Kompas.com - 20/09/2021, 19:07 WIB
Warga lanjut usia (lansia) saat menerima suntikan vaksin Bio Farma di SDN Grogol Selatan 17 Pagi, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (30/3/2021). Sebanyak 156 warga lansia telah terdaftar untuk menerima vaksin Covid-19 tahap pertama di SDN Grogol Selatan 17 Pagi. Sasaran vaksinasi tahap kedua mencapai lebih dari 38 juta orang, terdiri dari 17,4 juta petugas layanan publik dan 21,5 juta orang lansia. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga lanjut usia (lansia) saat menerima suntikan vaksin Bio Farma di SDN Grogol Selatan 17 Pagi, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (30/3/2021). Sebanyak 156 warga lansia telah terdaftar untuk menerima vaksin Covid-19 tahap pertama di SDN Grogol Selatan 17 Pagi. Sasaran vaksinasi tahap kedua mencapai lebih dari 38 juta orang, terdiri dari 17,4 juta petugas layanan publik dan 21,5 juta orang lansia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berharap kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) bisa segera divaksinasi Covid-19. Luhut menuturkan, cakupan vaksinasi terhadap kelompok lansia masih terbilang sangat rendah.

"Program vaksin saya kira berjalan dan kita berharap lansia juga itu segera semua divaksin, karena lansia yang divaksin masih sangat kecil," kata Luhut, dalam konferensi pers daring, Senin (20/9/2021).

Baca juga: Luhut: Positivity Rate Covid-19 Indonesia Kini di Bawah 2 Persen

Adapun pemerintah sudah menetapkan sasaran vaksinasi untuk lansia sebanyak 21.553.118 orang.

Sementara hingga Senin ini, sebanyak 5.916.210 lansia atau 27,45 persen sudah divaksinasi dosis pertama dan 4.148.327 orang (19,25 persen) telah menerima dosis kedua.

Luhut mengatakan, berkaca dari pengalaman negara lain, vaksinasi menjadi syarat untuk transisi dari pandemi menjadi endemi.

Pencapaian target vaksinasi sangat penting untuk melindungi masyarakat, khususnya kelompok lansia, dari sakit parah atau kematian akibat Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menekankan, target cakupan vaksinasi dosis pertama terhadap lansia sebesar 60 persen masih perlu dikejar di beberapa kabupaten atau kota.

"Kami bekerja keras untuk mencapai target ini. Karena ada beberapa kematian yang kita temukan banyak sekali lansia. Oleh karena itu, lansia ini kita target mendapatkan vaksin lebih banyak lagi," kata Luhut.

Baca juga: UPDATE 20 September: 45,2 Juta Orang Sudah Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Secara keseluruhan, pemerintah melaporkan jumlah masyarakat yang sudah divaksinasi dosis kedua mencapai 45.224.650 orang atau 21,17 persen dari target, pada Senin (20/9/2021) pukul 18.00 WIB.

Sementara, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 79.657.762 orang atau 38,25 persen.

Pemerintah telah menetapkan sasaran vaksinasi terhadap 208.265.720 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komika McDanny Minta Maaf ke Rizieq Shihab, Pengacara Ungkap Hasil Pertemuan

Komika McDanny Minta Maaf ke Rizieq Shihab, Pengacara Ungkap Hasil Pertemuan

Nasional
Perjalanan Kasus Rachel Vennya hingga Diperiksa Polda Metro Jaya...

Perjalanan Kasus Rachel Vennya hingga Diperiksa Polda Metro Jaya...

Nasional
PCR Jadi Syarat Naik Pesawat, Maskapai Akan Diizinkan Tambah Kapasitas hingga 100 Persen

PCR Jadi Syarat Naik Pesawat, Maskapai Akan Diizinkan Tambah Kapasitas hingga 100 Persen

Nasional
Percepat Vaksinasi Covid-19, Panglima TNI Kerahkan 122 Nakes ke Kabupaten Tangerang

Percepat Vaksinasi Covid-19, Panglima TNI Kerahkan 122 Nakes ke Kabupaten Tangerang

Nasional
Selain Alex Noerdin-Dodi Reza, Ini Deretan Ayah dan Anak yang Terjerat Korupsi

Selain Alex Noerdin-Dodi Reza, Ini Deretan Ayah dan Anak yang Terjerat Korupsi

Nasional
Kriteria Vaksin Booster untuk Masyarakat Umum Menurut ITAGI

Kriteria Vaksin Booster untuk Masyarakat Umum Menurut ITAGI

Nasional
Begini Cara Adukan Polisi yang Langgar Hukum Lewat Propam Presisi

Begini Cara Adukan Polisi yang Langgar Hukum Lewat Propam Presisi

Nasional
Panglima TNI: Masih Ada Warga Enggan Disuntik Vaksin Covid-19 karena Hoaks

Panglima TNI: Masih Ada Warga Enggan Disuntik Vaksin Covid-19 karena Hoaks

Nasional
Eks Jubir Prabowo-Sandi, Harryadin Mahardika Gabung ke PKS

Eks Jubir Prabowo-Sandi, Harryadin Mahardika Gabung ke PKS

Nasional
Airlangga: Kesembuhan dari Covid-19 di Indonesia 96,2 Persen, Lebih Tinggi dari Global

Airlangga: Kesembuhan dari Covid-19 di Indonesia 96,2 Persen, Lebih Tinggi dari Global

Nasional
Saat Dua Bupati Terjaring OTT KPK dalam Sepekan...

Saat Dua Bupati Terjaring OTT KPK dalam Sepekan...

Nasional
2 Tahun Jokowi-Ma'ruf, Perjalanan Kabinet Indonesia Maju dan Peluang 'Reshuffle' Setelah PAN Merapat

2 Tahun Jokowi-Ma'ruf, Perjalanan Kabinet Indonesia Maju dan Peluang "Reshuffle" Setelah PAN Merapat

Nasional
Dua Tahun Jokowi-Ma'ruf, Atasi Pandemi dengan PSBB hingga Berbagai Bentuk PPKM

Dua Tahun Jokowi-Ma'ruf, Atasi Pandemi dengan PSBB hingga Berbagai Bentuk PPKM

Nasional
[POPULER NASIONAL] Jokowi Sebut Dunia Penuh Ketidakpastian | Belum Ada Kasus Pelanggaran HAM Berat yang Diselesaikan Jokowi-Ma'ruf

[POPULER NASIONAL] Jokowi Sebut Dunia Penuh Ketidakpastian | Belum Ada Kasus Pelanggaran HAM Berat yang Diselesaikan Jokowi-Ma'ruf

Nasional
Tahun Kedua Ma'ruf Amin Jadi Wapres, Ketidakpuasan Publik dan Upaya Memperbaikinya

Tahun Kedua Ma'ruf Amin Jadi Wapres, Ketidakpuasan Publik dan Upaya Memperbaikinya

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.