Kompas.com - 23/09/2021, 10:23 WIB
Presiden AS Joe Biden berpidato dalam Sidang Umum PBB ke-76 di markas besar PBB di New York, AS pada Selasa (21/9/2021). EDUARDO MUNOZ/POOL PHOTO via APPresiden AS Joe Biden berpidato dalam Sidang Umum PBB ke-76 di markas besar PBB di New York, AS pada Selasa (21/9/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengundang empat pimpinan negara, salah satunya Presiden Joko Widodo, dalam acara Global Covid-19 Summit, Rabu (22/9/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Biden mengajak para pemimpin dunia menyelamatkan manusia dari pandemi Covid-19. Sebab, sudah lebih dari 4 juta nyawa melayang karena virus corona.

"Presiden Amerika Serikat juga menekankan pentingnya bahwa kita bertindak sekarang untuk menyelamatkan jutaan nyawa umat manusia. Sudah 4,5 juta umat manusia di dunia wafat karena Covid-19," kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin usai pertemuan.

Mengutip pernyataan Biden, Budi mengatakan, upaya penyelamatan manusia dari pandemi bisa dilakukan melalui sejumlah cara. Misalnya, menyiapkan alat-alat kesehatan, obat-obatan dan hal-hal lain yang dibutuhkan dalam menghadapi pandemi ini.

Baca juga: Jokowi Diundang Presiden AS untuk Bahas Pandemi, Percepatan Vaksinasi Covid-19 Jadi Pokok Pembahasan

Secara khusus, Biden menekankan mengenai kebutuhan oksigen, sarana testing dan tracing, serta kebutuhan obat-obatan di rumah sakit.

Upaya lainnya yakni terkait vaksinasi Covid-19. Biden mengajak seluruh pimpinan dunia berkomitmen untuk segera memvaksinasi warga secepat-cepatnya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) mentargetkan, setidaknya 40 persen populasi dunia bisa divaksinasi pada tahun ini dan 70 persen populasi pada tahun 2022.

Ketiga, Biden mengajak para pemimpin dunia membangun arsitektur ketahanan kesehatan global. Biden ingin pembiayaan kesehatan dunia ditata lebih baik agar bisa membantu negara lain yang mengalami masalah.

"Beliau juga menekankan bahwa untuk membangun masa depan yang lebih baik, lebih siap menghadapi pandemi berikutnya, semua negara harus memiliki ketahanan kesehatan yang baik, bukan hanya negara maju, tapi juga negara-negara berkembang," ujar Budi.

Baca juga: Jokowi Usulkan Perlunya Protokol Kesehatan Global selama Pandemi Covid-19


Budi mengatakan, ajakan Biden itu disambut baik oleh Jokowi. Presiden RI menekankan pentingnya pembangunan sistem ketahanan kesehatan global yang baru.

Jokowi juga ingin agar dunia segera membangun mekanisme sumber daya kesehatan global yang bisa diakses oleh seluruh negara, terutama negara-negara berkembang seandainya mereka menghadapi krisis kesehatan.

Hal lainnya yang disampaikan Jokowi ialah perlunya penyusunan protokol kesehatan yang standar agar semua aktivitas global, baik transportasi, pertemuan, atau acara-acara lainnya bisa mengacu pada standar protokol kesehatan yang sama.

"Indonesia juga menyatakan bahwa kita siap untuk menyusun arsitektur global, sistem pertahanan kesehatan yang baru, dan juga siap berkontribusi dan menyusun sistem keuangan yang bisa mensupport bila ada negara-negara berkembang yang mengalami masalah kesehatan di manapun negara ini berada," kata Budi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Eksekusi Eks Bupati Bengkalis Amril Mukminin ke Rutan Pekanbaru

KPK Eksekusi Eks Bupati Bengkalis Amril Mukminin ke Rutan Pekanbaru

Nasional
Rapat soal Sanksi WADA, Jokowi Minta LADI Direformasi Total

Rapat soal Sanksi WADA, Jokowi Minta LADI Direformasi Total

Nasional
Dugaan Suap Infrastruktur di Musi Banyuasin, KPK Geledah 4 Lokasi

Dugaan Suap Infrastruktur di Musi Banyuasin, KPK Geledah 4 Lokasi

Nasional
Ini Syarat Naik Pesawat untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Ini Syarat Naik Pesawat untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Nasional
Sindir Balik Sekjen PDI-P, Politisi Demokrat: Mungkin Hidup di Alam Mimpi

Sindir Balik Sekjen PDI-P, Politisi Demokrat: Mungkin Hidup di Alam Mimpi

Nasional
Pemerintah Akan Uji Coba Kehadiran Penonton di Liga 1 dan Liga 2

Pemerintah Akan Uji Coba Kehadiran Penonton di Liga 1 dan Liga 2

Nasional
TNI dan Polri Diharapkan Terus Bersinergi

TNI dan Polri Diharapkan Terus Bersinergi

Nasional
Partai Ummat Kritik 7 Tahun Pemerintahan Jokowi: Cenderung Represif, Oligarki Mengental

Partai Ummat Kritik 7 Tahun Pemerintahan Jokowi: Cenderung Represif, Oligarki Mengental

Nasional
Periksa 7 Saksi, KPK Dalami Penerimaan Uang Bupati Nonaktif Probolinggo dan Suami Terkait Pengangkatan Pj Kades

Periksa 7 Saksi, KPK Dalami Penerimaan Uang Bupati Nonaktif Probolinggo dan Suami Terkait Pengangkatan Pj Kades

Nasional
Ini Aturan Terbaru Penerbangan Domestik yang Berlaku Mulai 24 Oktober 2021

Ini Aturan Terbaru Penerbangan Domestik yang Berlaku Mulai 24 Oktober 2021

Nasional
Mahfud Sebut Keluarga Nasabah yang Bunuh Diri akibat Pinjol Ilegal Tetap Ditagih dan Diteror

Mahfud Sebut Keluarga Nasabah yang Bunuh Diri akibat Pinjol Ilegal Tetap Ditagih dan Diteror

Nasional
Gerindra Sebut 12 Provinsi Dukung Prabowo Kembali Maju pada Pilpres 2024

Gerindra Sebut 12 Provinsi Dukung Prabowo Kembali Maju pada Pilpres 2024

Nasional
Lili Pintauli Dinilai Harus Disanksi Undur Diri jika Laporan Novel Baswedan Terbukti

Lili Pintauli Dinilai Harus Disanksi Undur Diri jika Laporan Novel Baswedan Terbukti

Nasional
Partai Ummat Targetkan Pemilih dari Loyalis Amien Rais dan Generasi Milenial

Partai Ummat Targetkan Pemilih dari Loyalis Amien Rais dan Generasi Milenial

Nasional
Kasus Suap Izin HGU di Kuangsing, KPK Geledah 3 Lokasi di Pekanbaru

Kasus Suap Izin HGU di Kuangsing, KPK Geledah 3 Lokasi di Pekanbaru

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.