atlet, pelatih, dan tentunya tim Paralimpiade Tokyo 2020," kata Puan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Airlangga Klaim Elektabilitas Golkar Naik Signifikan, Salah Satunya berkat Sosialisasi lewat Baliho

Airlangga Klaim Elektabilitas Golkar Naik Signifikan, Salah Satunya berkat Sosialisasi lewat Baliho

Nasional
Jokowi: Di Masa Pandemi, Parpol Dituntut Hadir Meringankan Beban Masyarakat

Jokowi: Di Masa Pandemi, Parpol Dituntut Hadir Meringankan Beban Masyarakat

Nasional
Airlangga: Tahun 2024, Golkar Harus Rebut Kemenangan Pilpres, Pileg, dan Pilkada

Airlangga: Tahun 2024, Golkar Harus Rebut Kemenangan Pilpres, Pileg, dan Pilkada

Nasional
Jokowi Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-57 Golkar, Bilang Kekompakan Kader Bikin Partai Tumbuh Kuat

Jokowi Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-57 Golkar, Bilang Kekompakan Kader Bikin Partai Tumbuh Kuat

Nasional
Di Puncak HUT Ke-57 Golkar, Airlangga Sebut Kasus Harian Covid-19 di Bawah 3.000 dalam Sebulan Terakhir

Di Puncak HUT Ke-57 Golkar, Airlangga Sebut Kasus Harian Covid-19 di Bawah 3.000 dalam Sebulan Terakhir

Nasional
Kemenkes: Total 291 Juta Vaksin Covid-19 Sudah Tiba di Indonesia

Kemenkes: Total 291 Juta Vaksin Covid-19 Sudah Tiba di Indonesia

Nasional
Sebaran 14.803 Kasus Aktif Covid-19, Tertinggi di Jateng dengan 2.081

Sebaran 14.803 Kasus Aktif Covid-19, Tertinggi di Jateng dengan 2.081

Nasional
UPDATE: Sebaran 802 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

UPDATE: Sebaran 802 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

Nasional
PPATK Harap Pasal Pencucian Uang untuk Tindak Pidana Narkoba Konsisten Digunakan

PPATK Harap Pasal Pencucian Uang untuk Tindak Pidana Narkoba Konsisten Digunakan

Nasional
Bali Dibuka untuk Wisman, Kapolri Minta Personel TNI-Polri Tegakkan Aturan Prokes

Bali Dibuka untuk Wisman, Kapolri Minta Personel TNI-Polri Tegakkan Aturan Prokes

Nasional
Bareskrim Sita Rp 20 Miliar dari Pinjol Ilegal Peneror Ibu hingga Gantung Diri

Bareskrim Sita Rp 20 Miliar dari Pinjol Ilegal Peneror Ibu hingga Gantung Diri

Nasional
UPDATE 23 Oktober: 250.587 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19, Positivity Rate dengan PCR 1,1 Persen

UPDATE 23 Oktober: 250.587 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19, Positivity Rate dengan PCR 1,1 Persen

Nasional
UPDATE: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama 53,91 Persen, Dosis Kedua 32,25 Persen

UPDATE: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama 53,91 Persen, Dosis Kedua 32,25 Persen

Nasional
PPATK Nilai Pasal Pencucian Uang Efektif Jerat Bandar Narkoba

PPATK Nilai Pasal Pencucian Uang Efektif Jerat Bandar Narkoba

Nasional
Antara Jokowi dan Haji Isam...

Antara Jokowi dan Haji Isam...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.